Dublin, Gizmologi โ Album U2 pernah menjadi kontroversi lantaran tersedia di iTunes secara ekslusif. Sang frontman, Bono, mengakui hal ini adalah penyesalan terbesar sepanjang sejarah karier band legendaris tersebut.
Ya, Bono baru-baru ini mengungkapkan rasa penyesalannya dan meminta maaf kepada seluruh pengguna iTunes karena mendadak album Songs of Innocence terunduh secara otomatis ke dalam library mereka pada tahun 2014 silam. Meskipun album tersebut tersedia secara gratis.
Berkaitan ke selera musik, tidak semua orang menggemari musik U2. Makanya, tidak sedikit pengguna iTunes yang kelabakan karena kebingungan untuk menghapus album tersebut dari library-nya.
โSaya bertanggung jawab penuh mengenai hal ini. Bukan Guy O, bukan Edge, bukan Adam, bukan Larry, bukan Tim Cook, dan bukan Eddy Cue,โ ungkapnya dalam memoir Surrender: 40 Songs, One Story yang diterbitkan The Guardian baru-baru ini.
Sebenarnya, Bono tidak berniat jahat. Dia berpikir dengan memberikan album tersebut secara gratis ke iTunes akan membuat orang bisa menjangkaunya. Ternyata hal itu salah besar.
โKami seperti Sinterklas yang telah merobohkan beberapa batu bata saat kami turun dari cerobong asap dengan sekantong lagu kami. Tapi dengan cepat kami menyadari bahwa kami melakukan hal yang serius serius tentang akses teknologi besar ke dalam kehidupan kami,โ ujarnya beranalogi.
Album U2 Mendapatkan Kritik Sekaligus Sambutan Positif
Pada masanya, sebelum ada Spotify dan Apple Music sebagai platform untuk mendengarkan musik secara streaming, iTunes merupakan platform yang populer dalam penjualan musik secara online. Diluncurkannya album Songs of Innocence tadinya diharapkan bakal menjadi rekor sejarah tersendiri menjadi yang pertama tersedia gratis di iTunes.
Kabarnya Apple membeli lisensi album U2 tersebut seharga US$ 100 juta untuk tersedia ekslusif di iTunes. Sebanyak 81 juta pengguna iTunes diklaim telah mendengarkan album tersebut dalam tempo sebulan pertama sejak dirilis dan 26 juta lainnya mendengarkan keseluruhan lagu yang ada.

Kritik mengenai ketersediaan album tersebut di iTunes bukan hanya datang dari penggunanya saja, tetapi juga kalangan musisi. Salah satunya adalah Keith Nelson, gitaris Buckcherry yang menuding U2 telah mendevaluasi musik.
โU2 telah memberikan pesan kepada semua orang bahwa musik itu gratis dan ini sangat mengerikan. Sangat mudah melakukan itu karena kamu adalah seorang multimiliarder dan uang benar-benar bukan sesuatu yang penting. Ketika kamu adalah band rock โn roll dan mengandalkan setiap dolar, tentu sangat mengecewakan melihat seseorang melakukan hal itu,โ ungkapnya.
Baca juga: Tarif Berlangganan Apple Music, Apple TV+ & Apple One Naik, Termasuk di Indonesia
Meskipun menjadi karya yang kontroversial, album U2 Songs of Innocence terbilang sukses secara komersial dan kritik. Selain majalah Rolling Stone yang menempatkannya sebagai album terbaik 2014, album U2 ini juga masuk nominasi Best Rock Album di ajang Grammy Awards ke-57.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



