Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Amazfit Neo, Smartwatch Baru Huami dengan Tampilan Retro

0 5.315

Meramaikan pasar smartwatch atau jam tangan pintar, perusahaan yang juga dilatarbelakangi oleh Xiaomi satu ini terus merilis aneka jenis smartwatch, tak melulu meniru Apple Watch saja. Tahun kemarin, selain Amazfit Bip yang sudah populer, juga dihadirkan Amazfit GTS & GTR, dengan tampilan jauh berbeda untuk lengkapi kebutuhan konsumen.

Selang satu tahun kemudian, dikabarkan jika Amazfit bakal rilis sekuel untuk seluruh smartwatch-nya. Namun setelah perkenalkan Amazfit Bip S, Amazfit memutuskan untuk rilis sebuah smartwatch jenis baru, debut dengan nama Amazfit Neo. Perangkat ini cukup unik, gabungkan tampilan jam klasik konvensional, dengan kemampuan smartwatch. Harganya pun tak sampai Rp600 ribu.

Ya, jika dilihat dari tampilan luarnya, jam tangan pintar ini tampil menggunakan desain sporti, a-la jam G-Shock atau Casio jaman dulu. Layarnya dibuat hitam putih serta always-on, tak seperti smartwatch terjangkau kebanyakan yang biasanya belum punya fitur ini. Amazfit Neo diperkenalkan dalam tiga varian warna menarik; Hijau, Hitam dan Orange.

Baca juga: Amazfit ZenBuds, Earphone TWS Khusus untuk Menemani Tidur

Keunggulan Amazfit Neo

Layar Amazfit Neo

Layarnya sendiri punya dimensi 1,2 inch, menggunakan panel STN (Super-twisted Nematic). Panel jenis ini sangat hemat daya dan tetap jelas terlihat meski langsung di bawah sinar matahari, dan dilengkapi backlight yang otomatis menyala ketika gestur cek layar dilakukan. Bodinya sendiri terbuat dari plastik polikarbonat, tersambung dengan strap karet.

Untuk pintasan fungsi, terdapat total empat tombol yang ada di sisi kiri dan kanan bodi Amazfit Neo. Ya, meskipun tampilannya klasik, smartwatch ini punya fitur yang cukup lengkap. Terdapat sensor BioTrakcer PPG untuk memonitor detak jantung sepanjang hari secara otomatis, berikan notifikasi jika terjadi keabnormalan pada penggunanya.

Ketika digunakan saat tidur, sensor tersebut dapat mengukur kualitas tidur termasuk Rapid Eye Movement (REM), termasuk tidur siang yang biasanya dilakukan pada rentang jam 11 siang – 6 sore. Dikombinasikan dengan sistem PAI, Amazfit Neo bakal berikan informasi yang lebih komprehensif sehingga pengguna bisa lebih mengerti tentang kondisi kesehatannya.

Fitur pelacak kegiatan olahraga juga ada tentunya, namun tidak bisa mendeteksi secara otomatis, alias pengguna harus secara manual memilih mode untuk lari, berjalan atau bersepeda. Selain itu, Amazfit Neo punya fungsi dasar smartwatch pada umumnya, seperti menerima telepon, membaca pesan hingga email. Hanya notifikasi saja ya, tanpa ada kemampuan untuk mengangkat atau membalasnya.

Yang cukup menarik adalah daya tahannya. Amazfit Neo memenuhi sertifikasi tahan air 5ATM alias hingga kedalaman 50 meter, membuatnya aman untuk diajak berenang. Baik pengguna Android dan iOS dapat memasangkannya lewat aplikasi “Zepp”.

Tahan Hingga Satu Bulan Pemakaian, Amazfit Neo Dijual Murah

Amazfit Neo

Meski kapasitas baterainya cukup mini di 160 mAh, perangkat ini diklaim dapat digunakan hingga 28 hari, tersambung lewat Bluetooth 5 LE. Bahkan jika menggunakan mode hemat daya, bisa sampai 37 hari pemakaian. Semua hadir dengan bobot yang sangat ringan, hanya 32 gram saja.

Saat ini, Amazfit Neo telah dijual di toko daring resmi Amazfit di AliExpress. Banderol harganya pun sangat murah, khas perangkat rilisan Huami ini, yaitu hanya USD49,99 atau sekitar Rp720 ribuan. Namun pembeli dapat memanfaatkan kode promo dengan potongan mencapai USD10, sehingga harganya turun menjadi Rp580 ribuan saja. Semoga juga hadir resmi di Indonesia ya.