alexa

Performa Kencang, AMD Ryzen Pro 5000 Series Hadir untuk Laptop Bisnis

Untuk berikan performa terbaik pada laptop kelas enterprise alias kelas bisnis, AMD baru saja memperkenalkan tiga seri (SKU) chipset terbarunya yang dibuat untuk keperluan spesifik tersebut. Lewat seri AMD Ryzen Pro 5000, konsumen nantinya bakal bisa menemukan sebuah laptop tipis yang kencang, hemat daya sekaligus aman digunakan.

Sebelumnya, AMD memang telah merilis Ryzen 5000 series untuk laptop jenis consumer, berikan poin-poin utama serupa seperti performa tinggi, efisien daya, serta bisa disematkan di laptop tipis masa kini. AMD Ryzen Pro 5000 hadir dengan jeroan yang bisa dibilang kurang lebih sama, hanya saja untuk mereka yang memerlukan fitur keamanan tambahan.

Chipset AMD sendiri semakin menunjukkan taringnya untuk melawan prosesor kompetitor terbesarnya yaitu Intel, yang kini hadir dengan Core-I series generasi ke-11. Bila dibandingkan, AMD telah lebih dulu menggunakan arsitektur modern, lewat fabrikasi 7nm layaknya cip pada smartphone, tingkatkan efisiensi daya secara keseluruhan.

Baca juga: AMD Radeon RX 6000 Series Dirilis, Flagship GPU Khusus Gaming

AMD Ryzen Pro 5000 Series Pakai Arsitektur Efisien Daya

AMD Ryzen pro 5000
Adopsi laptop bisnis komersil meningkat dari tahun ke tahun.

Maka tak heran bila laptop dengan chipset AMD saat ini bisa berikan daya tahan baterai yang maksimal, serta terhindar dari isu overheat yang telah menghantui sejak dulu. Sama seperti varian non-Pro, AMD Ryzen Pro 5000 juga menggunakan arsitektur terbaru yaitu AMD Zen 3. Bawa peningkatan performa dari seri Ryzen 4000 sebelumnya.

Arsitektur terbaru memungkinkan AMD Ryzen Pro 5000 punya cache yang lebih baik, dua kali lebih besar hingga 16MB L3. Cache tersebut juga dirancang agar  bisa diakses dari semua core CPU yang ada, hingga 8-core. Dengan begitu, kecepatan IPC (instructions per cycle) meningkat sampai 19%.

Peningkatan IPC bakal berpengaruh ke kecepatan akses aplikasi secara keseluruhan. Latensinya juga ditekan supaya input output bisa bekerja maksimal. Adapun tiga varian yang dihadirkan oleh AMD lewat Ryzen Pro 5000 memiliki jumlah core CPU berbeda.

Untuk seri Ryzen 3 Pro 5450, gunakan 4-core dan 8-thread. Sementara Ryzen 5 Pro 5650U dan Ryzen 7 Pro 5850U masing-masing punya arsitektur core/thread 6/12 dan 8/16. Semuanya dirancang dengan TDP 15 watt. Varian tertinggi, Ryzen 7 Pro memiliki clockspeed mencapai 4,4GHz.

Lebih Kencang dari Intel, Bakal Hadir di Laptop HP & Lenovo

Uji AMD Ryzen Pro 5000 series & Intel Core

AMD sendiri telah melakukan uji kemampuan prosesor terbarunya, dibandingkan dengan kinerja milik Intel. Metodenya pun menggunakan situasi yang umum ditemui saat ini, yaitu mengakses aplikasi Microsoft Office sambal mengakses aplikasi Zoom dengan partisipan sejumlah 49 orang.

Hasilnya, AMD Ryzen Pro 5850U punya performa 10% lebih kencang dari Intel Core i7-1185G7. Untuk hasil uji seperti Geekbench v5 pun lebih unggul 26%. Meski lebih kencang, masih juga lebih hemat daya bila dibandingkan dengan Ryzen 4000 Series. AMD janjikan 17,5 jam pemakaian, yang lebih lama 90 menit dari seri tahun lalu di perangkat yang sama.

AMD Ryzen Pro 5000

Karena dirancang lebih aman, AMD pastikan perangkat lunak yang stabil setidaknya hingga 18 bulan ke depan. Kualitasnya juga bakal dijaga lebih ketat supaya produk akhir benar-benar reliabel. Juga fitur lain seperti Encryption Certification (FIPS), integrasi mendalam dengan Microsoft, sampai AMD Shadow Attack untuk mitigasi serangan malware.

Dalam peresmiannya, AMD sebutkan setidaknya bakal ada 63 seri laptop yang bakal manfaatkan AMD Ryzen Pro 5000 series ini. Yang sudah pasti adalah lini laptop Lenovo ThinkBook, serta HP lewat seri EliteBook dan ProBook-nya. Di mana seluruhnya didesain ramping, bahkan dengan layar putar 360 derajat.

Tinggalkan komen