Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Bisa Cek Vaksin COVID-19, Aplikasi PeduliLindungi Dipastikan Aman

0 6.337

Belakangan ini, santer terdengar akan keberadaan sebuah aplikasi lokal yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengecek vaksin COVID-19. Nama aplikasi tersebut adalah PeduliLindungi, yang sebenarnya sudah ada sejak awal pandemi mulai sekitar bulan April 2020 lalu. Namun isu yang muncul cenderung negatif.

Aplikasi PeduliLindungi versi terbaru memiliki fungsi tambahan, yaitu fitur pengecekan apabila kita sudah termasuk warga Indonesia yang bakal mendapatkan vaksin COVID-19 gratis, di mana rencananya bakal dimulai pada 2021 ini. Namun informasi yang tersebar di masyarakat, aplikasi ini dinilai tidak aman, mengingat membutuhkan input informasi yang cukup pribadi.

Sebagai informasi, di tahap awal vaksinasi COVID-19, yang diprioritaskan adalah para tenaga medis yang saat ini berada di garda terdepan, untuk menyembuhkan pasien yang terpapar virus. Selain itu, juga bakal diutamakan kepada tenaga pelayanan publik yang juga rentan terpapar oleh virus tersebut. Untuk cek kredibilitas, mereka bisa mencoba aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Diklaim Aman, Aplikasi PeduliLindungi Bermanfaat untuk Cegah Covid-19 di Indonesia

Kominfo: Aplikasi PeduliLindungi Tidak Curi Data Pribadi

Namun yang kemudian menjadi kontroversi bagi masyarakat, adalah bagaimana aplikasi tersebut meminta nomor NIK penggunanya. Nomor tersebut digunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan pengecekan, apakah sudah termasuk dalam catatan penerima vaksin COVID-19 atau belum. Seperti pada twit yang diunggah oleh seorang tenaga kesehatan di atas.

Informasi itulah yang kemudian tersebar di WhatsApp sebagai pesan broadcast. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI sudah angkat bicara, menyatakan bila kabar atau pesan berantai tersebut adalah hoaks. Ditegaskan langsung oleh Dedy Permadi, selaku juru bicara dari Kominfo.

“Aplikasi PeduliLindungi telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo No. 171 tahun 2020, sebagai dasar penyelenggaraan tracing, tracking dan fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi untuk mendukung surveilans kesehatan,” jelas Dedy, dikutip dari Sindonews (4/12).

Ia juga menegaskan bila aplikasi tersebut tidak dapat mencuri data pribadi penggunanya. semua aplikasi PeduliLindungi baik yang tersedia di Google Play Store, Apple AppStore maupun versi website juga dipastikan aman untuk digunakan masyarakat.

Aplikasi tersebut hadir juga lengkapi Keputusan Menteri Kominfo No. 159 tahun 2020, tentang Upaya Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) lewat Dukungan Pos dan Informatika. “Keputusan Menteri tersebut bersifat khusus, dan juga untuk berikan jaminan perlindungan data pribadi yang sesuai dengan perundang-undangan,” tambah Dedy.

Awal Mula Hadir Untuk Bantu Tracing COVID-19

Aplikasi PeduliLindungi

Dedy menambahkan, aplikasi PeduliLindungi sudah dimanfaatkan oleh pemerintah sejak awal pandemi. Kini sudah disempurnakan fiturnya, termasuk untuk bantu melaksanakan program vaksinasi COVID-19 tahap pertama yang berlangsung hingga April 2021 mendatang.

Dirilis pertama kali di April 2020, fitur utamanya saat itu adalah sebagai aplikasi tracking, di mana dapat mendeteksi pergerakan area terpapar COVID-19. Pengguna bisa mengetahui area atau daerah zona merah, dan beritahukan bila pengguna telah masuk ke dalam area tersebut lewat notifikasi.

Aplikasi tersebut bakal memanfaatkan koneksi internet serta posisi smartphone dengan menggunakan GPS. Meski begitu, dipastikan aman karena aplikasi ini juga hadir sebagai bagian dari keputusan Menteri Kominfo, dengan tujuan agar proses tracing virus COVID-19 di Indonesia lebih mudah, terstruktur dan transparan.

Tinggalkan komen