Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Diklaim Aman, Aplikasi PeduliLindungi Bermanfaat untuk Cegah Covid-19 di Indonesia

4 15.517

Inisiatif pemerintah meluncurkan aplikasi PeduliLindungi guna menekan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19) di Indonesia dinilai sangat bermanfaat agar masyarakat saling melindungi. Aplikasi serupa dengan mekanisme yang sama juga sudah digunakan secara efektif di negara lain seperti Singapura berhasil membantu mengendalikan penyebaran Virus Corona di negara tersebut.

Aplikasi PeduliLindungi memiliki fitur aplikasi tracking yang dapat mendeteksi pergerakan terpapar Covid-19 selama 14 hari ke belakang. Berdasarkan hasil tracking dan tracing, masyarakat akan menerima warning untuk segera menjalankan protokol kesehatan apabila di sekitarnya terdapat pasien positif Covid-19. Aplikasi ini dapat bermanfaat secara maksimal karena terhubung dengan seluruh operator seluler di Indonesia.

“Secara fungsional aplikasi PeduliLindungi itu banyak bermanfaat bagi mereka yang terpaksa keluar rumah dan bertemu orang lain atau menggunakan fasilitas umum memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi dinilai bermanfaat karena bisa memberikan deteksi daerah zona merah dan menginformasikan jika ternyata dalam interaksi dengan orang lain yang terpapar virus,” ungkap Satriyo Wibowo, Sekretaris Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) di Jakarta (17/4).
Baca juga: Mengenal Peduli Lindungi, Aplikasi untuk Lacak Suspect Covid-19 di Indonesia

Aplikasi PeduliLindungi Dinilai Aman

Aplikasi PeduliLindungi COVID-19Ditambahkannya, untuk sisi keamanan aplikasi juga ada jaminan karena banyak pihak terlibat terutama dari pemerintah dan ada juga dukungan dari perusahaan teknologi seperti Telkom. “Hal yang pasti developer dan server di Telkom, jadi datanya (disimpan) lokal. Saran saya ditingkatkan User Experience (UX) lebih friendly dengan feedback langsung terlihat nyata di halaman awal,” sarannya.

Sementara itu M James Falahuddin, Praktisi Keamanan Siber menyatakan kalau dari sisi keamanan, aplikasi PeduliLindungi sudah berhasil lolos masuk AppStore. “Masuk AppStore itu tandanya untuk isu security sudah baik. Apple itu tak sembarangan review keamanan aplikasi bagi penggunanya. Mereka tak mandang jabatan atau instansi yang nenteng,” kata pria yang mengantongi Certified Chief Information Security Officer (CCISO) ini.

Dijelaskan lebih lanjut, untuk bisa terbit di AppStore, setiap aplikasi pasti akan di scrutinize oleh Team Verifikasi Apple secara detail. Terlebih aplikasi PeduliLindungi ini mengeksploitasi fungsi location dan bluetooth. Ini dilakukan untuk memastikan aplikasi tersebut melakukan abuse terhadap dua fungsi itu yang bisa berakibat terhadap kebocoran data pengguna.

Berdasarkan pengalamannya, proses verifikasi di AppStore sendiri bisa berlangsung cukup lama, sebelum satu aplikasi lolos untuk di-publish. “Jadi, harusnya kekhawatiran terhadap penyalahgunaan fitur di aplikasi PeduliLindungi ini bisa diminimalisir selama kita menginstall dari jalur yang benar, yakni Playstore dan AppStore,” katanya.

Kominfo Bantah Hoaks Seputar Aplikasi PeduliLindungi

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga telah membantah informasi hoaks terkait aplikasi PeduliLindungi yang dianggap membahayakan penggunanya.

“Kami pastikan bahwa berita itu tidak benar karena aplikasi PeduliLindungi saat ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store untuk versi iOS dan Android dan tidak melalui APK sehingga sangat secure dari phising dan malware,” tulis Kominfo melalui Siaran Pers NO. 57/HM/KOMINFO/04/2020 yang dikeluarkan pada Jumat, 17 April 2020.

Berkomentara mengenai hal ini, James membenarkan kalau aplikasi smartphone, terutama Android yang didistribusikan di luar platform resmi (Play Store) dalam bentuk file APK perlu diwaspadai. Karena aplikasi tersebut pasti belum melalui Quality Control dari platformnya.

“Tapi dalam kasus aplikasi PeduliLindungi ini yang sekarang sudah resmi dipublikasikan di official store, tidak hanya untuk Android (Play Store) tapi juga Apple iOS (AppStore) harusnya terjamin dari sisi keamanannya. Masyarakat tak usah takut. Aplikasi sejenis ini kan digunakan juga di Tiongkok dan Singapura,” tutupnya.

Diunduh 1 Juta

Saat ini tidak kurang 1 juta pengguna telah meng-install PeduliLindungi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, melalui aplikasi PeduliLindungi yang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kominfo No. 171 Tahun 2020.

Diharapkan semua masyarakat dapat menggunakan aplikasi PeduliLIndungi karena ini ditujukan untuk kepentingan masyarakat agar saling melindungi. Masyarakat dihimbau untuk menjadi pengguna aplikasi PeduliLundingi, karena semakin banyak yang menginstall maka semakin masif upaya kita memutus mata rantai COVID-19 dengan harapan kondisi dapat segera kembali normal.


Artikel ini telah tersedia dalam versi Bahasa Inggris di Gizmologi.com