Jakarta, Gizmologi – Apple dikabarkan tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah penerbit online untuk menyediakan konten bagi Siri AI. Kesepakatan ini disebut dapat bernilai hingga ratusan juta dolar, dengan tujuan memungkinkan Siri menjawab pertanyaan seputar berita dan informasi terkini menggunakan materi dari penerbit yang bekerja sama.
Menurut laporan tersebut, mereka ingin menawarkan skema kompensasi variabel. Artinya, penerbit tidak sekadar menerima pembayaran tetap, tetapi akan mendapatkan bayaran ketika konten mereka benar-benar digunakan oleh Siri AI dalam memberikan jawaban kepada pengguna. Model seperti ini membuat biaya yang dikeluarkan Apple lebih berkaitan dengan pemanfaatan konten, bukan sekadar akses terhadap seluruh arsip penerbit.
Langkah tersebut juga bisa menjadi cara mereka mengurangi risiko hukum terkait penggunaan konten untuk layanan AI. Belakangan, sejumlah penerbit memang memilih menempuh jalur hukum terhadap perusahaan AI seperti OpenAI dan Microsoft karena penggunaan materi mereka. Di sisi lain, sebagian penerbit mengambil pendekatan berbeda dengan menjalin kerja sama komersial bersama perusahaan AI.
Baca Juga: iOS 27 Beta 5 Ungkap Enam Model iPhone yang Disiapkan Apple
Apple Ingin Hindari Sengketa Hak Cipta

Jika rencana ini benar-benar diterapkan, dan tampaknya ingin mengambil posisi yang lebih hati-hati dibandingkan sekadar mengambil dan memproses konten dari internet. Dengan membayar penerbit berdasarkan penggunaan, Apple memiliki dasar kerja sama yang lebih jelas ketika Siri AI membutuhkan informasi dari sumber tertentu.
Pendekatan tersebut juga dapat memberikan keuntungan bagi penerbit. Alih-alih hanya mengandalkan trafik dari mesin pencari atau platform digital, konten mereka berpotensi menjadi sumber pendapatan baru melalui layanan AI. Namun, efektivitas model ini tetap bergantung pada seberapa sering konten penerbit digunakan oleh Siri.
Bukan Pertama Kali Apple Gandeng Penerbit
Perusahaan asal Cupertino sendiri sebenarnya sudah memiliki pengalaman bekerja sama dengan penerbit melalui Apple News+. Layanan tersebut memberikan akses ke ratusan publikasi dengan model berlangganan. Apple juga sebelumnya telah membuat sejumlah kesepakatan dengan penerbit terkait penggunaan konten untuk kebutuhan pelatihan AI.
Bagi mereka, kerja sama langsung dengan penerbit bisa menjadi jalan tengah antara kebutuhan Siri AI mendapatkan informasi terbaru dan tuntutan industri media terhadap kompensasi yang layak. Namun, jika nilai kontraknya benar-benar mencapai sembilan digit, langkah ini juga menunjukkan bahwa akses terhadap konten berkualitas mulai menjadi salah satu biaya besar dalam pengembangan layanan AI.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

