Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Asus Adolbook 13 (2021), Laptop dengan Warna Gradien Pertama di Dunia

0 2.510

Dari nama dan tampilannya, mungkin Gizmo friends tidak pernah mendengar atau bahkan mengernyitkan dahi. Kalau mungkin belakangan sudah banyak smartphone yang dirilis dengan desain bodi belakang berwarna gradien, opsi pilihan warna untuk perangkat notebook atau laptop masih begitu saja. Namun Asus Adolbook hadirkan tampilan yang berbeda.

Sejatinya varian yang berbeda dari Asus ini sudah tersedia sejak tahun lalu, tepatnya pada bulan September 2019. Saat itu, Asus merilis Asus Adolbook 14, menjadikannya laptop pertama dengan casing metal berwarna gradien. Kali ini, generasi terbarunya hadir dalam opsi yang lebih kompak, dengan layar 13 inci.

Selain warna yang berbeda, Asus pun memutuskan untuk gunakan logo yang berbeda. Di bagian depan maupun bawah layar, tidak ditemukan logo Asus sama sekali. Logo bodi luarnya malah mengingatkan dengan logo perangkat audio, Beats, sementara di bagian dalam hanya tertulis “adolbook” saja. Laptop ini juga didesain tipis serta ringan.

Baca juga: ASUS VivoBook 14 (A416), Laptop Mainstream Harga Mulai Rp4,7 Jutaan

Asus Adolbook 13 (2021) Pakai Teknologi 3D Metal Printing

Asus Adolbook 13 2021

Meski unggulkan desainnya yang unik serta tipis, Asus Adolbook 13 2021 juga dipersenjatai dengan prosesor terbaru dari Intel. Untuk ciptakan desain warna gradien, Asus gunakan teknologi 3D metal printing, dengan bagian logo berbahan kaca. Bobotnya sangat ringan di 1,19 kilogram, dengan ketebalan hanya 13,9mm saja.

Dimensi layarnya masih cukup besar di 13,3 inci, dengan resolusi maksimum full HD. Panel yang digunakan sudah mendukung cakupan warna 100% sRGB, berbingkai tipis sehingga bisa hasilkan rasio layar ke bodi sebesar 88%. Dan meski tipis, kelengkapan port-nya tidak menjadi korban. Ada port USB-A 2.0, USB-C, HDMI, microSD card reader sampai 3,5mm audio jack.

Prosesor yang digunakan memang bukan yang paling kencang, namun Intel Core i5-1135G7 generasi ke-11 sudah sangat cukup untuk kebutuhan kantor maupun hiburan sehari-hari untuk masyarakat umum. Prosesor tersebut dipadukan dengan kapasitas RAM yang cukup lega di 16GB, serta kapasitas penyimpanan luas nan kencang, 512GB berjenis M.2 SSD.

Supaya performanya tetap terjaga, ASUS berikan teknologi kipas Cicada yang bisa diatur kecepatannya sampai tiga tingkatan. Tingkat paling tinggi untuk pendinginan maksimum, dan paling rendah untuk pengalaman penggunaan yang lebih senyap. Papan ketiknya dibuat sewarna bodi, dan dilengkapi dengan lampu backlit.

Laptop ini juga disertifikasi oleh TUV Rheinland, dan Harman Kardon untuk kualitas audio yang mumpuni. Untuk kebutuhan panggilan video daring atau video conference, disematkan HD webcam dengan posisi yang pas di atas layar, dengan mikrofon yang juga nyaman untuk rekam suara pengguna. Kapasitas baterainya tergolong besar di 50Wh, dan hadir dengan charger 65 watt.

Harga Asus Adolbook 13 (2021)

Asus Adolbook 13 (2021)

Laptop yang punya profil tipis dengan tampilan unik ini hadir dengan harga yang relatif terjangkau, yaitu CNY4,999 atau sekitar Rp10 jutaan. Asus Adolbook 13 (2021) hadir dalam satu varian saja, yaitu Psychedelic Ocean. Dijual di China, pengirimannya baru dimulai pada awal tahun 2021 mendatang.

Hingga saat ini, Asus belum berencana untuk hadirkan laptop ini ke negara lain termasuk Indonesia. Sementara di Tanah Air sendiri, Asus mulai merilis beragam laptop dengan pilihan warna menarik lewat lini VivoBook. Sepertinya bakal menarik untuk meramaikan pilihan pasar laptop lokal dengan harga yang cukup terjangkau.