alexa

ASUS Zenfone 8 Series Diresmikan, Snapdragon 888 dalam Dua Ukuran

Diluncurkan secara daring pada tengah malam lalu (13/5), ASUS resmikan smartphone flagship mereka yang dihadirkan untuk konsumen mainstream. Sebelumnya, ROG Phone 5 telah lebih dulu dirilis, menjadi salah satu perangkat terkencang di 2021. Namun Zenfone 8 Series bakal hadir penuhi kebutuhan pengguna selain gamer.

Meski sama-sama hadir dalam dua varian, tahun ini ASUS mengambil pendekatan yang berbeda. Alih-alih dua versi yaitu standar dan Pro, kedua jenis smartphone yang diluncurkan dibuat berbeda—ASUS Zenfone 8 untuk mereka yang inginkan Android kompak berdimensi kecil, sementara varian Flip mengusung bahasa desain dari dua seri terdahulunya. Usung sistem kamera putar.

Meski begitu, konsumen tak perlu mengorbankan spesifikasi demi punya Android paling kencang dalam bodi terkecil saat ini (melawan Xperia 5 II). Justru dalam spesifikasi tertentu, Zenfone 8 versi standar mengusung beberapa fitur yang lebih baik. Mari kita bahas spesifikasinya satu persatu.

Baca juga: Review ASUS ZenBook 14 Ultralight: Portabilitas Nomor Satu

ASUS Zenfone 8 Punya Jack Audio 3,5mm & IP68

ASUS Zenfone 8

Ya, dua fitur kunci di atas merupakan salah satu keunggulan yang dibawa oleh varian kecil dari flagship ASUS 2021 ini. Dimensinya sendiri hanya 148 x 68,5 x 8,9mm, kurang lebih sama seperti Google Pixel 4 dan lebih kecil dari iPhone 12. Bobotnya pun juga dibuat ringan di 169 gram saja. Padahal dimensi layarnya cukup besar.

Panelnya dibuat flat dengan keempat bezel yang tipis dan sistem kamera depan punch-hole. Bentangnya sendiri seluas 5,9 inci, beresolusi full HD+ dengan panel AMOLED dan refresh rate 120Hz. Untuk daya tahannya, disiapkan kaca Gorilla Glass Victus yang lebih tahan pecah saat terjatuh. IP68 juga menjadikannya smartphone ASUS pertama yang tahan air.

ASUS Zenfone 8

Spesifikasi layarnya juga bisa dibilang special; HDR10+, cakupan warna 112% DCI-P3 dan bisa menyala sampai 1,100 nits. Sensor sidik jarinya juga sudah disematkan di balik layer (in-display). Sensor kamera depannya pun mendukung Dual Pixel AF, gunakan sensor dari Sony yaitu IMX663 dengan resolusi 12MP. Sementara di belakang, setupnya tergolong sederhana.

Ada sensor utama Sony IMX686 64MP f/1.8 dengan OIS, sementara sensor kedua adalah IMX363 12MP ultra-wide, juga mendukung Dual Pixel PDAF dan bisa dimanfaatkan sebagai sensor makro. Sensor utama bisa rekam video sampai 8K 24fps, dan tiga mikrofon di sekeliling bodinya dipadukan dengan OZO Audio Zoom plus teknologi peredam noise khusus.

Nggak sekadar kasih jack audio 3,5mm, speaker stereonya gunakan modul berkualitas dari Cirrus, dan masih ditambah antenna radio FM secara built-in. Yang sedikit dikorbankan adalah kapasitas baterainya, yaitu 4,000 mAh yang bisa diisi sampai 60% dalam waktu 25 menit saja. Berkat dukungan 30W HyperCharge. Opsi memorinya sangat luas, hingga 12GB RAM dan 256GB penyimpanan internal—bisa ditambah microSD lewat mekanisme triple-slot.

ASUS Zenfone 8 Flip Bawa Ciri Khas Asal yang Diperkuat

ASUS Zenfone 8 Flip 001 1

Nama perangkat ini menandai fitur kunci yang dibawa, yaitu mekanisme kamera flip. Sejatinya tak banyak berubah dari seri Zenfone 7, alias bisa dianggap seperti refinement atau penyempurnaan saja. Layar depannya masih sama persis; 6,67 inci AMOLED full HD+, 90Hz refresh rate, Gorilla Glass 6 plus HDR10+.

Fingerprint-nya kini sudah ikut pindah ke dalam layar. Tanpa kamera depan, pengguna bisa memanfaatkan modul kamera utama yang terdiri dari tiga sensor; IMX686 64MP (tanpa OIS), IMX363 12MP ultra-wide angle, dan OmniVision 8MP untuk 3x optical zoom. Ada mode baru, ‘Object Focus’ yang bakal ambil fokus ke objek jarak terdekat dari sensor kamera—cocok untuk para vlogger.

Mekanisme putar kameranya sendiri kabarnya diperkuat hingga 50%, dan pengguna bakal diberikan pintasan khusus untuk memutar hingga empat sudut berbeda, selain menggerakkannya secara leluasa. Kapasitas baterai juga masih sama seperti dulu, 5,000 mAh dengan 30W HyperCharge. Tanpa jack audio, namun dengan amplifier dari NXP (TFA9874) plus sertifikasi Hi-Res Audio.

Harga ASUS Zenfone 8 Series

ASUS Zenfone 8 Flip

Kedua smartphone terbaru dari ASUS kali ini bakal tersedia lebih dulu di Eropa dan Taiwan. Harganya sendiri mulai dari 599 Euro untuk varian standar (Rp 10,3 jutaan), da 799 Euro untuk ASUS Zenfone 8 Flip (Rp13,8 jutaan). Perlu diingat, harga regional Eropa memang sewajarnya lebih mahal dari regional lain.

Lantas apakah nasibnya bakal sama seperti Zenfone 7? Nampaknya tidak, mengingat media sosial ASUS Indonesia cukup gencar mempromosikan duo flagship terbarunya ini (diikuti dengan beberapa video unboxing dari kanal YouTube tekno lokal ternama). Semoga bakal hadir resmi bareng ROG Phone 5 ya.

Tinggalkan komen