Jakarta, Gizmologi – Bank Saqu meluncurkan kampanye edukatif bertajuk “Awas Hantu Cyber” pada 13 Maret 2026. Inisiatif ini dibuat secara khusus untuk mengingatkan nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang beredar. Terutama menjelang hari raya Idulfitri, ketika aktivitas transaksi digital masyarakat Indonesia biasanya mengalami peningkatan.
Beberapa modus penipuan yang sering kali terjadi melibatkan pengiriman pesan palsu mengenai status paket kiriman atau tawaran promo belanja fiktif. Tidak jarang, ada pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang secara meyakinkan mengaku sebagai perwakilan institusi tertentu. Tujuan utama para oknum ini biasanya adalah untuk meminta data pribadi atau mengelabui korban agar memberikan kode One Time Password (OTP).
Ancaman penipuan digital memang kian meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan layanan keuangan digital di Tanah Air. Modus-modus kejahatan tingkat lanjut seperti phishing, social engineering (rekayasa sosial), dan penyalahgunaan data pribadi kini bentuknya semakin beragam. Bentuk penipuan tersebut acap kali dirancang sangat halus sehingga sering kali sulit dikenali oleh masyarakat luas.
“Di dunia digital saat ini, ancaman kejahatan siber sering datang tanpa disadari dan tidak selalu terlihat jelas, tetapi dampaknya bisa sangat nyata bagi masyarakat. Menjelang Idulfitri, ketika aktivitas transaksi digital masyarakat biasanya meningkat, kami ingin mengingatkan nasabah untuk tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan. Melalui ‘Awas Hantu Cyber’, Bank Saqu berharap masyarakat dapat lebih memahami cara melindungi diri dan menjaga keamanan data pribadi saat bertransaksi,” ujar Angela Lew Dermawan, Chief Digital & Retail Business Officer Bank Saqu.
Inisiatif kampanye ini merupakan wujud bagian dari komitmen Bank Saqu dalam melindungi nasabahnya secara menyeluruh. Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan literasi keamanan digital masyarakat di tengah maraknya ancaman siber.
Baca juga: Bank Jago Hadirkan Program Berkantong Royong, Dukung UMKM di Ramadan
Bank Saqu Hadir Sebagai Mitra Finansial yang Aman

Kampanye edukatif dari Bank Saqu diharapkan mampu mengubah cara nasabah berinteraksi dengan layanan perbankan agar selalu berhati-hati dalam membagikan informasi. Melalui kampanye “Awas Hantu Cyber” ini, Bank Saqu menaruh harapan besar agar masyarakat dapat semakin memahami betapa pentingnya menjaga keamanan data pribadi masing-masing.
Langkah edukasi berkelanjutan ini diambil guna meningkatkan kewaspadaan bersama terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berevolusi. Pada akhirnya, kolaborasi pemahaman ini diharapkan dapat bersama-sama menciptakan ekosistem keuangan digital yang jauh lebih aman. “Bank Saqu ingin menjadi lebih dari sekadar penyedia layanan perbankan. Kami ingin hadir sebagai mitra finansial yang membantu nasabah merasa lebih aman dan percaya diri dalam menjalani aktivitas finansial di dunia digital,” tambah Angela.
Menjaga keamanan data di era digital memang membutuhkan kesadaran yang tinggi dan edukasi yang tidak pernah putus. Melalui teknologi terkini dan pendekatan yang relevan, Bank Saqu terus berupaya menjadi katalisator tepercaya bagi ekosistem finansial.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



