Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Wow! Yayasan Milik Bill Gates Kucurkan Dana ke Startup Kesehatan Halodoc

Secara keseluruhan, Halodoc telah menghimpun dana hampir senilai USD 100 juta (sekitar IDR 1,4 triliun).

Startup besutan talenta Indonesia terus bermunculan. Selain nama besar seperti GoJek, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak yang kini telah menjadi unicorn, startup cukup santer adalah Halodoc. Perusahaan yang mengembangkan platform layanan kesehatan ini baru saja memperoleh pendanaan dari Bill Gates, pendiri Microsoft sekaligus salah satu orang terkaya di dunia, melalui yayasan miliknya.

Selain Bill & Melinda Gates Foundation, sejumlah investor strategis bersama-sama mengucurkan dana ke Halodoc seperti Allianz X dan Prudential yang merupakan perusahaan asuransi. Dana yang tidak disebutkan jumlahnya tersebut akan dipakai untukmemperingkas layanan kesehatan lewat teknologi di Indonesia.

Ini bukan kali pertama Halodoc meraih investasi, melainkan sudah yang ketiga. Babak pendanaan terbaru dituntaskan pada awal tahun ini, dipimpin UOB Venture Management. Beberapa investor lain dalam babak pendanaan tersebut mencakup Singtel Innov8, Korea Investment Partners dan WuXi AppTec. Sejumlah investor Halodoc saat ini seperti Go-Ventures, BliBli, Openspace Ventures dan Investidea, juga ikut serta dalam babak pendanaan tersebut.

Secara keseluruhan, Halodoc telah menghimpun dana hampir senilai USD 100 juta (sekitar IDR 1,4 triliun). Jumlah yang cukup fantastis kendati jika dibandingkan dengan GoJek, yang juga invest di sini, tentu masih belum seberapa.

Menurut Jonathan Sudharta, CEO, Halodoc, sejumlah kemitraan strategis ini akan membantu kami untuk meningkatkan mutu dan beberapa pilihan layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di luar kota-kota utama, khususnya di luar Jawa dengan infrastruktur kesehatan yang belum memadai.

“Halodoc ingin belajar dari rekam jejak yang telah lama dimiliki Bill & Melinda Gates Foundation dalam bidang kerja sama dengan mitra-mitranya guna mewujudkan praktik-praktik kesehatan terbaik serta meningkatkan taraf hidup di seluruh dunia,” ujar Jonathan Sudharta dalam keterangan resminya di Jakarta (26/7/2019).

Baca juga: Tak Punya Latar Belakang IT, Dokter Ini Bikin Startup Digital untuk Kesehatan

Related Posts
1 daripada 289

Layanan Halodoc

Halodoc
Tampilan aplikasi Halodoc

Halodoc adalah platform layanan kesehatan digital yang mencakup aplikasi seluler dan situs web. Platform ini memudahkan pelanggan di seluruh Indonesia dalam berkonsultasi secara langsung dengan lebih dari 20.000 dokter berlisensi di 50 kota.

Melalui aplikasi Halodoc, pelanggan dapat memesan tes laboratorium di rumah dan memesan obat di lebih dari 1.300 apotek yang bekerja sama. Halodoc juga telah bekerja sama dengan lebih dari 1.400 rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan.

Kerja sama tersebut diklaim mempersingkat waktu tunggu pelanggan di apotek dan menyediakan fasilitas kunjungan rumah sakit tanpa uang tunai melalui manfaat asuransi. Secara statistik, Halodoc rata-rata melayani sekitar 7 juta pasien per bulan di seluruh Indonesia, dan 80% pasien tersebut berada di luar Jakarta dan Surabaya. Tingkat penggunaan platform tumbuh 2.500% pada 2018, menunjukkan tingginya permintaan akan kemudahan dalam layanan kesehatan.

Jonathan menambahkan, dengan sejumlah kendala dalam akses layanan kesehatan di Indonesia, Halodoc bertekad untuk menjalankan sejumlah inisiatif baru bersama para investor. Itu dilakukan demi membantu masyarakat Indonesia agar mereka lebih mudah mengakses layanan kesehatan.

“Kami berharap, secara bersama-sama, kami bisa menyediakan berbagai layanan kesehatan bermutu tinggi dan terjangkau di Indonesia,” pungkasnya.

This post is also available in: enEnglish (English)