BRIN Dorong Pengembangan AI untuk Industri Kreatif di ASEAN

Jakarta, Gizmologi – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendukung pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi kemajuan dan kepentingan masyarakat ASEAN, khususnya di sektor industri kreatif. Hal ini sekaligus membuka Lokakarya ASEAN tentang Revolusi Industri ke-4 berbasis kecerdasan buatan.

“Saya telah diinformasikan bahwa hasil lokakarya ini akan menghasilkan rujukan untuk menghasilkan peta jalan ASEAN untuk penelitian dan pengembangan kecerdasan artifisial,” kata Kepala BRIN Tri Handoko dalam lokakarya, seperti dikutip ANTARA, Kamis (25/11/2021).

Handoko mendorong implementasi dan pengembangan kecerdasan artifisial untuk meningkatkan industri kreatif di ASEAN. Ia meminta ASEAN COSTI untuk melihat bagaimana divisi-divisi teknologi regional dapat bekerja sama untuk lebih menopang sektor industri kreatif di kawasan ASEAN.

Dalam pertemuan ASEAN Committee on Science, Technology and Innovation (COSTI) ke-76 di Bali pada 2019, sebagai tuan rumah, Indonesia mengambil komitmen dan peran pentingnya koordinator-koordinator negara untuk penggunaan teknologi kecerdasan artifisial di sektor industri kreatif.

Proses tindak lanjut penyusunan concept note telah dilakukan oleh Sekretariat Nasional COSTI Indonesia sejak 2019 dan 2020. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan dalam bentuk pelaksanaan The ASEAN Workshop on 4th Industrial Revolution: AI Implementation in Creative Industry.

Kegiatan itu dilaksanakan dengan melibatkan peserta dari masing-masing negara anggota ASEAN yang dipandu oleh para pakar ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di industri kreatif sebagai pembicara. Kegiatan ini secara efektif bertujuan untuk mengumpulkan peran atau kontribusi dari negara-negara di ASEAN untuk mengatasi perubahan yang cepat dalam revolusi industri 4.0.

“Saya percaya ini adalah perhatian ASEAN COSTI untuk menghadirkan kolaborasi penelitian mutakhir dengan menarik talenta-talenta terbaik di kawasan ASEAN untuk menjadikan kawasan ini sebagai pusat gerakan revolusi industri 4.0,” tuturnya.

Tinggalkan komen


Bagi 10 responden terpilih, berhak mendapatkan
saldo e-wallet masing-masing senilai Rp100 ribu.