Gizmologi.idGizmologi.id
  • NEWS
    NEWSShow More
    Mesin cuci LG Front Loading Indonesia
    GfK: LG Kuasai 40% Pasar Mesin Cuci Front Loading di Indonesia, Andalkan Teknologi AI
    27 Oktober 2026 19:24
    Kamera Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
    Tanpa Kompromi! Galaxy Z Fold8 Ultra Bawa Kamera Kelas Flagship yang Lengkap
    27 Oktober 2026 18:26
    AI Perbankan Indonesia
    AI Perbankan: 82 Persen Responden Survei IBM dan PERBANAS Soroti Privasi Data
    27 Oktober 2026 14:32
    Ilustrasi pelajar mengoperasikan komputer (Foto: Canva/Odua Images)
    Indibiz Dukung Digitalisasi Pendidikan Vokasi, dari Konektivitas hingga Pembelajaran
    27 Oktober 2026 09:53
    AXIS Nation Cup 2026 Masuki Babak Final
    AXIS Nation Cup 2026 Masuki Babak Final, 16 Tim Futsal Siap Rebut Gelar Juara
    26 Oktober 2026 19:00
  • REVIEW
    REVIEWShow More
    Lenovo IdeaTab Plus
    Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
    Review Dune: Awakening
    Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
    The Blood of Dawnwalker
    Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
    ASUS ROG Azoth X
    Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
    realme16ProHarryPotterEdition
    Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
  • GADGET
    GADGETShow More
    Layar iPhone Duo
    Apple Tanggapi Laporan Kerusakan Layar iPhone Duo, Sarankan Pengguna Hubungi AppleCare
    27 Oktober 2026 18:00
    Garmin fēnix 9
    Garmin fēnix 9 dan fēnix 9 Pro Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp18,79 Juta
    27 Oktober 2026 11:03
    Apple iPad mini OLED
    Apple Perkenalkan iPad mini OLED, Bawa Cip A20 Pro dan Bodi Lebih Tipis
    26 Oktober 2026 20:30
    Samsung Galaxy S26 FE
    Samsung Galaxy S26 FE Andalkan Exynos 2500 & Smart Switch
    25 Oktober 2026 17:00
    iPhone Duo
    Layar iPhone Duo Dilaporkan Retak Tak Lama Setelah Dibeli
    25 Oktober 2026 16:39
  • PC
    PCShow More
    BIWIN Acer
    BIWIN Perpanjang Lisensi dengan Acer, SSD dan RAM Predator Ikut Dikembangkan
    27 Oktober 2026 16:43
    MacBook Pro
    Apple Disebut Siapkan MacBook Pro Layar Sentuh dan iMac M6 Pekan Ini
    27 Oktober 2026 12:00
    Jensen Huang
    Jensen Huang Sebut Lisensi Software AI NVIDIA Bisa Rp36 Juta per GPU per Tahun
    26 Oktober 2026 13:14
    MacBook Air M5
    Counterpoint: Penjualan Laptop Global Turun 21% pada Kuartal III 2026
    26 Oktober 2026 11:39
    Tecno Megabook K15S
    Tecno Megabook K15S Hadir di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
    26 Oktober 2026 09:16
  • GAMES
  • AUTO
  • MORE
    • Speed Test
    • Gizmopedia
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Interview
    • Apps
    • Opini
    • Versus
    • Awards
    • PRNEWSWIRE
Mesin pencari
Quick Link
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Reading: Hati-Hati! Malware Baru “BrowserVenom” Menyamar Jadi Asisten AI untuk Curi Data
Share
Font ResizerAa
Gizmologi.idGizmologi.id
Font ResizerAa
  • News
  • Review
  • Gadget
  • Gizmoplay
  • Automotive
  • Gizmotalk Podcast
Mesin pencari
  • Home
    • Speed Test
    • Rekomendasi
    • Tips
    • Insight
    • Gizmopedia
  • Awards
  • Networks
    • Gadgetdiva
    • Otodiva.id
    • Traveldiva.id
Follow US
  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire

Home » Hati-Hati! Malware Baru “BrowserVenom” Menyamar Jadi Asisten AI untuk Curi Data

News

Hati-Hati! Malware Baru “BrowserVenom” Menyamar Jadi Asisten AI untuk Curi Data

Christopher Louis
By
Christopher Louis - Tech Journalist
16 Juni 2025 14:56
Share
4 Min Read
BroswerVenom
SHARE

Jakarta, Gizmologi – Peneliti keamanan dari Kaspersky baru saja mengungkap kampanye siber berbahaya yang tengah menyebar secara global, dan para peretas menggunakan BrowserVenom. Kampanye ini menyasar pengguna yang tertarik mengunduh model AI populer DeepSeek-R1, namun diarahkan ke situs palsu dan menyamar sebagai halaman resmi. Di balik situs palsu itu, tersembunyi malware jenis Trojan yang diberi nama BrowserVenom.

Malware ini menyusup lewat instalasi aplikasi Large Language Model (LLM) seperti Ollama dan LM Studio yang dibajak. Saat pengguna mengunduh dan menginstalnya melalui situs palsu, BrowserVenom secara diam-diam ikut masuk ke sistem. Begitu terpasang, malware ini mengonfigurasi semua browser di perangkat korban agar lalu lintas internetnya dialihkan melalui server penyerang.

Serangan BrowserVenom sudah terdeteksi di berbagai negara, termasuk Brasil, Kuba, Meksiko, India, Nepal, Afrika Selatan, dan Mesir. Ancaman ini menjadi peringatan keras bahwa popularitas AI kini juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk menjebak pengguna yang lengah.

Baca Juga: Ini Makna Internet via Satelit dari BAKTI Bagi Warga Marimabati

Modus Penipuan Lewat Iklan dan LLM Palsu

BrowserVenom

Serangan BrowserVenom diawali dengan manipulasi iklan Google. Saat pengguna mengetik kata kunci seperti “deepseek r1”, iklan palsu dari situs phishing muncul di bagian atas hasil pencarian. Situs ini meniru tampilan dan URL asli DeepSeek, sehingga terlihat meyakinkan. Setelah mengkliknya, pengguna akan diarahkan ke halaman unduh yang telah dimodifikasi untuk menjebak korban.

More Read

PR Satgas Bakti Kominfo
XL Axiata Raih Pendapatan Rp15,78 Triliun di Semester 1 2023, Ini Sebabnya
Imbas Kebakaran Gedung Cyber 1 Layanan Shopee Error
Samsung Galaxy S24 Series Cocok Buat Casual Gamer Hingga Pro Player

Jika perangkat pengguna menjalankan sistem operasi Windows, maka akan tersedia tombol untuk mengunduh aplikasi pendukung LLM. Namun, selain mengunduh aplikasi Ollama atau LM Studio yang resmi, pengguna juga secara tidak sadar menginstal malware. Proses ini hanya berhasil jika pengguna memiliki hak administrator di perangkatnya, yang sayangnya cukup umum di banyak sistem Windows pribadi.

Setelah proses instalasi selesai, malware langsung aktif dan mengatur semua peramban untuk menggunakan proxy milik penyerang. Dengan begitu, semua data sensitif seperti kredensial login, informasi akun, dan histori pencarian bisa dipantau dan dicuri.

Tips Lindungi Diri dari Ancaman Malware Berkedok AI

BrowserVenom

Lisandro Ubiedo, peneliti keamanan dari Kaspersky’s GReAT (Global Research & Analysis Team), menegaskan bahwa penggunaan model AI secara offline memang memiliki keuntungan dari sisi privasi. Namun, jika pengguna asal unduh dari sumber tak resmi, justru risiko keamanannya sangat tinggi. “Alat palsu ini bisa menanamkan keylogger, infostealer, hingga cryptominer, membahayakan seluruh sistem tanpa disadari,” ujarnya.

Untuk mencegah hal ini, Kaspersky merekomendasikan beberapa langkah penting:

  1. Selalu periksa URL sebelum mengunduh apapun, dan pastikan situs adalah domain resmi seperti ollama.com atau lmstudio.ai.
  2. Hindari menggunakan akun dengan hak admin untuk aktivitas sehari-hari di Windows, karena malware membutuhkan akses ini untuk beraksi.
  3. Waspadai hasil pencarian di Google, terutama jika muncul iklan di atas yang mencurigakan. Jangan langsung klik tanpa periksa dulu.

Kaspersky juga mendorong pengguna untuk tidak sembarangan mengunduh tools AI dari forum, grup Telegram, atau link yang dibagikan lewat media sosial. Sebisa mungkin, dapatkan software dari sumber resmi dan pastikan selalu membaca ulasan atau informasi kredibel sebelum melakukan instalasi.

Serangan BrowserVenom adalah bukti bahwa popularitas teknologi AI kini mulai dijadikan sasaran empuk oleh pelaku kejahatan siber. Mereka memanfaatkan keingintahuan dan antusiasme publik untuk mengeksploitasi celah keamanan. Di era digital seperti sekarang, edukasi dan kehati-hatian menjadi kunci utama agar tidak terjebak pada ancaman yang semakin canggih.

Author
26428d5b86a79ec5512119abca9ceaf30136ecc1804a7688272ed01a1fe3e36e?s=80&d=mm&r=g

Christopher Louis

Tech journalist at Gizmologi. In love with gaming, tech, and Arthur Morgan


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Apple Permudah Perbaikan iPhone 16 Series Lewat Penyediaan Suku Cadang Resmi
Menguak Inovasi Generasi Baru Teknologi Pengisian Daya Cepat OPPO
RUPST Easycash Tunjukan Performa Bisnis Positif dan Kepemimpinan Baru
Gaet Milenial, Telkomsel Halo+ Hadirkan Kuota Pascabayar 130GB
Konfabulasi, Film Pendek Epik yang Direkam dengan Galaxy S21 Ultra
TAGGED:BrowserVenomcyber attackKasperskymalware
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Threads Bluesky Email Copy Link Print
Share
What do you think?
Love0
Cry0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Wink0
Surprise0

Latest Stories

Mesin cuci LG Front Loading Indonesia
GfK: LG Kuasai 40% Pasar Mesin Cuci Front Loading di Indonesia, Andalkan Teknologi AI
News
Kamera Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra
Tanpa Kompromi! Galaxy Z Fold8 Ultra Bawa Kamera Kelas Flagship yang Lengkap
News
Layar iPhone Duo
Apple Tanggapi Laporan Kerusakan Layar iPhone Duo, Sarankan Pengguna Hubungi AppleCare
Smartphone
Pokemon Unite Tutup Maret 2027
Pokémon Unite Tutup 23 Maret 2027, Nasib Akun Pemain?
Gizmoplay

Latest Review

Lenovo IdeaTab Plus
Review Lenovo IdeaTab Plus: Tablet Rasa Laptop yang Nyaman dan Ringan
Review Dune: Awakening
Review Dune: Awakening, Arrakis Memikat tapi Bikin Penat
The Blood of Dawnwalker
Review Game The Blood of Dawnwalker: RPG Vampire dengan Konsep Waktu Unik
ASUS ROG Azoth X
Review ASUS ROG Azoth X: Keyboard Gaming Premium dengan Layar LCD, Nyaman Untuk Harian
realme16ProHarryPotterEdition
Review realme 16 Pro Harry Potter Edition: Ketika Dunia Hogwarts Masuk ke Smartphone
Gizmologi.idGizmologi.id
Follow US
© 2025 Gizmologi by PT Konten Cipta Kreatif. All Rights Reserved.

Our Family: Gadgetdiva - Otodiva - Traveldiva

  • Home
  • Tentang Gizmologi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • PRNewswire
Memuat Komentar...
icon gizmologi icon gizmologi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?