Jakarta, Gizmologi – Bybit, bursa kripto terbesar kedua di dunia berdasarkan volume perdagangan, mengumumkan bahwa TradFi Perpetual Contracts mereka kini mencakup lebih dari 200 listing berkualitas tinggi, menjadikannya salah satu platform kripto dengan cakupan derivatif aset tradisional terluas yang tersedia saat ini. Daftar aset yang bisa diperdagangkan mencakup saham ekuitas AS, Hong Kong, dan Korea Selatan, ETF, logam mulia seperti emas dan perak, minyak mentah, indeks global, hingga sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan. Semua ini bisa diperdagangkan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, termasuk saat bursa saham fisik sedang tutup.
TradFi Perpetual Contracts pertama kali diperkenalkan Bybit pada April 2026, dan sejak itu perusahaan menambahkan listing baru setiap minggu hingga total lebih dari 200 aset. Ini adalah pendekatan yang cukup berbeda dari bursa kripto kebanyakan, yang biasanya hanya menyediakan akses ke aset digital. Bybit sekarang memposisikan dirinya sebagai jembatan antara infrastruktur kripto yang sudah matang dengan pasar keuangan global yang selama ini hanya bisa diakses lewat broker tradisional dengan jam operasi terbatas.
Salah satu penambahan paling menarik adalah pre-IPO TradFi perpetuals, yang memberi trader eksposur ke perusahaan swasta bernilai tinggi sebelum mereka melantai di bursa saham. Dua nama terbaru yang masuk adalah Unitree Robotics, pengembang robot humanoid terkemuka, dan Moonshot AI, perusahaan di balik asisten AI Kimi. Ini berarti pengguna Bybit bisa mengambil posisi di perusahaan-perusahaan yang sedang jadi primadona sektor AI dan robotika, jauh sebelum saham mereka tersedia untuk publik umum di bursa konvensional.
Secara teknis, TradFi Perpetual Contracts adalah derivatif berdenominasi dan diselesaikan dalam USDT yang melacak harga aset acuannya. Bybit menawarkan leverage hingga 100x dengan biaya kompetitif, memungkinkan trader mengambil eksposur terhadap pergerakan harga tanpa harus memiliki atau mengelola aset secara langsung. Dengan kata lain, pengguna bisa berspekulasi soal naik-turunnya saham Apple atau emas tanpa perlu membuka rekening sekuritas terpisah atau bergantung pada jam buka bursa New York.
Baca juga: Bybit Resmi Masuk Indonesia Lewat Akuisisi NOBI, Beroperasi di Bawah Pengawasan OJK
Bybit TradFi Perpetuals dan Proposisi yang Membedakannya dari Broker Konvensional

Keunggulan utama yang ditawarkan Bybit lewat produk ini adalah kemampuan untuk merespons peristiwa penggerak pasar kapan saja, termasuk di luar jam operasi bursa fisik. Bagi trader yang mengikuti perkembangan geopolitik, laporan keuangan, atau pengumuman perusahaan yang sering keluar di luar jam perdagangan normal, ini adalah fleksibilitas yang selama ini tidak tersedia di platform investasi konvensional. Dalam satu akun Bybit yang sudah ada, pengguna bisa berpindah dari trading Bitcoin ke posisi di saham teknologi Asia tanpa perlu membuka aplikasi atau akun berbeda.
Perusahaan membangun produk ini seiring meningkatnya minat terhadap infrastruktur AI, robotika, dan akses ekuitas lintas batas yang terus membentuk pasar aset digital maupun tradisional. Dengan menggabungkan saham large-cap mapan, akses pre-IPO, dan cakupan ETF multi-regional dalam satu platform, Bybit menawarkan venue tunggal untuk membangun eksposur yang terdiversifikasi sepanjang waktu. Ini menghilangkan kebutuhan untuk mengelola beberapa hubungan broker di zona waktu dan yurisdiksi regulasi yang berbeda.
Konteks yang lebih luas perlu diperhatikan. Bybit sendiri baru saja meluncurkan platform lokal di Indonesia lewat akuisisi NOBI, beroperasi di bawah pengawasan OJK. Ekspansi TradFi Perpetuals ini terjadi bersamaan, menunjukkan bahwa Bybit tidak hanya fokus pada kepatuhan regulasi lokal tapi juga memperluas kapabilitas produk secara global. Bagi pengguna Indonesia yang mengakses Bybit secara internasional, produk ini tersedia, meski investasi aset asing dan derivatif tetap perlu dipertimbangkan dengan cermat sesuai regulasi yang berlaku.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

