alexa

Deteksi Pelanggaran Hak Cipta, Youtube Luncurkan Tools Baru “Check”

Saat ini, keberadaan youtuber sudah sangat menjamur. Jenis channel apapun dapat ditemukan dengan mudahnya. Berbagai video dengan kreasi dan inovasi ditampilkan guna menghibur masyarakat.

Untuk meraih untung dan views, tak sedikit channel melakukan cara curang. Tak jarang video yang dihasilkan, sengaja atau tanpa sadari merupakan hasil jiplakan dari channel orang lain.

Baca juga: Youtube Perluas Fitur Pengawasan Orang Tua untuk Anak yang Menginjak Remaja

Situs web berbagi video, YouTube secara resmi telah mengenalkan tools baru “Checks” yang akan memindai konten video terkait pelanggaran hak cipta.

Dikutip dari The Verge, Checks akan bekerja ketika pengguna mengupload videonya untuk konten berhak cipta.  Fitur ini juga dapat mendeteksi suatu video yang memiliki potensi melanggar mengenai pedoman periklanan.

Mempermudah Keputusan Monetisasi Setiap Video

Youtube
Tampilan dari Youtube Checks (Twitter/Matt Navarra)

Melalui hadirnya Checks, diharapkan dapat meningkatkan klasifikasi video hanya lewat ikon monetisasi. Hal ini dapat mempermudah keputusan monetisasi di setiap video. Sekarang ini, ikon monetisasi ada dua macam yang digunakan, yaitu “green dollar sign” berguna untuk mengenali video yang monetisasinya terbuka bagi pengiklan dan “yellow dollar sign” untuk menandai video dengan iklan terbatas.

Simbol dollar kuning adalah suatu tanda yang diberikan Youtube untuk sejumlah channel yang dinilai melanggar hak cipta atau mengandung konten yang sensitif. Akibatnya iklan yang masuk akan terbatas atau bahkan tidak ada iklan sama sekali. Tidak hanya itu, melalui kebijakan baru tersebut dapat mengurangi kasus pembajakan video di YouTube.

Memakan Waktu Lebih Banyak

video tidak pantas YouTube. Foto oleh techweez.com

Tahap pemeriksaan akan dilakukan sebelum video dipublikasikan. Tindakan ini akan menyelamatkan platform dari keharusan menangani permintaan penghapusan dari pemegang hak dan pemilik saluran dari menghadapi larangan.  Pengguna hanya perlu menunggu sekitar beberapa menit untuk menyelesaikan proses tersebut. Video unggahan akan tertunda beberapa saat lebih lama, tetapi sebagian besar pengguna melaporkan proses akan selesai dalam 2-3 menit.

Melalui tindakan ini, Youtube dapat melakukan pemeriksaan otomatis terhadap semua kasus pelanggaran yang terjadi. Jika pemeriksaan menemukan pelanggaran, pembuatnya akan diberi tahu tentang fakta tersebut dan akan diberi kesempatan untuk memperbaiki masalah sebelum video dipublikasikan.

Dapat Mengajukan Klaim Pelanggaran Manual

ilustrasi penegakkan hukum min

Untuk pengguna yang ingin mengambil risiko, mereka dapat mengabaikan peringatan tersebut. Selain itu, ada opsi yang memungkinkan pengguna mengunggah video mereka secara langsung tanpa melewati pemeriksaan apa pun, tetapi ini dapat berpengaruh terhadap visibilitas.

Bagi Anda peserta Program Partner YouTube, pemeriksa juga akan memverifikasi kesesuaian konten untuk iklan, tetapi ini akan membutuhkan beberapa menit tambahan, tergantung pada ukuran video yang akan diunggah.

Meskipun sistem ini tidak menemukan masalah apa pun, pemilik hak cipta dapat mengajukan klaim pelanggaran secara manual setelah video ditayangkan. Dengan pencegahan ini akan membantu melindungi pengguna dari dan pelanggaran yang tidak disengaja atau harus melalui masalah dalam menangani klaim hak cipta.

Tinggalkan komen