Donald Trump Klaim Keberhasilan Richard Branson ke Luar Angkasa

Meski sudah tidak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump seolah tak mau berhenti membuat sensasi. Diblokirnya layanan Google Mobile Services (GMS) pada perangkat Huawei adalah buah dari kebijakannya.

Kabar terbaru, Donald Trump juga mengklaim keberhasilan pesawat Virgin  Galactic menuju ke luar angkasa itu berkat jasanya. keberhasilan miliarder asal Inggris Richard Branson dan perusahaan miliknya, Virgin Galactic ke antariksa telah membuka era baru perjalanan wisata luar angkasa.

Hal ini diungkapkan Donald Trump dalam sebuah sesi wawancara dengan Fox News. Ia juga menyebut pemerintahannya telah menyewakan fasilitas landasan roket ke Richard Branson dan Jeff Bezos sehingga mereka bisa pergi ke luar angkasa.

Alasan Donald Trump Klaim Keberhasilan Wisata Luar Angkasa

Donald Trump“Mereka suka mengirimkan pesawat roket ke angkasa dan saya memungkinkan hal itu terjadi. Saya sebenarnya mengatakan kepada bawahan saya, ‘biarkan sektor swasta melakukan itu,” ujar Donald Trump seperti dilansir dari Insider, Selasa (13/7).

“Orang-orang ini mau masuk dengan miliaran dolar. Mari kita sewakan mereka fasilitas. Anda tahu, mereka memerlukan fasilitas tertentu untuk mengirim roket dan kami memiliki fasilitas itu. Kami memiliki fasilitas terbaik.”

Donald Trump juga menyinggung bahwa di masa pemerintahannya, diciptakan angkatan bersenjata keenam yaitu Space Force yang ditujukan untuk menangkal ancaman di bidang luar angkasa.

“Kami sangat bangga akan hal itu. Sebelumnya Angkatan Udara, kini ada Angkatan Antariksa, yang akan menjadi sangat penting. Kami tak hanya membuatnya namun benar-benar berjalan dengan hebat,” klaim Donald Trump.

Perjalanan Wisata ke Luar Angkasa

 

Sebagai informasi, setidaknya ada tiga orang kaya terlibat dalam bisnis startup perjalanan luar angkasa. Selain Branson dengan Virgin Galactic, ada pula Jeff Bezos yang memiliki Blue Origin serta Elon Musk dengan SpaceX miliknya.

Jeff Bezos dan Richard Branson sendiri memang telah menguji dan meluncurkan roket luar angkasa dari fasilitas pemerintah sebelum Donald Trump berkuasa pada Januari 2017 hingga Januari 2021.

Richard Branson menguji roket luar angkasa pada 2014 dengan menggunakan Majave Air dan Space Prot untuk peluncuran VSS Enterprise. Sedangkan Jeff Bezos menyewa landasan peluncuran di Florida dari Angkatan Udara AS untuk peluncuran roket ke orbit pada 2015.

Pada Minggu waktu AS, Richard Branson berhasil mengangkasa pada sub-orbital Bumi menggunakan pesawatVSS Unity milik Virgin Galactic. Selanjutnya miliarder Jeff Bezos juga akan meluncur ke luar angkasa pada 20 Juli, dengan roket New Shepard Blue Origin.

Keberhasilan ini langsung membuka era perjalanan wisata ke luar angkasa. Perlu dicatat, untuk menikmati wisata luar angkasa ini tidaklah murah.

Virgin Galactic membuka tiket perjalanan tersebut di harga USD 250 ribu atau setara Rp3,6 miliar per kursinya. Meski harga selangit, perusahaan sudah menerima banyak pesanan tiket dari sosok ternama seperti Tom Hanks, Justin Bieber, Lady Gaga dan 600 orang lainnya yang mengantre ikut wisata Virgin Galactic.

Tinggalkan komen