Ekshibisi Esport PON XX Papua Resmi Dibuka, Gaet Potensi Ekonomi Kreatif

Jayapura, Gizmologi – Cabang olahraga ekshibisi Esport di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua resmi dibuka. Ada 188 atlet Esport yang berkompetisi dalam venue hoki dan kriket di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua.

Turut hadir Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pembina Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI). Dirinya mengatakan industri Esport yang berkembang dapat menghadirkan potensi besar dalam pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.

“Sumbangan industri e-sport pada 2019 tercatat sebesar 1,3 miliar dolar Amerika Serikat. Dalam setahun saja, pendapatan industri e-sport mampu tumbuh sebesar 33 persen menjadi 1,8 miliar dolar Amerika Serikat,” ujar Sandiaga dalam keteranganya, Rabu (22/9/2021).

Menurut Sandiaga, pengembangan dan barometer prestasi esports nasional yang dibina dapat mendorong laju potensi ekonomi kreatif digital. Terlebih hadirnya industri pengembang game lokal dan bisnis-bisnis kreatif lainnya.

Salah satu potensi nilai ekonomi adalah memberikan panggung istimewa kepada potensi dan talenta lokal. Hal yang dilakukan PB ESI dengan mempertandingkan game mobile buatan anak bangsa Lokapala.

“Pertandingan persahabatan game lokal Lokapala sangat positif dalam memacu gairah industri game lokal baik di pentas nasional maupun dunia,” ujar dia.

Potensi Esport Indonesia

Esport Pon Papua XX

Hal senada juga disampaikan Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar di industri Esports, baik dari prestasi maupun pengembangan ekosistem dan industrinya. Melalui ekshibisi Esport PON XX Papua 2021 yang digelar hingga 26 September mendatang, PB ESI ingin menyampaikan pesan kepada dunia tentang potensi besar industri esports Indonesia.

“Kesiapan Indonesia menjadi penyelenggara Esports-tourism berskala internasional, dan optimisme akan terwujudnya visi Indonesia Emas sebagai kekuatan ekonomi digital dunia pada 2045,” ujar dia

Tidak hanya itu, masuknya Esport sebagai cabang olahraga memberi kesempatan untuk melakukan pembinaan atlet secara berjenjang. Lebih dari itu, dipertandingkannya Esport dalam PON Papua menjadi bukti bahwa kompetisi Esport tidak lagi eksklusif dimiliki mereka yang bertempat tinggal di kota besar, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia.

Tinggalkan komen