Google baru-baru ini merilis data tentang penggunaan emoji Gboard sepanjang 2025 ke The New York Times, dengan hasil emoji 😭 (Loudly Crying Face) naik ke posisi pertama secara global.
Ini berarti, karakter bergambar digital tersebut menggeser 🤣 dan 😂 selama ini mendominasi peringkat, sebagaimana dikutip dari The New York Times, Senin (31/8/2026).
Disebutkan, data tersebut berasal dari sampel anonim sekitar 665 juga penggunaan emotikon di seluruh dunia. Meski begitu, emoji teratas ini tidak menandakan pengguna internet semakin sering sedih. Akan tetapi sebaliknya.
Ternyata, emotikon 😭 ini dipakai untuk ekspresi tertawa, gemas, terharu, sampai reaksi sulit dijelaskan dengan kata-kata. Analisis ini baru dipublikasikan pada 2026, meski data yang dipakai berasal dari sepanjang tahun sebelumnya.
Baca Juga: 12TB Arsip Steam Bocor, Aset Half-Life 2 Episode 3 Muncul
Emoji yang Masuk 10 Besar Gboard 2025, Apa Saja?

Dalam data Gboard 2025, 😭 naik dari peringkat keempat pada tahun sebelumnya menjadi posisi pertama. Tiga besar ditempati:
- 😭 Loudly Crying Face
- 🤣 Rolling on the Floor Laughing
- 😂 Face with Tears of Joy
Emotikon selanjutnya adalah ❤️Red Heart, 🙏 Folded Hands, 😘 Face Blowing a Kiss, 🥰 Smiling Face with Hearts, 👍 Thumbs Up, 😍 Smiling Face with Heart-Eyes, dan 😁 Beaming Face with Smiling Eyes.
Ke-10 emoji teratas ini sebenarnya relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, dengan perbedaan dari urutan mereka. Disebutkan, sepuluh emotikon tersebut menyumbang sekitar 36 persen dari seluruh penggunaan dalam sampel Gboard 2025, meskipun tersedia lebih dari 3.600 emoji.
Perlu diingat, data ini diambil dari penggunaan Gboard. Ini bukan penghitungan seluruh karakter bergambar digital tersebut di setiap aplikasi, sistem operasi, atau platform di dunia.
Kenapa Emoji Nangis Belum Tentu Berarti Sedih?

Memang nama resmi emotikon ini Loudly Crying Face dan memiliki desain wajah mulut terbuka dan air mata dari kedua mata, tetapi dalam praktiknya ternyata jauh lebih fleksibel.
Emojipedia mencatat, ikon ini sering dipakai secara hiperbolik untuk mengekspresikan emosi sangat kuat, tidak hanya rasa sedih atau duka, tetapi juga untuk tertawa, gembira, kasih sayag, rasa tidak percaya, takut, dan frustasi.
Karena itu, kalimat seperti “lucu banget 😭” tidak mengatakan pengirim chat sedang sedih. Akan tetapi, air mata ini merepresentasikan sesuatu terasa sangat lucu hingga bikin “menangis”.
Karena itu, nama resmi sebuah emotikon menunjukkan tentang aturan bagaimana simbol tersebut harus digunakan. Namun, konteks percakapan dan kebiasaan lawan bicara atau komunitas juga ikut menentukan artinya.
Sejak Kapan Pergeseran Arti 😭 Ini Terjadi?

Popularitas 😭 untuk mengekspresikan sesuatu selain kesedihan bukan fenomena baru. Emojipedia sudah membahas penggunaan 😭 sebagai pengganti ekspresi tertawa setidaknya sejak 2017.
Pada Maret 2021, emotikon ini sempat mengambil posisi teratas sebagai emoji paling banyak digunakan di Twitter, menggantikan 😂 yang sebelumnya memimpin selama bertahun-tahun.
Sepanjang 2021, analisis Emojipedia terhadap lebih dari 386 juta tweet juga menempatkan 😭 di atas 😂. Namun hasil ini berbeda dengan data Unicode dari berbagai sumber pada periode yang sama, masih menempatkan 😂 di posisi pertama — menunjukkan bahwa tren emoji bisa berubah tergantung platform dan komunitas yang diamati.
Berarti Gen Z Sudah Meninggalkan 😂?
Belum tentu sesederhana itu. Data Gboard yang diberikan Google tidak mencantumkan informasi demografi pengguna, sehingga tidak bisa dipakai sendirian untuk menyimpulkan 😭 adalah “emoji favorit Gen Z”.
Untuk melihat pola berdasarkan usia, The New York Times turut menganalisis forum Reddit mewakili kelompok generasi berbeda dan mewawancarai ahli bahasa. Analisis ini menunjukkan kecenderungan pengguna muda mencari simbol atau arti baru ketika emotikon tertentu dianggap terlalu umum atau terlalu banyak digunakan.
Contohnya tidak berhenti di 😭. Emotikon 🗿 (moai) naik dari peringkat 482 pada 2021 menjadi posisi 33 pada 2025, banyak muncul sebagai respons datar atau sarkastis di komunitas pengguna muda. Sementara 🥀 termasuk emoji dengan pertumbuhan tercepat, dipakai sebagai alternatif untuk mengekspresikan kesedihan atau patah hati.
Namun pola ini bukan aturan universal untuk menebak umur seseorang hanya dari pilihan emoji. Penggunaan tetap dipengaruhi platform, komunitas, konteks percakapan, dan kebiasaan pribadi.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

