Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

LinkAja Raih 61 Juta Pengguna, Meningkat Sampai 65% di 2020

0 437

Meski diterpa pandemi di sepanjang tahun 2020, kinerja LinkAja justru mengalami peningkatan signifikan dari sisi akuisisi pengguna. Sebagai uang elektronik nasional, LinkAja pun ikut andil dalam Pemulihan Ekonomi Nasional.

Haryati Lawidjaja, Direktur Utama LinkAja, mengatakan, tahun 2020 yang penuh tantangan menuntut untuk bisa terus beradaptasi, berkembang, dan berinovasi cepat dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi.
Baca juga: Begini Cara Hindari dan Laporkan Kerugian Karena Fintech Ilegal 

“LinkAja bersyukur karena di tahun yang berat ini bisnis yang dijalankan dapat bertahan, bahkan mengalami peningkatan di berbagai lini. Terbukti dengan adanya peningkatan transaksi dan volume transaksi sebesar lebih dari empat kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pandemi dan berbagai tantangan lainnya tidak akan menyurutkan upaya LinkAja dalam memberikan kemudahan akses layanan keuangan dan ekonomi digital yang merata kepada seluruh masyarakat di Indonesia,” kata Haryati.

Kinerja LinkAja Meningkat 

linkaja uang elektronikLinkaAja membuat berbagai program strategis di sepanjang tahun 2020 dengan penyesuaian yang tepat di masa pandemi. Sehingga membawa pertumbuhan signifikan bagi perusahaan. Pengguna LinkAja meningkat hampir mencapai 65% menjadi lebih dari 61 juta pengguna, dimana 73% penggunanya berada di area tier 2 dan 3. Sementara pengguna LinkAja Syariah sendiri mencapai 1,6 juta.

Memahami bahwa pandemi berimbas besar pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan pendampingan lebih untuk masuk ke dunia ekonomi digital. Beragam pelatihan virtual yang bertujuan untuk membangkitkan optimisme UMKM di tengah pandemi COVID-19 pun dilakukan. Hal ini membawa peningkatan jumlah merchant UMKM yang tergabung di LinkAja sebesar dua kali lipat dibandingkan tahun 2019.

Hingga saat ini, LinkAja telah dapat digunakan di lebih dari 900,000 merchant lokal yang tumbuh lima kali lipat  dari tahun sebelumnya, dan lebih dari 315.000 merchant nasional, yang bertambah sebanyak dua kali lipat dari tahun sebelumnya di seluruh Indonesia.

LinkAja juga saat ini menjadi alat pembayaran digital terlengkap untuk layanan transportasi publik dan online. Platform dompet digital ini bisa digunakan di 230 moda transportasi, 5,500 SPBU Pertamina, lebih dari 32.000 partner donasi digital, dan lebih dari 5000 e-commerce.Pencapaian LinkAja di tahun 2020

Di tahun 2021 LinkAja akan terus meningkatkan performa produk dan layanan yang dimiliki untuk memenuhi beragam kebutuhan masyarakat. Selain itu berbagai kerja sama strategis pun akan semakin diperluas dengan mengajak berbagai pihak bergabung dalam ekosistem linkAja.

“LinkAja optimistis bahwa tahun 2021 Indonesia akan menjadi lebih baik. Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha, kami percaya dengan kegigihan LinkAja dibantu dengan kepercayaan dan dorongan dari para mitra dan pengguna, tujuan besar bersama untuk kesejahteraan masyarakat akan tercapai,” tutup Haryati Lawidjaja.

Tinggalkan komen