Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Resmi Diluncurkan, ShopeePay Klaim Fitur E-Money Nomor 1 dengan Pertumbuhan Tercepat

2 680

Sebagai pemain baru dompet pembayaran digital, ShopeePay sangat agresif menjaring pelanggan dan meningkatkan transaksi. Bahkan sekarang mengklaim posisinya sebagai fitur e-money nomor 1 dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Uniknya, baru sekarang ShopeePay resmi diluncurkan. Padahal sejarah pembentukannya tidak bisa dibilang singkat.

SeaMoney Indonesia didirikan pada November 2015 sebagai bagian dari Sea Group yang berkantor pusat di Singapura. SeaMoney memiliki produk uang elektronik dengan merek dagang ShopeePay yang telah mendapatkan lisensi Bank Indonesia pada Agustus 2018.

Bisa dibilang, SeaMoney yang asal Singapura ini cukup jago sampai bisa mendapatkan lisensi. Karena Tokopedia dan Bukalapak saja yang perusahaan asal Indonesia gagal mendapatkan lisensi uang elektronik dari Bank Indonesia. Setelah itu, ShopeePay bisa menjadi salah satu metode pembayaran di platform Shopee sejak November 2018.

Untuk memperluas akses pembayaran, sejak Oktober 2019, ShopeePay mulai ekspansi dengan menyediakan pembayaran untuk ​merchant secara offline. Kemudian mulai agresif di ranah offline sejak Maret 2020, termasuk ditandai kerja sama dengan McDonalds pada April 2020.

Baca juga: Pengguna DANA Kini Bisa Investasi Emas Melalui Aplikasi

Peluncuran ShopeePay di Masa Pandemi

aplikasi shopeepaySetelah melalui proses uji coba dan perluasan merchant, Sea Money Indonesia resmi meluncurkan ShopeePay secara daring pada 25 Agustus 2020. Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, dengan diluncurkannya ShopeePay, pihaknya berkomitmen untuk senantiasa berkontribusi secara aktif terhadap pertumbuhan e-commerce dan e-payment. Di mana hingga saat ini, Indonesia masih memiliki potensi yang besar dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi digital dengan 76% transaksi masih dilakukan secara tunai.

“Sejalan dengan upaya kami dalam merevitalisasi perekonomian digital Indonesia, ShopeePay memiliki visi untuk mewujudkan dan mempercepat inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Eka.

Dijelaskan lebih lanjut, pandemi COVID-19 justru semakin mengakselerasi layanan digital seperti e-commerce dan pembayaran digital karena mengedepankan fitur contactless. Melihat hal tersebut, ShopeePay berhasil mencatatkan pertumbuhan paling pesat meski di tengah kondisi pandemi.

Bahkan, ShopeePay mengklaim posisinya sebagai fitur e-money nomor 1 dengan pertumbuhan terpesat di Indonesia. Hal ini didukung oleh data dari riset YouGov tentang jasa keuangan di mana ShopeePay masuk sebagai fitur layanan uang elektronik dengan pertumbuhan yang paling pesat sejak Maret 2020.

Pertumbuhan Transaksi Offline 6x Lipat

ShopeePay mencatat pertumbuhan transaksi offline 6x lipat dalam beberapa bulan terakhir, sejalan dengan ekspansi ShopeePay di pedagang online dan offline, juga dari integrasi dengan jutaan pedagang QRIS.
ShopeePay hadir di lebih dari 500 kota/kabupaten di Indonesia untuk mendorong inklusi keuangan di seluruh Indonesia terutama di kota-kota kecil, dengan transaksi di luar Jabodetabek meningkat lebih dari 8x dalam beberapa bulan terakhir.

ShopeePay bekerja sama dengan ratusan ribu merchant di Indonesia dari berbagai kategori, dari makanan dan minuman, fashion, ritel, layanan logistik, hingga beragam merchant online dan donasi. Fitur transfer ShopeePay mencatat peningkatan 5x lipat dalam beberapa bulan terakhir, yang menandakan penggunaan metode pembayaran digital yang meningkat di antara pengguna ShopeePay. Sebanyak 45% pesanan di Shopee Indonesia dibayar menggunakan ShopeePay, menandakan akselerasi pertumbuhan pembayaran digital seiring dengan pertumbuhan e-commerce.

Tata Martadinata, Head of Product Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menyampaikan peluncuran ShopeePay dengan komitmen yang sejalan dengan ASPI untuk menuju Indonesia Cashless Society yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk kebutuhan transaksi digital mereka.

“Kami berharap ShopeePay dapat senantiasa menghadirkan berbagai inisiatif dan program inovatif yang dikembangkan bersama Bank Indonesia dan ASPI, serta menjadi kontributor yang efektif secara signifikan dalam pengakselerasian ekonomi digital,” kata Tata.

Kampanye Semua Rp1 ShopeePay

Sebagai upaya untuk meningkatkan antusiasme masyarakat dalam bertransaksi non-tunai, ShopeePay menghadirkan berbagai program. Salah satunya melalui kampanye Semua Rp1 yang berlangsung selama empat minggu dari tanggal 18 Agustus – 9 September 2020.

Program ini merupakan kampanye terbesar ShopeePay sejak diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia untuk membangkitkan semangat positif dan meningkatkan antusiasme masyarakat di era new normal ini. Menghadirkan jutaan voucher potongan harga yang disediakan untuk seluruh masyarakat yang diharapkan dapat mendorong penetrasi adopsi transaksi digital.

Program ini tersedia di fitur Deals Sekitarmu yang terintegrasi di aplikasi Shopee, fitur inovasi O2O (online-to-offline) ShopeePay yang memungkinkan para pengguna untuk mengakses voucher diskon dan cashback yang sesuai lokasi terdekat para pengguna.

Menggandeng brand-brand ternama seperti McDonald’s, Burger King, Excelso, Kopi Kenangan, Alfamart, Superindo, Ramayana, dan berbagai merchant lainnya. Kampanye Semua Rp1 mengusung empat tema menarik setiap minggunya, yakni: MAKAN, JAJAN, BELANJA, dan SEMUA.

Peluncuran ShopeePay secara resmi di Indonesia yang didampingi oleh kampanye Semua Rp1, merupakan langkah awal penting dalam perjalanan ShopeePay sebagai layanan uang elektronik nomor satu dalam membangun ekosistem pembayaran digital yang kuat di Indonesia kedepannya.