Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Pengguna DANA Kini Bisa Investasi Emas Melalui Aplikasi

0 2.206

Berpikir untuk berinvestasi di masa pandemi? Maka Gizmo friends harus ekstra hati-hati dalam memilih instrumen yang tepat. Memberi dampak besar terhadap perekonomian secara global, pandemi Covid-19 telah menciptakan ketidakpastian dalam pasar modal dan keuangan, menyebabkan aset-aset investasi berisiko tinggi termasuk saham dan reksa dana yang berguguran.

Menanggapi situasi yang ada, investor kemudian menata ulang portofolio investasinya dengan menempatkan uang mereka ke instrumen yang lebih aman, bebas risiko serta dapat menjadi lindung nilai saat krisis melanda, yaitu emas. Untuk permudah investasi, DANA meluncurkan fitur DANA eMAS pada aplikasinya, dengan cara jual beli yang sangat mudah.

Berbeda dengan aset lain, harga emas dunia masih terus naik sehingga dapat mencetak rekor baru. Hal tersebut karena kesadaran masyarakat yang tinggi untuk memiliki tabungan berupa aset logam mulia, dengan nilai yang stabil dan likuid. Termasuk di pasar lokal, dimana harga emas Aneka Tambang naik lebih dari 30% sepanjang tahun (year-to-date).

Baca juga: Masa Pandemi, DANA Catat Kenaikan Transaksi 15% & Jumlah Pelanggan 40 Juta

DANA eMAS Hadir Untuk Pengguna DANA Premium

DANA eMAS

DANA bekerja sama dengan aplikasi investasi yaitu Pluang, untuk hadirkan fitur DANA eMAS sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin menabung atau berinvestasi emas. Sebagai platform dompet digital Indonesia, DANA telah menyadari meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi emas, namun masih terkendala masalah persyaratan maupun keamanan investasi mereka.

Menurut Vincent Iswara, CEO dan co-founder DANA, pihaknya melihat jika masyarakat mulai mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, dan memilih untuk berinvestasi jangka panjang dengan membeli emas. “Melalui fitur DANA eMAS yang ada di aplikasi DANA, pengguna DANA kini dapat memulai investasi emas secara daring dengan praktis, mudah, aman dengan investasi yang terjangkau tanpa biaya apapun,” jelasnya lewat sebuah rilis yang diterima Gizmologi (7/8).

Kehadiran fitur DANA eMAS ini juga sebagai upaya berkelanjutan DANA, untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai investasi dan mempercepat inklusi keuangan. Fitur ini diperuntukkan bagi pengguna akun DANA premium, jadi pastikan Gizmo friends sudah meningkatkan akunnya. Mudah kok, hanya lewat verifikasi KTP dan foto diri (selfie).

Setelah bisa mengakses fitur DANA eMAS dari halaman utama, pengguna bisa langsung membeli emas mulai dari 0,01 gram, alias kurang dari Rp10 ribu secara langsung, tanpa biaya tambahan. Selain kegiatan jual beli, pengguna DANA juga bisa membeli emas lewat program cicilan, mulai 3 bulan sampai 24 bulan.

Baik DANA dan Pluang sama-sama percaya bahwa kunci pemberdayaan adalah menciptakan produk yang tidak terlalu mengintimidasi, serta membangun keyakinan bahwa produk keuangan yang baik dapat dinikmati oleh siapapun juga. Bukan hanya segelintir orang tertentu saja.

Baca juga: JPMorgan: Bitcoin Digandrungi Milenial, Emas Disukai Investor Tua

Transaksi Lewat DANA eMAS Dijamin Aman dan Mudah

DANAPluang sendiri adalah sebuah merk dagang milik PT PG Berjangka, sudah resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Mereka berkomitmen untuk terus perluas akses ke produk finansial untuk masyarakat, dan bekerja sama secara berkala dengan regulator di Indonesia untuk mengamankan industri fintech.

“Kami percaya bahwa Indonesia memerlukan revolusi finansial yang dapat memperluas akses ke produk finansial terbaik, untuk konsumen kalangan atas maupun bawah,” kata Claudia Kolonas selaku co-founder dari Pluang. Menurutnya, semua orang berhak mempunyai tabungan demi masa depan yang lebih cerah Kerjasama keduanya bertujuan untuk penuhi visi dan misi tersebut.

Meski tidak menyediakan emas secara fisik saat penarikan maupun penjualan, investasi emas lewat DANA eMAS dijamin aman. Selain sudah terdaftar di BAPPEBTI, emas nasabah akan disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Dengan begitu, semua transaksi tercatat baik di aplikasi maupun di badan pemerintah berwenang.