Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Facebook Rilis Fitur Keranjang Belanja di WhatsApp Business

1 1.256

Facebook makin getol memonetisasi setiap platform yang dimilikinya. Facebook tentu yang paling banyak tempat untuk mendulang “cuan”. Kemudian Instagram yang pemasukan iklannya juga sangat tinggi sehingga Mark Zuckerber dan Facebook makin tajir. Kini saatnya memberdayakan aplikasi pesan instan yang diakuisisinya senilai USD 19 miliar. Salah satunya adalah menghadirkan fitur e-commerce di WhatsApp Business.

Meski cukup banyak e-commerce yang ada di Indonesia, tak sedikit dari masyarakat lebih memilih untuk transaksi langsung lewat profil yang gunakan akun WhatsApp Business. Alasannya bisa beragam; selain tak mau membuat akun di platform e-commerce, komunikasi hingga transaksi di WhatsApp terasa lebih cepat. Apalagi kalau smartphone-nya tak punya kapasitas memori yang besar. Sebelumnya, Facebook juga telah menghadirkan fitur Shop di Instagram yang mengubah antarmukanya agar pengguna melihat halaman belanja.

Facebook sendiri hadirkan WhatsApp Business agar pemilik usaha seperti UMKM dapat menampilkan tokonya secara virtual dengan lebih lengkap, berikan informasi tambahan seperti jam operasional, toko dan lainnya di dalam profil. Kali ini, WhatsApp Business kedatangan fitur baru yaitu Keranjang Belanja, bakal permudah proses pemesanan dan penjualan dalam aplikasi.
Baca juga: Gandeng MAFINDO, WhatsApp Hadirkan Chatbot Lawan Hoaks

Cara Gunakan Fitur Keranjang Belanja WhatsApp Business

https://youtu.be/UxrU9_087lk

Fitur ini bisa dimanfaatkan oleh pemilik toko, terutama mereka yang sediakan beragam jenis produk maupun layanan seperti restoran atau toko pakaian. Hadir dengan tombol khusus, pelanggan toko yang akses akun WhatsApp Business pemilik toko bakal bisa mengakses dan memilih beberapa produk yang disukai, dan mengirimkan pesanan tersebut sebagai chat kepada admin toko.

Caranya mudah dan simpel. Ketuk tombol yang ada di sebelah tombol panggilan di atas kanan tampilan obrolan, telusuri katalog yang disediakan oleh pihak toko. Setelah itu, pilih beberapa jenis item yang ingin didapatkan, bisa lebih dari satu. Masing-masing juga bisa diatur kuantitasnya sesuai kebutuhan. Kalau sudah, tinggal kirim daftar ke penjual.

Perlu diingat, fitur ini hadir hanya untuk mudahkan pelanggan dalam menyampaikan apa yang ingin mereka pesan. Setelah dikirim, pihak toko tetap harus mengonfirmasinya secara manual. Meski begitu, cukup memudahkan, terutama sudah langsung terintegrasi di WhatsApp Business.

WhatsApp Business Telah Dicoba ke UMKM

Fitur Keranjang Belanja WhatsApp Business

Pihak WhatsApp Business sendiri telah menghadirkan fitur ini secara uji coba ke beberapa pengguna, salah satunya Agradaya yang memiliki bisnis rempah dan bumbu berbasis berkelanjutan di Yogyakarta. Sebagai penerima akses awal, fitur Keranjang Belanja permudahkan pengelolaan pesanan pelanggan tanpa harus diskusi berkepanjangan. Minimalkan kemungkinan terjadi kesalahan pemesanan.

Ini adalah fitur baru kesekian yang sudah diluncurkan oleh WhatsApp, setelah beberapa pembaruan lain seperti kode QR, Label dan Balasan Cepat. Salah satu pengguna aktif WhatsApp Business, Jessica Yuri adalah pemilik bisnis Make A Whiz. Ia menyebutkan, timnya sangat menyukai fitur label di dalam platform WhatsApp Business.

“Kami selalu mengacu pada fitur label untuk memeriksa status pesanan. Fitur ini juga membuat kami lebih terorganisasi dan semakin cekatan dalam merespon pelanggan kami,” kata Jessica. WhatsApp sendiri selalu berupaya untuk sediakan dukungan inovatif bagi pemilik UMKM dengan cara yang paling praktis, sambil pertahankan prinsip sebagai aplikasi perpesanan pribadi dan privat.