Pengguna Apple Watch di Indonesia Sudah Bisa Akses Fitur Pemberitahuan Hipertensi, Begini Caranya

4 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Ketika memperkenalkan iPhone 17 Series pada akhir tahun lalu, Apple juga merilis tiga varian smartwatch terbarunya, yang masing-masing menyasar segmen harga berbeda. Dua di antaranya, yakni Apple Watch Series 11 dan Watch Ultra 3, janjikan fitur kesehatan terbaru yakni hypertension notifications atau pemberitahuan hipertensi. Dan fitur tersebut kini sudah bisa dinikmati oleh pengguna di Indonesia.

Sejak lama, Apple menghadirkan smartwatch tidak hanya sebagai perpanjangan notifikasi dari smartphone, melainkan sebagai perangkat yang mampu meningkatkan kualitas hidup penggunanya lewat fitur pelacakan kesehatan hingga aktivitas olahraga yang semakin komplit. Ketika memperkenalkan fitur pemberitahuan hipertensi, Apple sebutkan bila hipertensi kini telah menjadi faktor risiko utama yang bisa dicegah untuk serangan jantung, stroke, hingga penyakit ginjal.

Mengapa Apple hadirkan fitur kesehatan satu ini? Disebutkan bila hipertensi kini telah berdampak ke sekitar 1,4 miliar orang dewasa di seluruh dunia, dan kondisinya seringkali tidak terdiagnosis—karena berbeda dengan sejumlah penyakit lain, hipertensi tidak menimbulkan gejala spesifik. Dan tanda risikonya juga dapat terlewat bila hanya melakukan pemeriksaan sesekali dengan profesional seperti dokter.

Baca juga: Apple Rilis Pembaruan Software Untuk iPhone 5s, 13 Tahun Setelah Dirilis!

Cara Apple Kembangkan Fitur Pemberitahuan Hipertensi

Dalam mengembangkan fitur pemberitahuan hipertensi, Apple memanfaatkan machine learning hingga data training dari berbagai studi, melibatkan lebih dari 100 ribu peserta. Kemudian semua data tersebut divalidasi lewat studi klinis khusus, yang melibatkan lebih dari 2,000 peserta.

Dalam rilisnya Apple Watch saat itu, Harlan Krumholz, MD, SM, yang merupakan seorang ahli jantung dan ilmuwan di Universitas Yale serta Yale New Haven Hospital turut mengatakan bila hipertensi telah menjadi penyebab utama serangan jantung dan stroke yang dapat dicegah. “Membuat deteksi akurat menjadi mudah dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, dapat membantu orang mendapatkan perawatan lebih awal dan mencegah bahaya yang dapat dihindari.”

Saat itu, Apple sebutkan bila fitur ini siap tersedia di lebih dari 150 negara dan wilayah. Dan kini pengguna Apple Watch di Indonesia sudah bisa menikmatinya, namun dengan catatan tertentu. Kabar baiknya, tidak eksklusif untuk Apple Watch Series 11 dan Watch Ultra 3. Namun sayangnya, hanya tersedia untuk Series 9 ke atas atau Ultra 2 ke atas.

Dengan kata lain, meski Gizmo friends sudah menggunakan Apple Watch SE 3 yang notabene termasuk rilisan terbaru, masih belum bisa menikmati inovasi fitur kesehatan dalam genggaman satu ini. Bila Gizmo friends sudah menggunakan smartwatch yang kompatibel, fitur pemberitahuan hipertensi sudah bisa dinikmati sejak 28 Januari 2026, pastikan untuk memperbarui versi perangkat lunak terlebih dahulu.

Bantu Pengguna Untuk Menentukan Tahapan Berikutnya

Untuk mengaktifkan fitur pemberitahuan hipertensi, tergolong cukup mudah. Memanfaatkan data dari sensor jantung optik pada perangkat (yang kami duga menjadi alasan hanya tersedia di beberapa varian tertentu), Apple Watch akan menganalisis respons pembuluh darah terhadap detak jantung. Algoritma tersebut akan meninjau data secara pasif dalam kurun waktu 30 hari.

Nantinya, bila terdeteksi ada tanda-tanda hipertensi, Apple Watch akan memberi tahu penggunanya. Tujuannya tentu saja bukan untuk menggantikan diagnose dokter—melainkan dari notifikasi yang timbul, akan menyarankan pengguna untuk membuat perubahan gaya hidup atau mencoba berkonsultasi dengan dokter.

Apple juga menyarankan kepada pengguna yang mendapatkan pemberitahuan hipertensi untuk mencatat tekanan darah selama setidaknya 7 hari dengan alat ukur khusus, dan mencatat atau membawa hasilnya saat mengunjungi dokter. Sebagai informasi, terpantau harga Apple Watch Series 11 kini sudah turun, yakni mulai Rp6,1 jutaan.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version