Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Galaxy Movie Studio Gandeng Joko Anwar, Sharing Teknik Visual Storytelling

0 764

Bersamaan dengan consumer launch Galaxy S20 yang dilaksanakan mulai 6 Maret kemarin, Samsung Electronics Indonesia juga kembali hadir menyapa konsumennya yang punya passion dalam mencinptakan kreasi konten film pendek lewat Galaxy Movie Studio Offline Class. Acara tersebut dibawakan langsung oleh Joko Anwar, sutradara sekaligus penulis film Indonesia.

Ini merupakan Offline Class kedua yang diadakan oleh Samsung, setelah yang pertama dengan topik pre-production, production dan post production yang dibawakan oleh Yandy Laurens dan Sammaria Sari Simanjuntak. Untuk kali ini, Joko Anwar membawakan topik bahasan Visual Storytelling, dimana ia berbagi tips dan trik, serta teknis pengambilan gambar yang menarik dan bercerita, memaksimalkan smartphone yang digunakan.

Galaxy Movie Studio merupakan sebuah platform persembahan Samsung Electronics Indonesia dalam mendukung dan meningkatkan kemampuan pengguna dari membuat konten video biasa, menjadi konten video seperti film, dibantu oleh smartphone Samsung Galaxy.

Berdasarkan survei, 59,1% minat menonton didominasi oleh generasi muda, yang kebanyakan merupakan pelajar dan mahasiswa. Tingginya minat menonton film mendorong keinginan generasi muda untuk belajar lebih dalam mengenai pembuat konten layaknya film dengan memanfaatkan peralatan yang ada, salah satunya menggunakan smartphone.

Galaxy Movie Studio: Visual Storytelling

Galaxy Movie Studio

Joko Anwar menjelaskan, langkah awal seseorang ketika ingin membuat sebuah konten video berkualitas layaknya sebuah film ialah menguasai Director Treatment. Ini merupakan pedoman bagi sutradara dalam mendeskripsikan sebuah film yang terdiri dari camera movement, type of shot, angle camera serta story telling atau penyampaian cerita, agar dapat mengkomunikasikan skenario dalam bentuk visual kepada semua kru yang terlibat. Untuk itu, topik bahasan yang dibawakan adalah visual storytelling.

Ada banyak sekali poin yang bisa didapat ketika Joko menjelaskan proses visual storytelling. Di awal sesi, ia menyebutkan jika pembuatan film selalu dimulai dari skenario, dan 80% pembuat film berawal dari membuat film pendek.

Ketika sebuah skenario tulis berhasil dibuat, proses visualisasinya bisa melibatkan banyak departemen seperti make-up, pencahayaan, kostum, prop dan lainnya, bahkan untuk satu frame saja. Adalah tugas sutradara untuk menuangkan itu semua menjadi visual yang pas.

Seorang sutradara juga bertanggung jawab untuk mengarahkan kamera serta gerakan aktornya, atau yang disebut dengan pengarahan layar Ini akan menentukan arah fokus mata sampai psikologis penonton. Gerakan dari tiap sudut frame juga menunjukkan emosi, seperti contohnya, gerakan dari kiri ke kanan menggambarkan kenyamanan.

Proses visualisasi juga bisa diwujudkan melalui sketsa storyboard terlebih dahulu, atau animasi. Dan untuk mewujudkan set design atau latar film yang cocok, dibutuhkan visual artist untuk menciptakan CGI ketika hal-hal seperti properti tak bisa dibuat secara langsung. Tone warna dan juga mood board dibutuhkan untuk menentukan emosi dan mood sepanjang film.

Sutradara yang karyanya telah diakui di dalam negeri maupun internasional ini juga berkata kalau kamera yang digunakan tak selalu kamera profesional. Ada beberapa filmnya yang merupakan gabungan kamera film dan kamera dari Samsung Galaxy Note, disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Fitur-fitur yang dia senangi pada kamera Samsung Galaxy S20 Ultra, utamanya adalah Super Steady 2.0 serta perekaman 8K. Super Steady memungkinkan Joko untuk mengambil video super stabil meski tanpa tambahan alat apa pun. Joko juga mengatakan, meski format film saat ini masih 2K, perekaman video 8K di Samsung Galaxy S20 Ultra memungkinkannya untuk melakukan post-processing seperti cropping dengan lebih leluasa, tidak mengurangi kualitas video secara signifikan. Satu frame video 8K juga bisa dipotong menjadi beberapa foto beresolusi tinggi, yang kemudian bisa diteruskan ke bagian lain untuk menciptakan ide visual yang terbaik.

Baca juga: Menguak Teknologi Kamera di Samsung Galaxy S20 Series

Galaxy Movie Studio Online Class

Selain Offline Class, Galaxy Movie Studio juga menghadirkan Online Class yang bisa kamu akses di akun resmi YouTube Samsung Indonesia. Bila kamu memiliki minat untuk menjadi sutradara maupun produser film, kelas Galaxy Movie Studio yang diadakan oleh Samsung Electronics Indonesia ini tentunya wajib untuk terus kamu ikuti.


Beli smartphone Samsung di:

SAMSUNG ESTORE SHOPEE LAZADA BLIBLI Eraspace JD.ID