Honda Racing Simulator Championship Masuki Babak Final di Sirkuit Virtual Suzuka

Jakarta, Gizmologi – Setelah berlangsung sejak Agustus 2021, kini Honda Racing Simulator Championship (HRSC) musim kedua telah memasuki babak final. Ajang balap mobil virtual yang digelar sejak masa pandemi ini dihadirkan PT Honda Prospect Motor untuk menguji kemampuan para simracer (racer simulator).

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, lima seri telah berjalan dan di setiap serinya menunjukkan persaingan yang sangat ketat dari seluruh peserta dengan terus memunculkan juara-juara baru. “Kami yakin di babak final ini semua peserta akan memberikan seluruh kemampuan untuk mencapai performa terbaiknya,” ujarnya.

Sebanyak 105 peserta yang lolos tahap kualifikasi awal akan masuk ke dalam salah satu dari tiga kategori yang tersedia. Pada kelas Master, 35 peserta menggunakan model mobil New Honda Civic Type R. Sedangkan pada kelas Rising Star dan Rookie menggunakan model Honda Brio RS Urbanite yang terdiri dari masing-masing 35 peserta. Di musim ini, Honda Brio RS Urbanite untuk pertama kalinya tampil sebagai salah satu mobil di ajang balap virtual.

Kejuaraan HRSC 2 mengusung konsep balap Everyone Can Race and Everyone Can Win, dimana setiap peserta akan berlomba mengumpulkan poin di sepanjang 6 seri yang digelar di sirkuit virtual yang terdiri dari Sirkuit Baku, Sepang, Adelaide, Road Atlanta, Interlagos, dan Suzuka.

Baca juga: Review Project Cars Go: Game Balap Satu Sentuhan!

Pakai Program Simulator Rfactor 2

Honda Racing Simulator Championship (HRSC)Honda Racing Simulator Championship diklaim sebagai kejuaraan simulator balap online yang pertama kali digelar oleh sebuah pabrikan otomotif di Indonesia yang dimulai 2020 lalu. Sama seperti tahun lalu, pada HRSC 2, para peserta akan menggunakan program simulator balap dengan Rfactor 2. Program tersebut merupakan salah satu simulator balap dengan grafis dan sensasi berkendara yang paling mendekati nyata.

rFactor 2 adalah simulator balap komputer yang dibuat oleh perusahaan perangkat lunak independen asal Amerika, Image Space Incorporated. Kemudian sejak 2016 dikembangkan oleh Studio 397 yang belum lama ini diakuisisi oleh Motorsport Games. rFactor 2 dirilis untuk Windows pada tahun 2012 sebagai penerus rFactor. Game simulator ini dirancang untuk dimodifikasi dan digunakan oleh tim balap profesional untuk pelatihan pengemudi dan pengembangan mobil balap.

rFactor 2 dirancang untuk mensimulasikan semua jenis kendaraan multi-roda dari era apa pun termasuk kendaraan roda empat dan roda enam dengan memadukan fitur fisika canggih, suspensi, dan model ban. Perangkat ini telah menerima banyak pujian untuk simulasi dinamika kendaraan yang sangat maju dan akurat. Juga merupakan simulator yang lebih disukai untuk sebagian besar tim balap profesional, insinyur mobil dan pusat simulasi. rFactor2 juga mencakup sistem kendala baru yang memungkinkan simulasi fisika canggih seperti chassis flex. Sehingga menghilangkan kekakuan tak terbatas khas dari kendaraan virtual dan menggabungkan karakteristik sasis yang unik ke dalam penanganan dan kinerja mobil serta geometri suspensi yang sangat akurat dan laju roda.

Babak Final Honda Racing Simulator Championship (HRSC) 

Honda Racing Simulator Championship IndonesiaPara simracer siap berlaga di babak final ajang Honda Racing Simulator Championship (HRSC) yang diselenggarakan di virtual sirkuit Suzuka. Kompetisi yang akan diadakan pada tanggal 6 November 2021 ini juga dapat ditonton pada akun Youtube dan Facebook official Hondaisme yang akan dimulai pada pukul 19.30 WIB.

Pada kelas Master, perolehan poin tertinggi diraih oleh Andika Rama Maulana dengan total poin sebanyak 107 poin. Diikuti oleh Daffa Ardiansa di posisi kedua dengan total poin sebesar 79 poin dan posisi ketiga ditempati oleh Jaka Siswoyo dengan perolehan total 74 poin.

Sementara pada kelas Rising Star, poin tertinggi diraih oleh Billie Ebenhaezer dengan total poin sebanyak 71 poin. Posisi kedua diraih oleh Colin Lewi dengan total sebanyak 68 poin dan Jason Ciputra menempati posisi ketiga dengan total poin sebesar 68 poin.

Selanjutnya, pada kelas Rookie perolehan poin tertinggi diperoleh Rio Loho dengan total 66 poin. Disusul dengan Arya Sena dengan total poin sebanyak 60 poin dan Gilbert Eman dengan total poin sebanyak 59 poin.

Dengan total hadiah yang mencapai Rp 100 juta, para peserta akan mendapatkan hadiah berdasarkan pengumpulan poin masing-masing, sehingga peserta harus berusaha mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya yang akan diakumulasi pada seri terakhir. Pada kelas Master, peserta akan mendapatkan Rp 65.000,-/poin, kelas Rising Star Rp. 20.000,-/poin, dan kelas Rookie Rp. 10.000,-/poin.

Tiga peserta yang mengumpulkan poin terbanyak pada masing-masing kelas akan mendapatkan hadiah tambahan diluar dari hadiah perolehan poin. Untuk kelas Master, juara pertama akan mendapatkan tambahan hadiah sebesar Rp 5 juta, diikuti juara kedua sebesar Rp 3 juta dan juara ketiga sebesar 2 juta.

Sementara untuk kelas Rising Star, juara pertama akan mendapat tambahan hadiah sebanyak Rp 3 juta, juara kedua sebanyak Rp 2 juta, dan juara ketiga sebanyak Rp 1 juta. Lalu pada kelas Rookie, juara pertama akan mendapatkan tambahan Rp 2 juta, juara kedua 1.5 juta, dan juara ketiga Rp 700 ribu.

 

Tinggalkan komen