Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Huawei Gelar Penghargaan Film Smartphone Pertama di Asia Pasifik

0 395

Kamera smartphone makin andal, tidak hanya untuk memotret foto, tetapi juga merekam video. Bahkan, sudah bisa digunakan untuk membuat film pendek. Huawei pun merasa perlu untuk menantang para kreator berbakat membuat film pendek. Produsen smartphone asal China tersebut menggelar penghargaan Huawei Film Awards (HFA).

Ajang HFA ini merupakan kolaborasi Huawei dengan Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi The London School of Public Relations (LSPR) Jakarta. Prita Kemal Gani, Pendiri dan Direktur LSPR mengatakan pihaknya mendukung generasi muda para pembuat film untuk berkarya dalam membuat film-film pendek.

“Kami berharap ini menjadi awal dari kolaborasinya yang lebih besar antara LSPR dan Huawei untuk kemajuan Industri Film di Kawasan Asia Pasifik. Mahasiswa LSPR telah menghasilkan lebih dari 2000 film pendek selama beberapa tahun terakhir,” kata Prita saat jumpa pers di LSPR Bekasi.

Sementara Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei CBG Indonesia mengatakan festival Huawei Film Awards ini ingin menumbuhkan ketertarikan bakat kreatif di Indonesia dalam hal produksi film menggunakan smartphone. Para kreator ini bisa memperluas cakupan serta kebebasan mereka untuk menciptakan film yang memukau, serta menyediakan mereka jalan menuju dunia film smartphone.

Baca juga: Huawei Target Ciptakan 100.000 Digital Leader di Indonesia

Huawei Film Awards

Huawei Film AwardsUntuk pertama kalinya, pembuatan film smartphone dan kreator konten di Indonesia akan mendapatkan penghargaan atas film pendek yang mereka hasilkan dengan menggunakan teknologi Huawei mobile. Mereka bakal berkompetisi bersama pembuat film dari negara lainnya, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Huawei Film Awards mendorong pembuat film dan kreator konten untuk mengeksplor potensi artistik dan kreatif dalam menceritakan kisah. “Kami harap platform ini akan meningkatkan kolaborasi antara pembuat film, kreator konten, dan bakat lainnya di Indonesia, mendorong mereka untuk berbagi pengetahuan mengenai film, memamerkan kemampuan smartphone sinematografi mereka,” tambah Khing Seng.

Panel juri untuk Huawei Film Indonesia diisi oleh dua sutradara film terkemuka yauti Angga Dwimas Sasongko, sutradara dan produser pemenang berbagai penghargaan, serta Tompi, penyanyi kondang Indonesia.

Film yang diikut sertakan harus direkam sepenuhnya menggunakan smartphone Huawei mengikuti tema ‘Empowering Your Possibillities’. Peserta yang naskahnya terpilih akan mendapatkan alokasi biaya produksi dalam tiga tahap.

Pemenang Film Terbaik Asia Pasifik di Huawei Film Awards akan mendapatkan hadiah utama USD 20,000 (atau sekitar Rp 280 juta). Selain itu, seluruh biaya akomodasi ke Bangkok, Thailand untuk menghadiri seremoni penghargaan akan ditanggung oleh Huawei.

Huawei Film Awards kini dibuka untuk pendaftaran. Semua pembuat film smartphone dan kreator konten dapat mendaftarkan dirinya dari 15 Desember 2019 jam 10.59 PM hingga 15 Februari 2020. Pemenang HFA akan diumumkan pada 6 Maret 2020.