Huawei Merangsek di Posisi Ketiga Produsen Smartphone Terbesar di Dunia

Huawei memperlihatkan performa pertumbuhan yang signifikan sepanjang tahun 2016, di saat sebagian besar merek smartphone di dunia mengalami pertumbuhan yang stagnan. Berdasarkan laporan firma Counterpoint, secara global pengiriman smartphone telah mendekati 1,5 miliar unit yang mana sebanyak 30% di antaranya dikuasai oleh vendor-vendorsmarphone asal Tiongkok.

Laporan Counterpoint, yang berjudul ‘The Quarterly Market Minitor Q4 2016’, memperlihatkan pengiriman smartphone Huawei menduduki posisi ketiga setelah Samsung dan Apple dengan total pengiriman 139 juta unit per Tahun. Dari angka tersebut, total pengiriman untuk pasar luar negeri nyaris setara dengan pengiriman untuk pasar domestik Tiongkok, yaitu mencapai 45% dari total pengiriman. Peringkat keempat dan kelima sendiri ditempati oleh brand Tiongkok lainnya, yaitu Oppo dan Vivo.

Menurut data yang dikeluarkan oleh berbagai lembaga riset pemasaran seperti GfK, IDC, dan Counterpoint, Huawei memperlihatkan pertumbuhan signifikan di pasar global sepanjang tahun 2016. Pertumbuhan ini juga didorong oleh terobosan baru pada pasar-pasar utama.

Untuk pasar Eropa, perusahaan ini telah memperlihatkan kinerja performa yang diklaim sangat baik. Saat ini, Huawei telah dikenal sebagai merek premium yang memimpin pasar, baik dari segi pangsa pasar maupun visibilitas dari merek. Mereka juga mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan di pasar-pasar lain seperti Afrika Utara, Amerika Latin, dan Asia Tengah.huawei consumer

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri smartphone, Huawei akhirnya berhasil memenuhi ekspektasi konsumen dalam menyediakan teknologi penuh inovasi, baik dalam rupa produk, merek, pemasaran, pelayanan dan lainnya. Perusahaan telekomunikasi asal Negeri Tirai Bambu ini telah berhasil memposisikan diri sebagai merek yang diperhitungkan untuk hal perangkat keras dan perangkat lunak.

Dalam hal strategi dan eksekusi global, telah memimpin dan terus memperkuat kehadiran di pasar luar negeri sedini mungkin, berinvestasi untuk memperkuat strategi penjualan, paten, serta pemasaran produk, guna memastikan produk andalan dapat diluncurkan tanpa hambatan. Di sisi penjualan produk, menjalin kerjasama dengan beragam operator telekomunikasi di seluruh dunia.

Pada akhir tahun 2016, Huawei Consumer Business Group telah mengantongi lebih dari 11.000 paten dan manambahkan setidaknya 1.500 paten baru setiap tahunnya. Selain itu juga telah menandatangani rangkaian perjanjian hak kekayaan intelektual dengan pemain besar di industri telekomunikasi, seperti Ericsson, Qualcomm, dan Nokia. Perihal strategi pemasaran, Huawei telah membangun kerjasama dengan merek-merek ternama dan terdepan di industrinya, seperti Leica dan Porsche Design.

Huawei terus fokus dalam pengembangan teknologi-teknologi baru dan berkerja sama dengan ahli-ahli di seluruh dunia untuk merealisasikan visi dan misi perusahaan. Perusahaan asal Tiongkok ini juga tidak berhenti  melakukan riset di bidang teknologi komunikasi, artificial intelligence, dan virtual reality. Alhasil, Huawei terbukti mampu bersaing dalam hal desain, performa, dan fitur unggulan yang mempertegas kehadiran dan memperkuat kedudukannya di posisi ketiga pada pasar global.

 

 

Tinggalkan komen