Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

HP Gandeng JD.ID Hadirkan Laptop Joy 2 Harga Rp3 Jutaan

Bukan lagi pemandangan yang asing melihat pekerja kantoran membawa laptop di luar ruangan. Tren bekerja dimana pun tanpa mengenal sekat ruangan semakin akrab di kalangan pekerja zaman kini. Untuk memenuhi tuntutan mobilitas pekerja dengan tetap memperhatikan kinerja perangkat, laptop HP Joy 2 dirilis dengan bermitra dengan JD.ID.

Laptop HP Joy 2 resmi diluncurkan pada Selasa, 2 Oktober 2018, di Jakarta, dengan menggandeng JD.ID. Untuk menggenjot penjualan, laptop HP Joy 2 dijual eksklusif melalui situs e-commerce tersebut dengan harga Rp3.999.000 melalui varian warna perak nan elegan.

Dody Wijaya, Head of Computer & Laptop Category JD.ID mengatakan laptop HP Joy 2 hadir agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan komputer jinjing yang berkualitas dan asli.

Menggandeng JD.ID, bagi HP Indonesia, merupakan strategi mengikuti pola pembeli zaman sekarang yang mendambakan kemudahan dari offline ke online.

Related Posts
1 daripada 7

“Sebagai bagian dari rencana yang lebih besar untuk memperluas jangkauan kami kepada pelanggan, baik di saluran offline maupun online serta mitra eTail, kerja sama kami dengan JD.ID bertujuan untuk mempermudah masyarakat Indonesia dalam mendapatkan inovasi untuk kehidupan yang lebih baik dan berkualitas,” kata David Tan, Presiden Director HP Indonesia.

Spesifikasi lengkap HP Joy 2

Laptop HP Joy 2 dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pekerja kantoran dengan ruang gerak dinamis sehingga membutuhkan laptop dengan performa tinggi. Laptop HP Joy 2 memiliki desain yang tipis nan elegan dilengkapi prosesor AMD A4, penyimpanan cepat 128GB M.2 SSD, memori 4 GB dan layar HD 14 inci.

Baca juga: Review HP Spectre 13: Ultrabook Tipis yang Keren dan Powerful

Merilis laptop HP Joy 2 dengan harga terjangkau dengan spesifikasi inti yang sudah mumpuni tersebut sejalan dengan hasil survei Penggunaan Teknologi Informasi 2017 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Dari survei tersebut diketahui 21,63% responden memiliki laptop, sebagian besar pengguna laptop tersebut adalah pekerja yang masih baru atau mahasiswa di perguruan tinggi. Tren ini telah mengubah cara konsumen menggunakan teknologi dan telah menciptakan suatu kebutuhan untuk akses terus-menerus terhadap informasi dan pengetahuan untuk menyambut dan mengisi era ekonomi digital.