Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Review HP Spectre 13: Ultrabook Tipis yang Keren dan Powerful

83%
Awesome

HP Spectre 13

Bagi pekerja yang mobilitasnya tinggi, laptop inimenghadirkan user experience menyenangkan. Waktu booting cepat, tanpa gangguan lag saat digunakan untuk melakukan aktivitas harian. Ditunjang dengan dimensi tipis dan bobot ringan. Namun laptop ini kurang cocok. bagi para gamers maupun kreator video.

  • Design
  • Display
  • Performance
  • Features
  • Multimedia
  • Battery

Saat menginginkan laptop premium yang tipis dan stylish, biasanya pilihan langsung tertuju ke MacBook besutan Apple. Namun, karena berbagai alasan, tak semua orang suka atau merasa butuh dengan produk buatan Apple. Jika sudah begini, salah satu alternatif yang patut dilirik adalah HP Spectre 13 yang masih berada di ekosistem platform Windows.

Di generasi pertama yang dirilis pada pertengahan 2016, laptop ini banyak dipuji kalangan reviewer gadget karena performa dan penampilannya. Selanjutnya, HP merilis generasi keduanya di akhir tahun 2017 yang mengusung sejumlah peningkatan, baik dari segi fitur maupun spesifikasi.

Nah, daripada penasaran seperti apa ultrabook anyar dari HP ini, yuk simak review HP Spectre 13-af519TU berikut ini.

Desain 

Desain HP Spectre 13

HP Spectre 13 merupakan varian laptop paling tipis yang dimiliki oleh produsen asal Amerika Serikat ini. Tim engineer HP berhasil merancang sebuah laptop yang tidak sekadar sebagai perangkat komputasi semata, namun diberi sentuhan desain berkelas, dengan perhatian pada detail yang tinggi.

Laptop ini tampil mempesona dengan desainnya yang tipis dan stylish, namun performanya tetap bisa diandalkan. Dari segi dimensi, desain Spectre 13 bahkan lebih tipis dari MacBook Pro 13 inci.

Sebagai perbandingan, HP Spectre 13 memiliki ketebalan 10,4mm, sedangkan MacBook Pro 13 inchi tebalnya 14mm. Dari segi bobot pun lebih ringan. Bobot Spectre 13 hanya 1,1 kg jika dibandingkan dengan MacBook Pro 13 inci yang mencapai 1,3 kg.

Dilihat dari penampilannya, laptop ini memiliki garis desain tegas yang terlihat dari tepian perangkat dengan sudut sedikit membulat. Perangkat ini didominasi warna putih dengan sentuhan warna perak keemasan di sisi kanan, depan, kiri perangkat, serta di sisi belakangnya. Sentuhan warna keemasan menjadi ciri khas dari HP Spectre. Itu membuat HP Spectre 13 terkesan elegan sekaligus kokoh.

Di sisi lain, pemilihan warna putih membuat laptop ini jadi terlihat mudah kotor. Jadi, jika kamu termasuk yang kurang bisa merawat kebersihan, termasuk bekerja sambil makan cemilan, maka laptop ini kurang cocok untukmu. Karena keyboard akan cepat kotor.

Berbicara mengenai keyboard, konsep yang dihadirkan memang mirip seperti di iMac terutama karena warnanya sama-sama putih. Laptop dengan form factor tipis biasanya keyboard-nya tidak enak, seperti mengetik di atas papan. Namun kesan itu hilang di HP Spectre 13 ini karena punya travel distance 1,3 mm sehingga efek membal masih enak.

Keyboard mampu menghadirkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan. Mengetik terasa nyaman dengan tombol yang empuk, menyuguhkan umpan balik taktil. Sehingga, tidak merasa cepat lelah saat mengetik dalam jangka waktu lama.

Layar 

Layar HP Spectre 13

Bagian menarik selanjutnya adalah pada layar. Dengan bodi yang super tipis, HP Spectre 13 memiliki layar 13 inci yang dikelilingi oleh bezel tipis sehingga ukuran bodinya lebih ringkas.

Nah, layarnya yang memakai jenis FHD IPS micro-edge WLED-backlit tersebut memiliki resolusi Full HD (1920 x 1080). Kabar baiknya, ada opsi resolusi 4K yang bakal lebih memanjakan mata untuk menikmati konten multimedia, tentu dengan harga lebih mahal lagi.

Tak hanya itu saja, layarnya ini juga bukan sembarang layar sentuh seperti laptop pada umumnya, namun telah memiliki dukungan multi touch. Sehingga bakal lebih asyik untuk bermain game maupun membuat desain. Layar sentuhnya juga telah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass NBT yang memberi rasa aman, tidak perlu khawatir terkena goresan.

Namun sayangnya, laptop ini tidak bersifat convertible alias diubah fungsinya menjadi tablet atau sejenisnya. Kita tidak bisa memutar layar 360 derajat agar bisa seperti tablet, bahkan 180 derajat saja tidak bisa.

Ya, layar laptop ini hanya bisa dibuka sampai 120 derajat saja, seperti laptop konvensional pada umumnya. Padahal fungsi layar sentuh akan lebih maksimal di laptop convertible. Nah, jika ingin yang bisa diputar, HP memiliki versi lain yaitu Spectre X360.

Port & Konektivitas

Port dan konektivitas di HP Spectre 13

Masih ada lagi yang menarik perhatian dari laptop ini. Karena mengejar ketipisannya, kamu tidak akan menemukan port atau tombol apapun di sisi perangkat baik di sebelah kiri maupun kanan.

Sebagai gantinya, HP memusatkan penempatan port di sisi belakang perangkat, yang dihiasi oleh warna perak keemasan berlabelkan Spectre yang mewah. Di sini, terdapat jack audio di bagian kiri, dan tiga port USB di sebelah kanan.

Rinciannya adalah dua port Thunderbolt 3 yang mampu menghantarkan transfer data hingga 40 Gb dan satu buah port USB Type C standar dengan transfer data sampai 5 Gb/s. Posisi port di belakang ini membuat kamu butuh waktu ekstra jika mau mencolokkan perangkat.

Lalu, dimana tempat untuk mencolokkan kabel power? Ini yang asyik. HP Spectre 13 tidak menyediakan port khusus untuk charge baterai yang pasti bakal menambah tempat dan mengurangi estetika.

Sebagai gantinya, port USB Type C dan Thunderbolt tersebut berfungsi tidak hanya untuk transfer data, tetapi juga untuk mengisi daya. Konsepnya persis seperti di smartphone. Sehingga tak perlu khawatir lagi jika baterai laptop kamu habis tetapi lupa tidak bawa charger laptop, karena bisa mengecas dengan charger USB Type C yang biasa buat smartphone. Walaupun tentu kapasitas dayanya berbeda.

Di sisi lain, HP Spectre 13 ini seperti seperti memaksa penggunanya untuk benar-benar beralih ke USB Type C untuk koneksi antar perangkat. USB Type C memang menawarkan banyak kelebihan, selain transfer data lebih cepat juga lebih universal.

Bagaimana jika ingin mencolokkan USB Flash Disk? Mau tidak mau kita harus selalu membawa kabel adaptor converter USB type-C ke type-A (sudah tersedia pada kemasan penjualan) yang tentu agak merepotkan. Demi body yang tipis ini juga, tidak ada slot untuk memasukkan micro SD. Terkadang untuk tampil keren, memang ada beberapa hal yang dikorbankan.

Related Posts
1 daripada 37

Sementara itu dalam hal konektivitas, ultrabook ini telah mendukung Bluetooth 4.2 Combo dan jaringan WiFi 802.11a/b/g/n/ac (2×2) dengan adapter Intel Dual Band Wireless AC 8265 yang mendukung MU-MIMO. Teknologi ini memungkinkan kecepatan transfer data lebih cepat ketika beberapa perangkat terhubung secara bersamaan.

Namun, HP masih belum menawarkan dukungan WWAN pda Spectre 13 ini. Jika ada, tentu bakal lebih keren lagi karena memungkinkan untuk menghadirkan opsi konektivitas ke internet via kartu SIM dan jaringan LTE.

Fitur

Fitur HP Spectre 13

Pada paket pembelian, HP Spectre 13 sudah terinstall dengan Windows 10 Home 64 Bit. Kalau kamu termasuk geek dan tidak suka Windows, bisa juga menginstall sistem operasi Linux.

Semua fitur Windows 10 tentu bisa dinikmati di sini seperti Windows Multi-task, akses Xbox One, Cortana, dan sebagainya. Dengan layar sentuh, kamu bisa memanfaatkan stylus Pen yang memungkinkan untuk membuat sketsa serta menggambar dengan tinta digital agar menyelesaikan lebih cepat, dan lebih natural.

Mengenai dukungan multimedia, laptop ini memiliki speaker ganda berteknologi dari Bang & Olufsen dan diperkuat dengan HP Audio Boost. Dengan nama besar Bang & Olufsen, tentu kita berharap kualitas audio yang berkelas. Namun sayangnya itu tidak bisa dirasakan secara maksimal di sini.

Bahkan lebih bagus laptop saya, Asus VivoBook Flip 14 yang harganya jauh lebih murah dari HP Spectre 13. Dugaan saya, ini karena lagi-lagi mengejar ketipisan perangkat, sehingga ruang untuk speaker pun juga tidak bisa maksimal. Kualitas suaranya termasuk biasa saja, nyaring dengan treble yang kuat, namun dengan bass yang kecil sehingga dentuman kurang nendang.

Ada lagi yang menjadi catatan di ultrabook ini yaitu dalam hal keamanan data. Kamu tidak akan menemukan pemindai sidik jari (fingerprint scanner) maupun bentuk identifikasi biometrik lainnya. Padahal teknologi ini sudah banyak diadopsi laptop kelas menengah ke atas untuk meningkatkan keamanan, memastikan hanya pemilik sah yang bisa mengaksesnya. Dalam hal ini, HP Spectre 13 hanya mendukung TPM (Trusted Platform Module) saja.

Performa

Bagian penting dari laptop adalah dapur pacunya. HP Spectre 13 mengusung chip Intel generasi terbaru, Core i7 generasi ke-8 (Kaby Lake) dengan jumlah core prosesor yang lebih tinggi. Kapasitas memori RAM maksimal juga telah ditingkatkan, dari 8 GB di pendahulunya, kini menjadi hingga 16 GB LPDDR3, walau varian RAM 8 GB tetap disediakan.

Media penyimpanan memakai SSD dengan kapasitas 512 GB. Jenis penyimpanan SSD (Solid State Disk) memastikan proses pengolahan data yang lebih cepat dibanding harddisk (HD).

Dalam pengujian, laptop ini mampu menyuguhkan performa baik selama penggunaan dalam aktivitas komputasi harian. Aktivitas ini mencakup akses peramban dengan beberapa tab sekaligus, membuka aplikasi dokumen dan lainnya.

Pada saat booting-pun prosesnya sangat cepat, hanya 6 detik, sebagai efek dari penggunaan SSD. Melakukan multi-tasking seperti menjalankan aplikasi edit foto, mengetik di aplikasi Document dan membuka banyak tab di peramban tidak terganggu oleh lag.

Saat dipakai untuk menonton video, layar laptop mampu menyuguhkan tampilan gambar jernih, tajam dan kaya warna. Tak hanya memanjakan mata, kemampuan layar sentuh memiliki tingkat responsivitas yang baik.

Sayangnya, HP Spectre 13 tidak dibekali dengan kartu grafis (GPU) khusus (dedicated). Grafisnya memakai Intel UHD Graphics 620 yang terintegrasi dengan mesin CPU. Sehingga kurang cocok jika dipakai untuk aktivitas yang membutuhkan performa grafis tingkat tinggi.

Untuk urusan baterai, daya tahannya tidak bisa dibilang istimewa. Dalam pengujian, baterai HP Spectre 13 bertahan selama 6 jam saat digunakan untuk aktivitas komputasi biasa. Ini berarti kamu harus membawa kabel charger kemanapun pergi.

Untungnya, kabel dengan power supply 65-watt mampu mengecas daya dengan cepat berkat teknologi fast charging. Baterai bisa terisi 50% dalam waktu 30 menit dan untuk pengisian penuh membutuhkan waktu sekitar 100 menit.

Kesimpulan

HP Spectre 13 adalah laptop istimewa. Perangkat ini masuk dalam jajaran laptop papan atas (high-end) yang menyuguhkan spesifikasi kelas tinggi, dibalut dengan desain mewah.

Perangkat lebih ditujukan bagi para profesional muda yang memiliki mobilitas tinggi. Perangkat ini akan mampu melakukan tugasnya dengan sangat maksimal pada profil pengguna seperti itu. Selalu menenteng laptop kemanapun pergi dan sering dibuka tutup sehingga butuh akses yang cepat.

Laptop ini mampu menghadirkan user experience menyenangkan, berkat waktu booting cepat dan tanpa gangguan lag saat digunakan untuk melakukan aktivitas harian. Apalagi ditunjang dengan dimensi tipis dan bobot ringan yang membuatnya sangat cocok dibawa bepergian.

Namun jika kamu adalah tipe orang yang kecanduan bermain game ataupun content creator yang perlu untuk mengedit video setiap hari, laptop ini tidak terlalu cocok. Karena tidak memiliki kartu grafis yang dedicated.

Spesifikasi HP Spectre 13

Klik pada gambar untuk spesifikasi lengkap

General

  • Device Type
    Notebook Touchscreen
  • Model / Series
    HP Spectre x360 Conv 13-ac049TU INDO (Silver)
  • Released
    15 Desember, 2017
  • Status
    Available
  • Price
    IDR 24.699.000

Platform

  • Processor
    Intel® Core™ i7-8550U (1.8 GHz base frequency, up to 4 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 8 MB cache, 4 cores)
  • VGA (Graphic Card)
    Intel® UHD Graphics 620 (integrated)
  • RAM (Memory) RAM (Random Access Memory) is a type of computer memory that can be accessed randomly, any byte of memory can be accessed without touching the preceding bytes that allows information to be stored and accessed quickly from random locations. RAM is the most common type of memory found in computer systems, smartphones, tablets and other electronic devices.
    16 GB LPDDR3-2133 SDRAM (on board)
  • Storage Internal Storage is a data storage space (flash memory) mostly used in smartphones, tablets and other electronic devices where operating system, apps, music, photos, videos, files and other user data Is stored.
    512 GB PCIe® NVMe™ M.2 SSD
  • Operating System OS => Every computer system run on a base software called Operating System (OS). Operating System controls all basic operations of the computer (such as smartphone, PDAs, tablet computers and other handheld devices). The Operating System allows the user to install and run third party applications (apps), apps are used to add new functionality to the device.
    Windows 10 Home Single Language 64

Body

  • Dimensions
    30.82 x 22.42 x 1.04 cm, bobot 1,11kg
  • Display
    13.3" diagonal FHD IPS micro-edge WLED-backlit touch screen with Corning® Gorilla® Glass NBT™ (1920 x 1080
  • Battery
    4-cell, 43.7 Wh Li-ion polymer, power supply 65 W AC Adapter

Connectivity

  • Webcam
    Yes
  • Bluetooth Bluetooth is a wireless communications technology for exchanging data between mobile phones, headsets, computers and other network devices over short distances without wires, Bluetooth technology was primarily designed to support simple wireless networking of personal consumer devices.
    Bluetooth® 4.2 Combo
  • Wi-fi Wi-Fi is a popular wireless networking technology using radio waves to provide high-speed network connections that allows devices to communicate without cords or cables, Wi-Fi is increasingly becoming the preferred mode of internet connectivity all over the world.
    Intel® 802.11a/b/g/n/ac (2x2) Wi-Fi and
  • NFC NFC (Near field communication) is a set of standards for smartphones and similar devices to establish peer-to-peer radio communications with each other by touching them together or bringing them into proximity, usually no more than a few inches.
  • I/O Interface
    1 headphone/microphone combo; 1 RJ-45; 1 USB 3.1 Type-C™ (Data Transfer up to 5 Gb/s, DP1.2, HP Sleep and Charge); 1 VGA; 2 Thunderbolt™ 3 (Data Transfer up to 40 Gb/s, Power Delivery, DP1.2, HP Sleep and Charge)

Other

  • Audio
    Bang & Olufsen; HP Audio Boost; Quad speakers
  • Features
    - ENERGY STAR® certified; EPEAT® Silver registered
    - Full-size island-style backlit keyboard
Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan Balasan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

%d blogger menyukai ini: