Jakarta, Gizmologi – Berbagi file lintas ekosistem selama ini selalu jadi kendala, terutama antara perangkat Apple dan Android. Fitur seperti AirDrop dikenal cepat dan praktis, tapi terbatas hanya di perangkat Apple saja.
Di sisi lain, Android punya Quick Share yang juga mengandalkan koneksi nirkabel untuk transfer file cepat. Sayangnya, kedua sistem ini sebelumnya berjalan di jalur masing-masing tanpa bisa “bertemu”.
Kini situasinya mulai berubah. Lewat pembaruan terbaru, pengguna Android. terutama di lini Pixel terbaru mulai bisa mendeteksi perangkat iOS dalam proses berbagi file. Meski belum sepenuhnya seamless, ini jadi langkah awal menuju interoperabilitas yang lebih terbuka.
Baca Juga: Meta Akui Masih Berdiskusi dengan Komdigi Terkait PP Tunas
Cara Menghubungkan AirDrop ke Quick Share

Untuk mulai berbagi file dari iPhone ke Android (atau sebaliknya), pengguna perlu memastikan fitur Quick Share di Android sudah aktif > Masuk ke pengaturan > lalu ubah visibilitas menjadi “Everyone for 10 minutes” agar perangkat lain bisa mendeteksi.
Setelah itu, buka menu berbagi file di iPhone menggunakan AirDrop seperti biasa. Jika perangkat Android sudah terdeteksi, nama perangkat tersebut akan muncul sebagai salah satu opsi penerima file.
Sebaliknya, pengguna Android juga bisa mengirim file melalui Quick Share dan memilih perangkat iOS yang muncul di daftar. Proses ini bekerja dua arah, meski tetap membutuhkan pengaturan tertentu agar perangkat bisa saling terlihat.
Kenapa Sekarang AirDrop Bisa ke Android?

Perubahan ini tidak lepas dari tekanan regulasi, terutama dari Uni Eropa lewat Digital Markets Act (DMA). Regulasi ini mendorong perusahaan teknologi untuk membuka interoperabilitas antar platform, termasuk dalam hal berbagi file.
Meski teknologi di balik AirDrop yang dikenal dengan Apple Wireless Direct Link (AWDL) bersifat tertutup, banyak pihak menilai Apple mulai “melonggarkan” sebagian aksesnya. Tujuannya agar tetap patuh terhadap aturan tanpa harus sepenuhnya membuka sistem mereka.
Namun, implementasi saat ini masih jauh dari sempurna. Tidak semua fitur tersedia, seperti berbagi hanya ke kontak tertentu yang masih eksklusif di ekosistem Apple. Selain itu, koneksi lintas platform ini juga bersifat sementara dan perlu diaktifkan ulang secara manual.
Meski begitu, langkah ini tetap menarik. Untuk pertama kalinya, berbagi file antara iPhone dan Android terasa lebih mendekati seamless. Tinggal menunggu apakah ke depannya kolaborasi ini benar-benar berkembang, atau tetap setengah jalan seperti sekarang.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



