Jakarta, Gizmologi โ Kecanggihan smartwatch masa kini tidak hanya membuat penggunanya bisa mendapatkan notifikasi secara real-time dari smartphone, namun juga sebagai asisten kesehatan virtual. Baru-baru ini, Samsung hadirkan fitur Irregular Heart Rhythm Notification ke 13 negara, termasuk Indonesia lewat Galaxy Watch terbaru.
Dalam beberapa pekan ke depan, Samsung memang tengah mempersiapkan peluncuran smartphone foldable terbarunya, dikabarkan juga bakal dibarengi dengan seri tablet terbaru. Tak hanya itu, rumor terkait ketersediaan Galaxy Watch 6 Series juga mulai bermunculan. Baik harga yang ditawarkan, maupun perubahan desain yang akhirnya membawa ciri khas generasi lawas.
Pada beberapa seri Galaxy Watch terakhir, Samsung telah menyematkan sejumlah sensor canggih yang bisa digunakan untuk membantu pengguna lakukan pemantauan kesehatan lebih mudah. Irregular Heart Rhythm Notification nantinya bakal hadir lewat aplikasi Samsung Health Monitor, melengkapi fitur kesehatan lainnya seperti pemantauan tekanan darah maupun elektrokardiogram alias ECG yang sudah tersedia.
Baca juga:ย Desain & Harga Galaxy Watch 6 Series Ikutan Bocor, Kembali Punya Rotating Bezel
Berikan Insight Lebih Lengkap Untuk Para Pengguna Galaxy Watch

Irregular Heart Rhythm Notification atau IHRN sendiri bakal mampu mendeteksi denyut jantung yang berpotensi mengarah pada atrial fibrillation atau AFib. Fitur ini bisa membantu pengguna Galaxy Watch untuk memahami kondisi kesehatan jantung lebih komprehensif, sebagai pemberitahuan awal untuk mencegah penyakit yang lebih serius.
Hon Pak, VP & Head of Digital Health Team, MX Business, Samsung Electronics mengatakan bila pihaknya berkomitmen mendukung penggunanya mendapatkan informasi mengenai kesehatan jantung, yang masih menjadi salah satu penyebab kematian utama. โKami pun akan terus mencari cara-cara baru untuk membantu pengguna Galaxy Watch mendapatkan insight yang lebih dalam terhadap kesehatan dan kebugaran mereka dengan mudah, baik siang maupun malam.โ
Bakal hadir di 13 negara termasuk Indonesia, negara lain yang bakal mendapatkan pembaruan fitur Irregular Heart Rhythm Notification adalah Argentina, Azerbaijan, Ekuador, Georgia, Guatemala, Hong Kong, Indonesia, Kosta Rika, Republik Dominika, Panama, UEA, Amerika Serikat dan Korea Selatan. Setelah berhasil disetujui oleh Ministry of Food & Drug Safety di Korea Selatan pekan lalu dan FDA dari Amerika Serikat.
Terintegrasi dengan fungsi pemantauan ECG, fitur Irregular Heart Rhythm Notification bakal terus memantau denyut jantung yang ireguler dan memberi peringatan kepada penggunanya akan potensi AFid. Bersama fitur kesehatan lainnya seperti pemantauan tekanan darah dan denyut jantung, pengguna Galaxy Watch bakal mendapatkan insight yang lebih lengkap terkait kesehatan kardiovaskuler.
Irregular Heart Rhythm Notification Juga Bakal Hadir Untuk Pengguna Seri Sebelumnya

Lantas kapan fitur pemantauan kesehatan baru ini tersedia? Fitur Irregular Heart Rhythm Notification bakal tersedia pertama kali di Galaxy Watch seri mendatang yang bakal diluncurkan tahun ini, menjadi bagian dari One UI 5 terbaru. Tanpa menyebutkan secara spesifik, bisa jadi fitur tersebut bakal debut di Galaxy Watch 6 Series yang siap rilis akhir Juli.
Namun untuk para pengguna Galaxy Watch lainnya, tidak perlu bersedih. Sebab fitur Irregular Heart Rhythm Notification juga bakal dihadirkan ke seri-seri sebelumnya, yakni Galaxy Watch 4 ke atas. Setidaknya tidak wajib upgrade hanya untuk mendapatkan sebuah fitur yang semakin lengkap untuk pemantauan kesehatan pribadi satu ini.
Dari bocoran yang sudah beredar, kabarnya Galaxy Watch 6 Series bakal hadir dalam dua varian berbeda. Khusus varian Classic, Samsung kembali menyematkan rotating bezel alias bezel yang bisa diputar, mempermudah navigasi di dalam UI-nya.
ย
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



