Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

JOOX Ajak Masyarakat Lebih Mindful Selama Pandemi

1 496

Sudah sekitar enam bulan lamanya, masyarakat dihadapkan dengan situasi pandemi yang hingga saat ini sama sekali belum mereda. Kondisi yang penuh dengan ketidak pastian ini membuat sebagian dari kita mudah resah, terutama ketika juga harus berdiam di rumah demi memutus rantai persebaran virus. Semakin sedikit sumber hiburan yang tersedia.

Selain menonton film atau serial, yang bisa menjadi alternatif hiburan adalah dengan mendengarkan musik, lewat berbagai platform streaming yang tersedia. Salah satu platform terdepan di Asia, JOOX baru saja meluncurkan sebuah kampanye bertajuk ‘Ikut #KataHati’, mengajak masyarakat Indonesia untuk mendengarkan, mengikuti dan mengekspresikan kata hati melalui musik.

Dengan begitu, diharapkan agar masyarakat mampu mengendalikan diri, serta merespon situasi yang tidak pasti dengan lebih tenang. JOOX telah menyiapkan playlist yang dikurasi khusus untuk menemani setiap kondisi, serta fitur-fitur interaktif yang menghibur. JOOX berkomitmen untuk menjadi social entertainment platfom yang hadir menemani pengguna di setiap momen kehidupan.

Baca juga: Fitur JOOX Quick Sing Mungkinkan Pengguna untuk Karaoke Di Rumah

JOOX Ajak Anak Muda Pegang Kendali Terhadap Diri Sendiri

JOOX KataHati

Dalam konferensi virtual yang diadakan Rabu (16/9), Head of Marketing JOOX Indonesia, Yuanita Agata menyampaikan bila dengan kampanye ‘Ikut #KataHati’, JOOX ajak anak muda Indonesia untuk lebih mindful, peka dengan dirinya sendiri, dan dapat memegang kendali terhadap respons mereka. “Jangan dengerin kata orang atau suara-suara di luar, yuk ikut dan dengerin kata hati,” tambah Yuanita.

Sejak awal pekan, PSBB ketat kembali diterapkan di Jakarta. Adanya batasan interaksi sosial, ditambah dengan kondisi yang tidak pasti dapat menyebabkan rasa cemas berlebih, stres dan kejenuhan. Tentunya hal-hal tersebut dapat mempengaruhi konsentrasi serta produktivitas masyarakat selama berkegiatan dari rumah.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir seorang praktisi mindfulness, Adjie Santosoputro, yang menyebutkan bila musik bisa menjadi medium untuk memahami dan ekspresikan kata hati. Praktik mindfulness adalah dengan menyadari apa yang terjadi di dalam pikiran dan perasaan, menerima hal-hal yang tidak ideal, jujur dengan diri sendiri serta melepaskan berbagai ekspektasi yang tidak sesuai dengan realita.

“Mendengarkan musik yang sesuai dengan suasana kata hati dapat membantu kita untuk fokus pada momen saat ini, mendengarkan dan memahami kata hati, dan menerima keadaan dengan netral. Kita pun bisa mencapai kondisi mindfulness yang maksimal dengan mengekspresikan kata hati, melalui berbagai kegiatan positif yang menyenangkan, seperti bernyanyi dan berkarya,” tambah Adjie.

Selain Adjie, turut hadir juga seorang musisi yang mungkin Gizmo friends kenal dengan album barunya yang cukup menenangkan, ‘Mantra-Mantra’. Ya, Kunto Aji juga selalu berusaha untuk selalu mendengarkan dan mengekspresikan kata hatinya lewat karyanya.

Kunto menjelaskan, “Bagi saya, musik itu bisa bekerja dua arah, membantu saya untuk lebih memahami kata hati dan juga menjadi sarana ekspresi kata hati saya. Dengan begitu, saya dapat mengenal, mengendalikan diri sendiri dan dapat terus berkarya.”

Siapkan Playlist Untuk Berbagai Suasana Hati

JOOX sebagai social entertainment platform berusaha menemani penggunanya di segala situasi kata hati, dengan lebih dari 30 juta lagu lokal dan internasional dari berbagai genre musik. Disiapkan playlist yang sudah terkurasi sesuai suasana #KataHati, seperti Sedih, Rindu, Joget, Ambyar, Huft dan lainnya.

Sebelumnya, JOOX juga telah meluncurkan fitur baru bernama Quick Sing, salah satu bagian interaktif untuk berkaraoke secara mandiri. Pengguna juga bisa membagikan curahan kata hati dengan berbagi Lyric Card di media sosial, atau menonton live streaming acara musik di JOOX Live.

“JOOX berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. JOOX juga senantiasa mendukung para musisi, content creator, serta seluruh pelaku industri kreatif untuk menghasilkan karya-karya berkualitas guna memajukan ekosistem industri kreatif Indonesia,” tutup Yuanita.