Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Sony FX6, Kamera Film Profesional dengan Fitur Canggih Mirrorless Alpha

0 5.555

Tidak hanya merilis kamera yang cocok untuk digunakan oleh pengguna amatir dan fotografer, Sony juga punya fokus untuk rilis perangkat khusus videografer professional. Kamera yang diperuntukkan untuk kebutuhan tersebut dihadirkan lewat koleksi Cinema Line, yang baru saja ditambahkan dengan seri baru, Sony FX6.

Menjadi sebuah kamera full-frame profesional, Sony FX6 (model ILME-FX6T) hadir menggabungkan teknologi sinema digital terkemuka dari Sony dengan fitur kamera terbaik dari seri kamera Sony Alpha. Sony menyebut telah mengembangkan Cinema Line mereka yang juga mencakup kamera Venice dan FX9, dengan desain bodi inovatif, daya tahan lebih kuat dan penggunaan lebih intuitif.

Menjadi produk baru, Sony FX6 tentu saja hadir dengan beberapa peningkatan. Sudah memiliki teknologi inti terbaru Sony seperti sensor besar, prosesor serta performa autofocus cepat. Juga kompatibel dengan beragam lensa E-mount untuk kreativitas yang lebih fleksibel.

Baca juga: Sony A7C Masuk Indonesia, Mirrorless Full-Frame Harga Rp26 Jutaan

Sony FX6 Gabungkan Fitur Unggulan Seri Venice dan Alpha

Sony FX6

Melalui sebuah rilis yang diterima Gizmologi (18/11), Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia mengungkapkan bila Sony FX6 hadir sebagai upaya untuk terus mendorong batasan dalam bidang teknologi pencitraan, berdasarkan kebutuhan konsumen mereka.

“Inovasi terdepan dalam Cinema Line ini kami dedikasikan untuk para kreator konten dan sinematografer, agar dapat semakin mengembangkan kemampuan serta bakat luar biasa yang mereka miliki,” jelas Kazuteru. Sony FX6 membawa perpaduan teknologi kamera sinema Venice dan teknologi kamera mirrorless Alpha inovatif.

Sony FX6 miliki sensor 4K 10,2MP berjenis full-frame, back-illuminated dengan teknologi Exmor R CMOS yang umumnya juga ada di seri kamera Alpha. Sensor tersebut diklaim bisa hasilkan 15+ stop dengan dynamic range lebar, sensitivitas tinggi serta noise yang rendah. Untuk perekaman dalam kondisi cahaya sulit, rentang ISO 800 – 12,800 bisa diperluas sampai ISO 409,600.

Kamera ini bisa merekam dalam format XAVC Long GOP dan XAVC All Intra 4K dengan kedalaman 10 bit 4:2:2 hingga 120fps. Gunakan ISP BIONZ XR, ISP yang dimiliki sama seperti Sony Alpha 7S III. Untuk warna sinematik, Sony FX6 juga hadir dengan fitur S-Cinetone layaknya kamera sinema Venice, dalam format S-Log3, S-Gamut3 dan S-Gamut3.Cine untuk keperluan pasca-produksi fleksibel.

Punya Bobot Ringan, Bakal Hadir Februari 2021

Hasil foto Sony FX6
Hasil foto dari kamera Sony FX6.

Fitur fokus Fast Hybrid AF dengan Real-time Eye AF juga dibawa dari seri kamera Alpha, dan juga dilengkapi ND filter bawaan untuk rekam atau tangkap gambar yang terekspos pencahayaan kuat. Gunakan sasis berbahan magnesium alloy, bobotnya relatif ringan untuk sebuah kamera sinema, di 0,89 kilogram.

Punya LCD 3,5 inci yang bisa dipasang di beberapa lokasi bodi kamera, Sony FX6 juga punya konektivitas lengkap seperti dukungan output 12G-SDI, dua slot kartu memori CFExpress Tipe A dan lainnya. Serta perangkat lunak (software) untuk dikendalikan dari jauh melalui smartphone.

Kamera ini akan dibawa resmi oleh Sony Indonesia pada bulan Februari 2021 mendatang. Untuk fitur hybrid yang menggabungkan kamera sinema dan kamera mirrorless, Sony FX6 dibanderol dengan harga Rp92,999 juta. Dibuat untuk sinematografer, maka tak heran bila harganya cukup mahal.