Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

MacBook Akan Dirilis 10 November dengan Prosesor Apple Silicon

0 1.870

Setelah mengadakan dua acara peluncuran secara virtual, Apple kembali berencana untuk hadirkan perangkat barunya di gelaran Apple Event ketiga. Ya, ini menjadi yang pertama kalinya, mengingat umumnya Apple Event hanya digelar dua kali dalam satu tahun. Dengan begitu, mereka bisa lebih fokus jelaskan masing-masing produk yang ada di tiap peluncuran.

Bisa jadi juga karena adanya pandemi, yang memungkinkan Apple untuk adakan lebih banyak acara tanpa harus mengundang para jurnalis atau peserta acara lainnya. Seperti biasa, melalui sebuah poster, Apple tak menyebabkan secara spesifik produk apa yang bakal dirilis. Namun rumor akan jenis produknya sudah sangat kuat dibicarakan di internet.

Baca juga: Layanan Apple One Hadir di Indonesia, Berikut Benefit & Harganya

Apple Event Ketiga Sepanjang Tahun 2020

Apple Event 10 November

Dalam sebuah poster yang diunggah oleh Apple di atas, terlihat logo yang nampak seperti siluet, dengan beragam warna di baliknya. Di bawahnya ada sebuah kalimat “one more thing”, menandakan bila Apple masih akan terus perkenalkan produk baru sebelum tahun 2020 berakhir.

Dan seperti dua acara sebelumnya, Apple Event yang bakal diadakan 10 November mendatang ini bakal ditayangkan secara daring, lewat situs resmi apple.com dan umumnya kanal YouTube resmi Apple. Bakal ditayangkan dari Apple Park, Gizmo friends harus begadang karena bakal live pukul 01:00 WIB di tanggal 11 November.

Dikutip dari MacRumors, Apple bakal memperkenalkan tiga seri MacBook baru, yaitu dua varian MacBook Pro serta MacBook Air. Perbedaan utama terdapat di sisi dalamnya, di mana Apple bakal menggantikan cip dari Intel dengan Apple Silicon, alias prosesor buatan Apple sendiri.

Rencana penggantian cip ke buatan satu atap telah disampaikan secara resmi pada gelaran Apple WWDC 2020, beberapa bulan lalu. Saat itu, disebutkan bila transisi akan dimulai pada penghujung tahun. Sehingga sangat wajar apabila acara 10 November nanti adalah waktu untuk merilis perangkat komputer Mac dengan cip bikinan sendiri.

Penggunaan Cip Buatan Sendiri Bisa Tingkatkan Performa

Apple silicon

Lantas apa alasan utamanya? Saat itu, pihak Apple menyebutkan bahwa dengan ‘meracik’ chipset sendiri, performa Mac bisa meningkat secara signifikan. Tak hanya itu, manajemen daya terbaik dari Apple juga bisa diaplikasikan, sehingga punya daya tahan baterai yang jauh lebih awet dari sebelumnya.

Terbukti dengan penggunaan prosesor Apple A-series yang ada di smartphone Apple saat ini. Mungkin secara spesifikasi di atas kertas, jumlah core maupun clockspeed-nya tak setinggi bikinan Qualcomm atau MediaTek. Namun ketika diuji lewat aplikasi benchmark seperti GeekBench, performanya selalu signifikan lebih tinggi. Padahal punya kapasitas RAM yang jauh lebih sederhana.

Kombinasi software dan hardware yang dibuat sendiri bakal berikan kemungkinan peningkatan performa, efisiensi serta lainnya dalam produk Apple ke depannya. termasuk prosesor untuk machine learning dan custom GPU. Sebagai komparasi, prosesor Apple A12Z yang digunakan pada iPad Pro 2020, punya kecepatan secara benchmark yang sudah mendekati MacBook Pro 15 inci rilisan 2018.

Dan untuk kompabilitas aplikasi, semua aplikasi profesional yang rilis untuk macOS seperti Final Cut Pro dan Logic Pro, dipastikan bisa berjalan mulus dengan Apple Silicon. Sementara pihak lain seperti Adobe dan Microsoft juga sudah bekerja agar aplikasinya bisa berfungsi secara native, termasuk pengembang aplikasi pihak ketiga lainnya.

Apakah harganya bakal menjadi lebih murah, karena gunakan prosesor buatan sendiri? Seberapa jauh peningkatan performa maupun durasi penggunaan dengan baterainya? Mari kita nantikan bersama pekan depan ya.