Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Cara Tepat Memilih Kamera Surveillance (CCTV)

Kemampuan kamera surveillance semakin canggih. Seperti pengenalan wajah, kemampuan mengidentifikasi plat kendaraan, dan teknologi yang bisa melakukan pemeriksaan di tempat tersembunyi,

0 1.500

Penggunaan kamera CCTV (closed circuid television) biasanya identik dengan keamanan atau surveillance. Perangkat pemantauan itu sangat bisa diandalkan untuk bisa melacak suatu kejadian yang tak diinginkan. Namun ada banyak produk kamera surveillance yang bertebaran di pasar sehingga dibutuhkan pengetahuan khusus agar tidak salah memilih.

Dikatakan Indah Rosa Sitepu, Marketing Manager Hikvision, mencari tahu fitur yang dimiliki sebuah kamera surveillance sangat diperlukan agar tidak salah pilih. Dari fitur itu maka bisa disesuaikan dengan kebutuhan si pengguna.

“Jadi yang terpenting itu adalah kenali dulu kebutuhan kita, baik sekedar pengawasan di rumah sampai keamanan yang lebih intens, untuk di gedung maupun ruang publik,” ujar Indah, saat ditemui di pameran  Indonesia Infrastructure Week 2017 di Jakarta Convention Center (8/11/2017).kamera surveillance

Menurut dia, semua kamera surveillance untuk segala kebutuhan telah ada dan beredar di Indonesia, harganya pun beragam, mulai dari Rp300 ribuan sampai ratusan juta.

Ditambahkan Indah, kebutuhan yang meningkat itu harus diiringin dengan CCTV berteknologi mumpuni. Yang dimiliki Hikvision saat ini ada beberapa teknologi yang meningkat, seperti pengenalan wajah, kemampuan mengidentifikasi plat kendaraan, dan teknologi yang bisa melakukan pemeriksaan di tempat tersembunyi, seperti bawah kendaraan.

“Kalau teknologi Face Recognition, perangkat kita bisa menampung database sebanyak 300.000 wajah dan mampu mencocokkan wajah yang dipindai dengan database tersebut dalam waktu 3 detik. Sedangkan pengenal plat kendaraan, bisa mem-blacklist plat nomer tertentu dilengkapi dengan pemicu alarm. Berguna untuk investigasi perkara di wilayah parkir,” katanya.

Selain tiga solusi di atas Hikvision juga memamerkan Solusi Panovu Multi Lens Camera, DarkFighterX, Smart Analytic Camera, Central Monitoring & Central Storage System, Access Control dan juga Video Intercom yang menjadi pilihan bagi sebuah proyek pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan keamananan dan pengawasan ruang maupun lingkungan.

Sebagai informasi, pasar CCTV atau kamera surveillance di Indonesia sendiri, menurut laporan 6W Research, diprediksi nilainya akan mencapai US$203,14 juta pada 2022 nanti. Bahkan serangan teror yang pernah terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu, dilansir dari IFSEC, membuat pemerintah kota menyebar 6.000 kamera di beberapa titik di ibu kota.

Research Associate, Research and Consulting di 6Wresearch, Rishi Malhotra, mengatakan bahwa banyak proyek berikutnya yang akan menambah maraknya penggunaan kamera surveillance di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Asian Games 2018, proyek MRT, LRT, ekspansi dan konstruksi bandara baru, pelabuhan laut, pembangunan jalan tol, kereta api dan real estate.