Jakarta, Gizmologi – Samsung tengah mempersiapkan peluncuran smartphone lipat dan jam tangan pintar terbarunya pada 22 Juli mendatang. Dan dari bocoran yang sudah bermunculan sejak pekan kemarin, diketahui bila Galaxy Watch 9 dan Watch 2 Ultra, siap jalankan cip terbaru dari Qualcomm. Yakni Snapdragon Wear Elite, yang pertama kali debut pada gelaran Mobile World Congress 2026 awal Maret kemarin.
Ya, keputusan yang menarik, mengingat smartwatch Samsung generasi sebelumnya menjalankan cip rancangan sendiri alias Exynos. Namun di sisi lain, Samsung memang sudah rutin menjalin kolaborasi eksklusif dengan Qualcomm—membuat chipset pada smartphone flagship mereka, gunakan cip edisi spesial dari Qualcomm, dengan embel-embel “for Galaxy” pada penamaannya. Membawa benefit seperti clock speed yang lebih tinggi dibandingkan versi standar.
Snapdragon Wear Elite tidak hadir untuk menggantikan cip wearables Qualcomm lainnya seperti Snapdragon W5+ Gen 2, namun hadir sebagai opsi yang lebih tinggi, sesuai dengan penamaannya. Dan secara fisik, dirancang lebih kompak agar bisa disematkan ke jenis wearables lainnya, alias tidak hanya dirancang untuk smartwatch saja.
Baca juga: Bocoran Terbaru Desain Galaxy Watch Ultra 2, Lebih Tipis dengan Baterai Lebih Besar
Performa Lebih Kencang, Sekaligus Lebih Efisien Daya

Dalam sebuah pernyataan resmi, Ziad Asghar, SVP & GM, Qualcomm Technologies, Inc. untuk platform XR mengatakan bila cip Snapdragon Wear Elite diperkenalkan untuk era perangkat AI personal. “Snapdragon Wear Elite membawa kita lebih dekat ke masa depan di mana kecerdasan bergerak bersama Anda, secara terus menerus dan mudah.” Dengan kata lain, selain smartwatch, cip kelas flagship satu ini juga dirancang untuk jenis wearables lain seperti cincin, pin, liontin dan bentuk lainnya yang bakal bermunculan di masa depan.
Ada lima keunggulan Snapdragon Wear Elite yang diperkenalkan, masing-masing merupakan kemampuan pemrosesan AI on-device, peningkatan performa, efisiensi daya maksimal, pengisian daya cepat, serta arsitektur konektivitas lebih lengkap. Cip wearables terbaru Qualcomm satu ini menjadi yang pertama membawa NPU Qualcomm Hexagon untuk pertama kalinya, memungkinkan keunggulan pertama yang sudah disebutkan sebelumnya. Demi pengalaman AI personal yang lebih responsif tanpa selalu membutuhkan konektivitas cloud.

Setara dengan cip Exynos terbaru, arsitektur Snapdragon Wear Elite sudah sama-sama gunakan fabrikasi 3nm, dengan CPU inti yang punya kecepatan maksimum sampai 2,1GHz, mempercepat proses akses aplikasi, multitasking, hingga kecepatan dalam menyalakan perangkat saat pertama kali dinyalakan. Dibandingkan seri W5+ Gen 2, performa CPU single-core naik hingga 5 kali. Sementara GPU Adreno A622 yang diusungnya berikan performa 7 kali lebih mulus.
Smartwatch dengan cip Snapdragon Wear Elite mampu jalankan layar beresolusi hingga 1080p dalam 60fps. Meski peningkatan performanya cukup signifikan, Qualcomm juga janjikan masa pakai hingga 30% lebih lama. Plus membawa dukungan fast charging, di mana 10 menit saja bisa terisi sampai 50% untuk perangkat dengan rentang kapasitas daya 300-600mAh.
Snapdragon Wear Elite Memberikan Pengalaman AI Lebih Komplit

Lebih lanjut terkait kemampuan AI-nya, Hexagon NPU yang diintegrasikan ke dalam cip Snapdragon Wear Elite, mampu jalankan hingga 2 milyar parameter dan hingga 10 toker per detik secara on-device. Kemampuan tersebut memungkinkan pemrosesan yang tidak harus selalu tersambung ke internet atau sambungan ke smartphone, untuk fungsi seperti fitur asisten pribadi, pencatatan data kesehatan, olahraga, hingga fitur yang lebih kompleks seperti transkrip suara secara real-time.
Selain itu, juga turut disematkan eNPU dan akselerator AI untuk pemrosesan yang jauh lebih ringan, dengan daya yang juga jauh lebih rendah. Menjadi alasan wearables dengan Snapdragon Wear Elite nantinya bisa menawarkan masa pakai lebih dari satu hari. Sementara itu, “hexa-connectivity” menawarkan sambungan Wi-Fi 802.11ax, Bluetooth 6.0, UWB, GNSS, 5G RedCap, dan NB-NTN (sambungan ke satelit). Hadir micro-power Wi-Fi dengan power threshold 80% lebih rendah, juga memberikan efek positif pada efisiensi daya.
Dalam memperkenalkan Snapdragon Wear Elite, Qualcomm memang sudah sebutkan bila Galaxy Watch generasi terbaru siap mengusungnya, selain Motorola yang juga siap integrasikan cip terbaru satu ini. Menurut Gizmo friends, keunggulan bagian mana yang paling kamu tunggu?
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

