Jakarta, Gizmologi – Samsung siap memperkenalkan lini produk foldable terbarunya pekan ini. Dan seperti acara peluncuran sebelumnya, umumnya diikuti oleh serangkaian produk pelengkap dalam kategori wearables. Yang terbaru, diunggah bocoran desain Galaxy Watch Ultra 2 dari Evan Blass, siap menjadi pesaing smartwatch paling premium rilisan Apple.
Ya, Evan Blass masih dikenal sebagai pembocor informasi ternama yang akurasinya dapat dipercaya sejak pertama kali Nokia merilis lini smartphone Lumia. Dan melalui unggahan terbarunya di akun Substack, ia menambahkan sejumlah aset gambar yang dipercaya merupakan aset resmi Samsung untuk Galaxy Watch Ultra 2. Beberapa gambar yang diunggah menampakkan desain Galaxy Watch Ultra 2, kurang lebih masih sangat identik dengan generasi sebelumnya.
Sebelumnya, Samsung telah mengindikasikan kemampuan AI yang ditingkatkan pada smartwatch terbarunya, lewat sejumlah teaser yang diunggah melalui akun media sosial resminya. Dan sejak awal Maret kemarin, sudah menguat rumor bila smartwatch Samsung terbaru siap mengusung cip rilisan Qualcomm, yakni Snapdragon Wear Elite. Alih-alih menggunakan cip Exynos rancangan sendiri.
Baca juga: Ini Bocoran Spesifikasi Galaxy Z Fold8 & Z Fold8 Ultra, Baterai Lebih Besar
Desain Galaxy Watch Ultra 2 Dibuat Lebih Tipis

Seperti yang terlihat pada gambar di atas, desain Galaxy Watch Ultra 2 masih terlihat mirip seperti generasi sebelumnya—begitu pula dengan Apple Watch Ultra generasi terbaru yang juga belum berubah bentuk. Kedua smartwatch ultra tersebut memang tampil dalam desain yang lebih sporty alias rugged, seolah mengedepankan daya tahan dan penggunaan luar ruangan.
Dalam beberapa unggahan Evan, terungkap bila desain Galaxy Watch Ultra 2 bakal diperkuat oleh sertifikasi IP69K, yang siap membuatnya lebih tahan dari debu dan air bertekanan tinggi hingga suhu yang lebih ekstrem. Tidak hanya itu, material bodinya juga terbuat dari titanium. Langkah yang sama juga diterapkan OPPO pada smartwatch terbarunya, Watch X3. Membuatnya tidak hanya kokoh, namun juga terasa lebih ringan.

Menariknya, disebutkan bila desain Galaxy Watch Ultra 2 dibuat 12% lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini tentu siap membuat penggunaan sepanjang hari lebih nyaman, terutama saat beraktivitas lebih berat sekalipun. Tidak hanya itu, kapasitas baterainya meningkat jauh. Sebagai informasi, generasi sebelumnya membawa baterai 590 mAh.
Sementara kapasitas baterai Galaxy Watch Ultra 2 mencapai 800 mAh, alias naik lebih dari 35%. Sayangnya dari materi yang diunggah Evan, tidak ada penjelasan gamblang berapa lama daya tahan baterai smartwatch premium Samsung satu ini dapat bertahan. Seharusnya bisa jauh lebih baik, terutama ketika dipasangkan dengan cip yang lebih efisien daya.
Siap Jalankan Cip Snapdragon Terbaru

Lebih lanjut membahas desain Galaxy Watch Ultra 2, sisi depan tetap didominasi layar flat, namun kini mengusung panel dengan tingkat kecerahan maksimum mencapai 5000 nits. Sisi samping kanan perangkat juga tetap dilengkapi oleh tiga tombol dengan fungsi yang berbeda.
Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dipercaya siap jalankan Snapdragon Wear Elite, sebuah cip rilisan terbaru Qualcomm yang memang dirancang khusus untuk smartwatch, debut pada gelaran Mobile World Congress 2026 pada awal Maret kemarin. Menggunakan proses fabrikasi 3nm, Qualcomm mengedepankan efisiensi daya lebih maksimal, sekaligus pemrosesan AI yang juga lebih mulus.
Dibandingkan cip generasi sebelumnya, dijanjikan peningkatan performa CPU hingga 5 kali lebih cepat (single thread), dan performa GPU 7 kali lebih mulus. Sementara untuk daya tahan baterai maksimal, dirancang untuk memberikan daya baterai 30% lebih lama. Sehingga akan terasa sangat pas ketika dipasangkan dengan kapasitas baterai lebih lega milik Galaxy Watch Ultra 2.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

