Meta memperluas kemampuan Muse, agen kecerdasan buatan (AI) personal yang baru diluncurkan pada awal September 2026. Dalam Meta Connect 2026, perusahaan mengungkap sejumlah fitur baru di agen AI ini.
Beberapa fitur baru Meta Muse termasuk kemampuan mengoperasikan aplikasi di Mac, punya alamat email sendiri, terhubung ke berbagai layanan, dan bisa muncul di kacamata AI.
Perubahan ini membuat Muse bergerak lebih jauh dari sebatas chatbot yang menjawab pertanyaan, hingga dapat menerima pekerjaan dan banyak hal lainnya.
Meta Muse Jadi Seperti Agen AI

Muse pertama kali diperkenalkan perusahaan bentukan Mark Zuckerberg ini pada 8 September 2026 sebagai agen AI personal, dan dirancang untuk mengerjakan tugas atas nama pengguna.
Baca Juga: Xiaomi 18 Pro & Pro Max Resmi Meluncur, Bawa Snapdragon Terbaru
Layaknya manusia, Meta Muse berperan sebagai asisten pribadi pengguna yang mampu mengirim email, memesan perjalanan, mengisi formulir, hingga melakukan transaksi melalui layanan yang didukung.
Dalam Meta Connect 2026, kemampuan tersebut diperluas dengan mode suara real-time. Meta mengatakan, pengguna dapat melakukan percakapan yang lebih panjang sambil Muse tetap mengerjakan tugas di latar belakang, sebagaimana dikutip dari keterangan resminya, Kamis (24/9/2026).
Raksasa media sosial ini juga memperkenalkan Muse Realtime Avatar, teknologi memberikan wajah dan karakter visual kepada agen sehingga pengguna dapat berinteraksi dengannya lewat avatar secara real-time.
TechCrunch, mencatat fitur ini membuat Muse sebelumnya tampil sebagai AI tanpa wajah menjadi karakter digital yang dapat diajak berbicara secara langsung.
Namun, perubahan yang lebih penting ada pada kemampuan Meta Muse untuk bekerja lintas perangkat dan layanan.
Muse Bisa Operasikan Aplikasi di Mac

Salah satu peningkatan terbesar ada di versi Mac. Aplikasi Meta Muse untuk macOS telah tersedia sejak pertengahan September, tetapi dalam Connect Meta menjelaskan, agen tersebut dapat mengoperasikan aplikasi di komputer dengan izin pengguna.
Artinya, pengguna dapat mendelegasikan pekerjaan yang membutuhkan beberapa langkah, kemudian meninggalkan komputer sementara Muse melanjutkannya. Meta menyebut, Muse dapat menangani berbagai aplikasi di Mac.
Meta Muse Akan Punya Alamat Email Sendiri
Meta juga sedang menyiapkan alamat email khusus untuk setiap Muse. Alamat tersebut dapat digunakan agen untuk menangani pekerjaan sekaligus menjadi jalur komunikasi tambahan bagi pengguna.

Dijelaskan, pengguna nantinya dapat memasukkan Meta Muse ke dalam percakapan email atau meneruskan pesan agar agen menangani pekerjaan atas nama mereka. Meta belum memberikan tanggal pasti untuk fitur ini.
Fitur ini penting karena memperlihatkan bagaimana Meta ingin Muse tetap bekerja ketika pengguna tidak sedang membuka aplikasi AI. Agen dapat menerima tugas dari kanal lain dan mengerjakannya secara asinkron.
Konektor Bertambah, dari Belanja hingga Pekerjaan
Kemampuan Muse juga bergantung pada konektor ke layanan pihak ketiga. Meta memperluas daftar tersebut dengan Walmart, Best Buy, American Eagle Outfitters, DICK’S Sporting Goods, Fanatics, Gap, Michael Kors, Sephora, Ulta, dan Wayfair.
Untuk pembayaran, Muse mendapat dukungan Shop Pay dan PayPal. Expedia akan menyusul untuk kebutuhan perjalanan, sedangkan Instacart ditujukan untuk kebutuhan belanja bahan makanan. Untuk pekerjaan, Meta menyebut integrasi dengan Notion, Granola, GitHub, dan Box.
Muse Akan Masuk ke Kacamata AI

Perubahan paling menarik datang dalam beberapa bulan mendatang ketika Muse mulai hadir di kacamata AI Meta.
Pengguna akan dapat memanggil Muse tanpa menyentuh ponsel dengan menyebut nama agennya. Yang membedakan integrasi ini adalah kemampuan Muse untuk memahami konteks visual dari apa yang sedang dilihat pengguna.
Meta memberi contoh pengguna menanyakan produk yang ada di rak, membaca selebaran di dinding, atau meminta bantuan memahami daftar perlengkapan sekolah yang panjang. Muse kemudian dapat membantu berdasarkan informasi yang ditangkap kacamata.
Dengan pola tersebut, kamera dan sensor pada kacamata tidak hanya berfungsi untuk mengambil foto atau video. Perangkat menjadi cara lain bagi Muse untuk memperoleh konteks mengenai lingkungan pengguna sebelum menjalankan tugas.
Meta belum memberikan tanggal peluncuran yang lebih spesifik selain menyebut integrasi ini hadir dalam beberapa bulan mendatang.
Perluasan Muse Datang di Tengah Sorotan Keamanan

Di sisi lain, ekspansi kemampuan Muse berlangsung ketika agen tersebut juga mendapat sorotan terkait keamanan dan akses terhadap layanan pihak ketiga.
Amazon, misalnya, memblokir akses Muse ke platform belanjanya setelah menyatakan Meta tidak meminta otorisasi untuk mengakses layanan tersebut. Amazon juga mempertanyakan bagaimana Muse menangani kredensial dan data akun.
Versi Mac Muse juga sempat menghadapi celah keamanan yang memungkinkan proses lokal mengambil alih agen melalui mekanisme tertentu. The Verge melaporkan Meta telah merilis hotfix setelah kerentanan tersebut ditemukan oleh peneliti keamanan Patrick Wardle. Meta menekankan eksploitasi membutuhkan kode berbahaya yang sudah berjalan secara lokal di komputer korban.
Konteks ini menjadi penting karena semakin banyak akses yang diberikan kepada agen AI, semakin besar pula konsekuensi jika agen tersebut salah menjalankan perintah atau memperoleh akses yang tidak semestinya.
Untuk saat ini, Meta memilih memperluas kemampuan Muse sambil menambah perangkat dan konektor di sekelilingnya. Integrasi dengan kacamata AI menjadi langkah berikutnya yang dapat mengubah Muse dari agen yang digunakan saat membuka aplikasi menjadi asisten yang tersedia sepanjang aktivitas pengguna.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

