OPPO Berencana Buat Chip Smartphone Sendiri?

Jakarta, Gizmologi – Salah satu pabrikan smartphone asal China, OPPO disinyalir sedang mengembangkan chipset besutannya sendiri. Langah tersebut diambil agar tidak bergantung pada produsen chip seperti Qualcomm dan MediaTek.

Menurut laporan Nikkei Asia, Oppo saat ini sedang mengembangkan systems-on-a-chip (SoC) high-end untuk smartphone flagship-nya. Chip ini rencananya akan diluncurkan pada tahun 2023 atau 2024, tergantung pada kecepatan pengembangannya.

Disebutkan OPPO tertarik memanfaatkan proses fabrikasi 3nm dari TSMC untuk membuat chip custom buatannya sendiri. Di samping itu, mereka juga telah menggaet ahli chip dan kecerdasan buatan dari MediaTek, Qualcomm dan Huawei untuk mengerjakan proyek tersebut.

Baca juga: Review OPPO Reno6: Lebih Menawan, Bawa Fitur Video Unggulan

Investasi US$ 7 miliar 

Chipset Android
Ilustrasi chipset Android

Lebih lanjut, berdasarkan laporan Nikkei , OPPO telah menginvestasikan sekitar US$ 7 miliar bisnis ini. Hal ini dilakukan sejak tindakan keras AS menghantam Huawei. Mereka juga telah mempekerjakan pengembang chip top dan pakar kecerdasan buatan, termasuk prosesor gambar (ISP) utuk meningkatnan penalaman foto dan video.

Bagi sebagian besar pembuat smartphone, memiliki prosesor seluler mereka sendiri membawa dua manfaat utama, diferensiasi dan kontrol rantai pasokan yang lebih baik. Baik TSMC maupun OPPO menolak berkomentar terkait rencana pengembangan chip.  “Setiap investasi R&D adalah untuk meningkatkan daya saing produk dan pengalaman pengguna,” kata Oppo kepada Nikkei Asia.

Jika benar OPPO mulai menggunakan chip buatannya sendiri, besar kemungkinan Qualcomm dan MediaTek berpotensi kehilangan salah satu pelanggan terbesarnya.

Hingga saat ini, Oppo masih mengandalkan Qualcomm dan MediaTek untuk pasokan chipsetnya. Namun, jika rencana ini menjadi kenyataan, Oppo akan menjadi vendor besar selanjutnya yang beralih menggunakan chipset-nya sendiri.

Selain Google, pabrikan smartphone Android lainnya yang juga merancang chip-nya sendiri adalah Samsung dengan chip Exynos, lalu ada Huawei lewat chip Kirin buatannya. Di luar Android, tentu ada Apple yang menggunakan chip Bionic untuk iPhone dan iPad.

Di sisi lain, Oppo merupakan bagian dari perusahaan BBK Electronics yang berbagi rantai pasokan dengan Vivo, OnePlus dan Realme. Bukan tidak mungkin chip buatan mereka akan merambah lebih banyak ponsel.

Tinggalkan komen