Gandeng AMD Ryzen, Saatnya Menyambut Laptop Razer Pertama ‘Berbaju Merah’!

Razer Blade selama ini dikenal sebagai lini produk laptop Razer yang setia memakai “baju biru”, menggunakan prosesor Intel. Namun belum lama ini didapati, bahwa tengah dipersiapkan laptop Razer baru dengan “baju baru” berwarna merah. Warna merah ciri khas dari rival utama Intel, yakni AMD. Mengusung nama kode Razer PI411, laptop terbaru ini akan jadi seri gaming yang diperhitungkan.

Penampakan laptop Razer Blade terbaru dapat dilihat dari cuitan @hardwarecanucks. Akun tersebut turut menyertakan nama Frank Azor (@azorfrank) selaku Marketing AMD, dan Ming-Liang Tan (@mingliangtan) CEO dari Razer. Tampak sebuah laptop berwarna gelap dipadu logo ular khas Razer, dikelilingi aksesoris pendukungnya.

Meski punya nama kode Razer PI411, namun laptop Razer terbaru memang belum pasti menggunakan nama Razor Blade. Itu hanya kode, mengacu pada sebutan nama laptop milik Razer yang telah ada. Nantinya Razor Blade versi AMD ini akan dipersenjatai prosesor Ryzen 9 5900HX, memiliki Zen 3 cores dengan 16 MB L3 cache, serta kemampuan kerja 3.3 GHz hingga 4.6 GHz boost clock.

Baca juga: Review ASUS ZenBook 14 Ultralight: Portabilitas Nomor Satu

Laptop Razer Untuk Laptop Master Race

laptop razer
Kartu grafis RTX 3080 berpotensi dijadikan komponen untuk membangun Razer Blade versi AMD.

Selama ini kita mengenal sebutan PC Master Race. Sebuah sub-kultur di dunia PC rakitan, dimana pengguna berlomba membangun PC dengan komponen kelas sultan dan kecepatan kerja super. Nah, belakangan istilah tersebut turut juga dibawa ke ranah laptop, menjadi laptop master race. Kurang lebih bermakna sama, hanya saja itu dilakukan oleh produsen yang menghadirkan laptop gaming super ngebut.

Dan jajaran laptop razer berkonsep gaming tidak lepas dari namanya persaingan laptop master race itu. Lihat saja apa yang dijejalkan pada Razor Blade baru selain prosesor level atas. Ada kartu grafis RTX, diperkirakan seri 3060 dan 3070 yang akan dipakai. Dengan kemungkinan lain seri RTX 3080 dapat turut digunakan.

Kemudian penggunaan memori kerja 16GB DDR4-3200, dipadukan dengan 512GB NVMe SSD. Menghasilkan komposisi perangkat sangat efisien sekaligus powerfull untuk menyajikan kinerja maksimal. Namun itupun patut diduga hanya sebagai sample uji. Produk final dari Razer Blade nanti bisa saja lebih mantap spesifikasinya. Jadi tidak heran kehadiran laptop Razer baru nantinya akan terus memacu laptop master race di bisnis ini.

Tinggalkan komen