Batal ke Microsoft, Sam Altman Siap Kembali Menjabat Sebagai CEO OpenAI

5 Min Read
Sam Altman dan Satya Nadella dalam acara OpenAI DevDay (Sumber: GeekWire Photo/Todd Bishop)

Jakarta, Gizmologi – Beberapa hari terakhir, berita terkait “drama” OpenAI dan jajaran mantan petingginya bisa dibilang cukup ramai dibahas baik di media sosial X maupun portal berita global. Kabar terbaru siang ini (22/11) tak kalah menggemparkan, di mana Sam Altman mengumumkan siap kembali ke OpenAI dan menjabat sebagai CEO, sembari didukung oleh Satya Nadella.

Sejak pekan lalu, perkembangan informasi pasca dipecatnya Altman dari OpenAI (yang dilanjutkan dengan kemunduran Greg Brockman sebagai President di OpenAI) memang cukup ramai. Selain dari CEO Microsoft yang menyebutkan bila keduanya siap memimpin divisi baru untuk pengembangan AI tingkat lanjut, muncul pula surat karyawan OpenAI yang menuntut para dewan direksinya untuk mundur.

Namun dengan kabar terbaru ini, masa depan OpenAI nampak lebih jelas berkat kembalinya sang co-founder dari ChatGPT tersebut. Meski batal masuk ke tim Microsoft secara langsung, keduanya tetap berkomitmen untuk menghadirkan pengembangan AI generasi berikutnya bagi para partner dan konsumennya.

Baca juga: AI Dampaknya Bagi Masa Depan Dalam Pandangan CEO OpenAI Sam Altman

Mendapat Dukungan Langsung dari CEO Microsoft

Informasi terkait kembalinya Sam Altman ke OpenAI, diunggah langsung lewat akun X pribadinya, yang juga dikonfirmasi lewat postingan akun resmi OpenAI. Altman menyebutkan, “Saya cinta OpenAI, dan semua yang saya lakukan selama beberapa hari terakhir adalah untuk menjaga tim ini dan misinya tetap bersama.” Ia melanjutkan bila saat ini telah mendapatkan dukungan dari jajaran dewan baru sekaligus Satya sebagai CEO dari perusahaan yang memberikan investasi terbesar terhadap OpenAI.

“Saya berharap dapat kembali ke OpenAI, dan membangun kemitraan kuat kami dengan Microsoft,” tambah Altman. Sejalan dengan informasi tersebut, OpenAI juga merilis pernyataan resmi yang menyebutkan bila kedua pihak telah mencapai kesepakatan prinsip, sekaligus membentuk dewan awal baru. Terdiri dari Bret Taylor sebagai chairman, Larry Summers, dan Adam D’Angelo.

 

Bret Taylor sendiri merupakan mantan CEO dari Salesforce, sementara Larry Summers adalah mantan sekretaris dari Treasury. Hanya Adam D’Angelo, CEO dan co-founder dari Quora, yang termasuk dewan direksi sebelumnya dan tetap menjabat. Detail terkait perubahan jajaran direksi ini bakal diinformasikan oleh OpenAI dalam beberapa waktu ke depan.

Yang juga masih belum jelas adalah nasib Emmett Shear sebagai interim CEO terbaru OpenAI. Meski begitu, mantan CEO Twitch tersebut menyebutkan bila ia senang bisa menjadi bagian dari perubahan OpenAI.

Direksi OpenAI Sebelumnya Diduga Kurang Cocok dengan Visi Sam Altman

Sam Altman (Sumber: Justin Sullivan/Getty Images)

Kembalinya Sam dan Greg ke OpenAI menjadi penutup dari berita yang cukup panas akhir pekan kemarin. Setelah resmi keluar dari OpenAI dan diumumkan siap bergabung ke Microsoft, OpenAI menerima surat bertanda tangan dari 500 karyawannya. Menuntut agar jajaran dewan direksi mundur dari posisinya, dan meminta agar Sam kembali menjabat sebagai CEO. Disebutkan pula jika mereka siap mengikuti langkah Sam untuk bergabung ke Microsoft.

Menariknya, salah satu orang yang turut menandatangani surat tersebut, adalah Mira Murati, CTO OpenAI yang sempat menjabat sebagai CEO sementara pasca dipecatnya Sam pada Jumat (17/11) lalu. Kini keduanya bakal kembali memimpin OpenAI, dengan jajaran dewan direksi yang sudah sepaham dengan visi masing-masing.

Kontributor CNN, Kara Swisher mengatakan bila sebelumnya faktor yang membuat Sam Altman dikeluarkan dari OpenAI, adalah perbedaan visi kedua pihak. Saat itu, sang CEO ingin mendorong pengembangan AI secara lebih agresif, sementara anggota dewan sebelumnya ingin membuat langkah yang lebih aman, mengingat masih banyak risiko keamanan yang muncul terkait AI.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version