Bidik Pasar UMKM, Pasar Jajan WhatsApp Hadir di Jakarta

3 Min Read

Jakarta, Gizmologi – Pasar Jajan WhatsApp, acara yang dihadirkan oleh WhatsApp untuk mendukung UMKM menjadi lebih digital. Tak hanya menghadirkan 10 UMKM makanan dan minuman, WhatsApp juga memberikan pelatihan kepada 100 UMKM di acara ini.

Pasar Jajan WhatsApp di kota Jakarta merupakan sebuah penutup. Acara ini sebelumnya sudah diselenggarakan Surabaya dan Yogyakarta.

Kami bangga dapat berkolaborasi dengan UKMINDONESIA.ID, serta mendapat dukungan dari Kementerian Perdagangan RI dan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta dan Surabaya untuk membantu lebih dari 700 UMKM melalui pelatihan online  dan offline untuk mengadopsi alat digital dan memperluas jangkauan pasar.” ujar Pieter Lydian, Country Director Meta untuk Indonesia, di acara Pasar Jajan WhatsApp, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Baca Juga: WhatsApp Siapkan Fitur Third-Party Chats di Eropa

Pasar Jajan WhatsApp juga Hadirkan Pelatihan UMKM

Pieter Lydian, Country Director Meta untuk Indonesia

Pasar Jajan WhatsApp bukan sekadar acara melainkan juga sebuah program dari WhatsApp. Program ini membantu UMKM mulai dari pedagang pasar tradisional hingga pelaku usaha mikro dengan mengadopsi alat digital seperti aplikasi WhatsApp Business untuk terhubung lebih baik dengan pelanggan, meningkatkan penjualan dan terus bertumbuh di tengah meningkatnya persaingan, resiko bencana dan tekanan ekonomi.

Selain pelatihan tatap muka langsung, WhatsApp juga memberikan pelatihan secara online dengan distribusi Buku Saku UMKM Tangguh. Buku ini sudah dibagikan ke berbagai kanal digital seperti Instagram, WhatsApp Channel, email dan website untuk menjangkau hampir 10.000 UMKM di seluruh Indonesia.

Di pelatihan dari Pasar Jajan WhatsApp membekali para peserta dengan keterampilan praktis dalam memanfaatkan aplikasi WhatsApp Business untuk mendukung bisnis mereka. Aplikasi WhatsApp Business memang terlihat sebagai aplikasi WhatsApp biasa, namun fitur-fitur yang ada di dalamnya dapat membuat bisnis jadi lebih efisien.

Di aplikasi WhatsApp Business, pengguna dapat berkomunikasi langsung dengan pelanggan, mempererat relasi dan meningkatkan kepercayaan dengan pelanggan, serta memperluas operasional, langsung dari ponsel mereka. Dilengkapi fitur seperti Kataloh Produk, Balasan Cepat, Pembaruan Status, Pesan Tidak di Tempat dan iklan yang mengarahkan ke WhatsApp.

Saya mengapresiasi inisiatif dari Meta Indonesia dalam menghadirkan Buku Saku UMKM Tangguh, Bertahan dan Tumbuh Menghadapi Tantangan dan Pasar Jajan WhatsApp sebagai langkah nyata pendampingan UMKM,” ungkap Budi Santoso, Menteri Perdagangan RI.

Budi Santoso juga mengatakan bahwa upaya WhatsApp sejalan dengan komitmen Kemendag dalam mempercepat transformasi digital UMKM melalui pemanfaatan media sosial dan aplikasi pesan seperti WhatsApp sebagai etalase digital. Hal ini bertujuan agar produk UMKM dapat dipasarkan lebih luas serta membangun ekosistem digital UMKM yang inklusif, kreatif dan berdaya saing global.

Pasar Jajan WhatsApp ini menampilkan 10 UMKM makanan dan minuman yang telah terkurasi. Jajaran UMKM tersebut di antaranya APB Sambal, Mrebes Mili, beragam pilihan kopi dari Kopi Hitman Hitam Manis, hingga Gluten-Free Cookies & Healthy Snacks dari Healthree. Inisiatif ini juga merupakan bagian komitmen Meta dalam mendukung Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember.


Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Share This Article

Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

Exit mobile version