Jakarta, Gizmologi – Qualcomm pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2024 memperkenalkan Snapdragon X80 Modem-RF System. Modem antena ini dihadirkan dengan inovasi jaringan 5G genarasi berikutnya.
Di tengah gempuran teknologi AI, Snapdragon X80 Modem-RF System memanfaatkan prosesor AI 5G khusus yang memberikan pengalaman berbeda. Namun Qualcomm menghadirkan AI di modem X80 bukan karena populer saja, melainkan dapat memberikan konektivitas yang cukup penting di masa depan.
“Memanfaatkan AI sangatlah penting untuk masa depan konektivitas. Pencapaian ini memperkuat kepemimpinan Qualcomm Technologies di antara AI mutakhir dan teknologi modem-RF yang canggih,” ujar Durga Malladi, Senior Vice President and General Manager, Technology Planning and Edge Solutions, Qualcomm Technologies.
Baca Juga: Qualcomm Rilis Platform Snapdragon XR2+ Gen 2 Untuk Perangkat AR/VR Lebih Canggih
Kecanggihan Arsitektur Snapdragon X80 Modem-RF System

Snapdragon X80 Modem-RF System merupakan solusi modem-ke-antena 5G generasi ketujuh. Snapdragon X80 mengintegrasikan Prosesor AI 5G khusus dan arsitektur 5G-Advanced-ready, mencapai beberapa tonggak sejarah pertama di dunia termasuk modem 5G pertama dengan dukungan komunikasi satelit NB-NTN yang terintegrasi penuh. Terdapat arsitektur 6-antena untuk smartphone, 6X agregasi perangkat, dan perluasan jangkauan mmWave berbasis AI untuk fixed wireless access customer premise equipment (CPE).
Snapdragon X80 memiliki inovasi AI yang revolusioner, berdasarkan akeselerator tensor khusus, yang meningkatkan kecepatan data, latensi, kualitas layanan (QoS), cakupan, akurasi lokasi, efisiensi spektrum, efisiensi daya, dan manajemen multi-antena. Perangkat komersial yang ditenagai Snapdragon X80 diperkirakan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun 2024.
Qualcomm Hadirkan 3 Produk di MWC 2024

Selain Snapdragon X80, di gelaran MWC 2024, Qualcomm juga memperkenalkan sistem konektivitas selular FastConnect 7900. Cip ini yang pertama menghadirkan kinerja yang dioptimalkan oleh AI dan mengintegrasikan teknologi Wi-Fi 7, Bluetooth, dan Ultra Wideband dalam satu chip.
Selain itu juga ada Qualcomm AI Hub, merupakan platform yang dibuat oleh Qualcomm untuk penggunanya. Di dalam Qualcomm AI Hub terdapat lebih dari 75 kumpulan model AI yang telah dioptimalkan untuk penerapan tanpa hambatan di perangkat yang ditenagai oleh platform Snapdragon dan Qualcomm. Sepertinya, produk ini diperuntukan untuk pasar B2B.
Pengembang dapat dengan mudah mengintegrasikan model-model ini ke dalam aplikasi mereka, mengurangi waktu pengembangan aplikasi untuk dipasarkan, dan membuka manfaat implementasi on-device AI seperti kecepatan, keandalan, privasi, personalisasi, dan penghematan biaya. Model-model ini tersedia di Qualcomm AI Hub, Hugging Face, dan GitHub. Pengembang akan dapat menjalankan model tersebut sendiri dengan beberapa baris kode pada perangkat yang tersedia didevice berbasis cloud yang ditenagai oleh platform Qualcomm.
Menurut Qualcomm, generatif AI diharapkan menghadirkan dampak yang signifikan di seluruh industri yang diperkirakan dapat menyumbang setara dengan $2,6 triliun hingga $4,4 triliun setiap tahunnya. Kemungkinan di tahun selanjutnya generatif AI masih dimanfaatkan oleh berbagai industri karena pengembangan teknologi ini masih bisa meluas.
Eksplorasi konten lain dari Gizmologi.id
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




