Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Raih Pendanaan Pra-Seri B, Ayoconnect Rekrut Ilham Habibie

1 215

Ayoconnect, platform jaringan pembayaran tagihan terbuka (Open Bill Network) baru saja resmi mengumumkan Ilham Habibie ke dalam tim mereka. Startup asal Indonesia meski pendirinya orang luar ini memperkuat posisinya, terutama setelah berhasil mendapatkan pendanaan pra-seri B sebesar Rp73 miliar, dalam pengumumannya Agustus 2020 lalu.

Ayoconnect menunjuk Ilham Akbar Habibie sebagai Strategic Advisor mereka. Kehadirannya dalam perusahaan dinilai akan memperluas wawasan tim dalam meningkatkan layanan finansial dan sektor teknologi di pasar Indonesia. Juga membuka kesempatan bagi Ayoconnect untuk memperluas kolaborasi bisnis serta membuka langkah strategis, untuk berhubungan dengan beragam investor guna dukung posisi Ayoconnect tumbuh pesat.

Ilham menyampaikan senang telah menjadi bagian dari tim Ayoconnect untuk membawa inovasi dan dampak nyata pada perekonomian digital Indonesia. “Saya tergerak melihat visi Ayoconnect dalam menyediakan solusi teknologi inovatif bagi perusahaan berbagai skala, serta besarnya peran yang mereka jalani dalam memajukan inklusi finansial di Indonesia,” kata Ilham Habibie dalam rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (16/9).

Ilham Habibie Miliki Visi yang Sama dengan Ayoconnect

Ilham Habibie Ayoconnect
(Ki-Ka): Jakob Rost (Co-Founder & CEO), Chiragh Kirpalani (Co-Founder & COO), Ilham Akbar Habibie (Strategic Advisor).

Ilham percaya, kehadiran Open Bill Network Ayoconnect merupakan sebuah terobosan dalam industri pembayaran tagihan. Baik Ihlam maupun Ayoconnect meyakini bahwa UMKM Indonesia dan startup manufaktur perlu menjadi lebih kompetitif dan gesit dalam bernavigasi melewati era digitalisasi.

Chiragh Kirpalani, co-founder dan COO Ayoconnect menambahkan, “Ilham Habibie dikenal atas kontribusi beliau dalam memajukan pendidikan, ekonomi dan teknologi informasi Indonesia, yang telah membuat beliau menjadi toko nasional dalam hal inovasi. Kami sangat senang menyambut beliau menjadi bagian dari Ayoconnect.”

Sebagai informasi tambahan, Ilham Habibie adalah putra sulung dari Presiden Ketiga Republik Indonesia, B. J. Habibie. Menjadi seorang entrepreneur dan ahli teknologi, beliau kerap terlibat di berbagai perusahaan dan organisasi yang berfokus pada teknologi. Ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur di PT ILTHABI Rekatama, sebuah perusahaan investasi swasta, serta komisaris di PT Bank Mualamat Indonesia tbk., bank Syariah pertama di Indonesia.

Baca juga: Startup Bayar Tagihan Ayoconnect Raih Pendanaan Rp73 miliar

Telah Bekerja Sama dengan Banyak Mitra Pembayaran

Founders Ayoconnect  (Ki-Ka): Alex Jatra (CFO), Jakob Rost (Co-Founder & CEO), Chiragh Kirpalani (Co-Founder & COO).

Penunjukan Ilham Habibie sebagai Strategic Advisor sejalan dengan perkembangan dan pendanaan Pra-Seri B Ayoconnect sebesar USD5 juta (Rp73 miliar) dari investor strategis global, yang akan dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan jaringan pembayaran tagihan terbesar dan termaju di Indonesia.

Sebagai perusahaan fintech antar bisnis (B2B), Ayoconnect membangun teknologi pembayaran tagihan untuk Perusahaan Penyedia Tagihan (Bill Providers), yang terhubung dengan Mitra Pembayaran (Channel Partners) online dan offline (seperti Indomaret, PT Pos Indonesia dan berbagai kanal ritel serta institusi finansial lainnya), sehingga pelanggan dapat membayar tagihan mereka dengan mudah melalui jaringan Ayoconnect.

Hingga saat ini, Ayoconnect telah berhasil menggalang dana lebih dari USD10 juta. Pada Agustus lalu, mereka berhasil menggalang pendanaan Pra-Seri B dengan investor yang terdiri dari BRI Ventures, perusahaan internet Kakaku.com, Inc, Brama One Ventures serta dua investor awal yaitu Finch Capital dan Amand Ventures. Selain itu, Strive dan AC Ventures juga sempat berinvestasi di Ayoconnect pada pendanaan sebelumnya.