Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Youtap Berikan Solusi untuk Pelaku Usaha Lewat Riset Berkelanjutan

3 2.788

Pegiat usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kini mungkin sudah banyak yang terbiasa dengan penggunaan teknologi digital. Mereka dipaksa untuk beradaptasi agar tetap bisa bertahan hingga saat ini, yang sudah menginjak bulan ke sembilan sejak pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.

Beragam teknologi hadir untuk penuhi kebutuhan para UMKM, mulai dari menghubungkan mereka dengan konsumen, serta mempermudah proses penjualan. Youtap Indonesia sebagai salah satu perusahaan yang hadirkan teknologi pengelolaan untuk pelaku usaha, turut membantu mereka secara konsisten dengan hadirkan solusi komprehensif.

Sebagai perusahaan yang berlandaskan data (data driven company), Youtap implementasikan solusi bisnis berdasarkan kebutuhan pelaku usaha.Caranya tentu saja dengan riset yang dilakukan secara berkelanjutan atau kontinyu. Hasil datanya langsung diterapkan, dan berikan manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh para pelaku usaha, baik dari level enterprise hingga mikro.

Baca juga: YouTap: Transaksi Nirsentuh Naik Hingga 4,5 Kali Lipat Selama Pandemi

Solusi Bisnis Youtap Hadir Berdasarkan Riset

Youtap

Salah satu solusi bisnis yang ditawarkan oleh Youtap adalah aplikasi yang dapat mudahkan merchant untuk kelola usaha, sekaligus membuat laporan keuangan yang terstruktur. Youtap melihat peluang dari data rilisan World Bank, di mana hanya 29% responden dari 24 negara yang disurvei tekun dalam me-review laporan keuangannya. Menjadi kesempatan untuk bantu pelaku bisnis agar dapat jalankan usaha lebih mudah dan tepat guna.

Dalam sebuah rilis yang diterima Gizmologi (26/11), CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto mengungkapkan bila Youtap berkomitmen agar solusi mereka harus bisa dipakai untuk seluruh level merchant. “Sejak sebelum pandemi, kami telah memiliki tim riset in-house yang setiap hari melakukan tugasnya, bertanya kepada merchant untuk mengidentifikasi kebutuhan mereka,” tambahnya.

Dari riset tersebut, Youtap dapat mengetahui bila para pelaku UMKM membutuhkan solusi bisnis untuk kelola bisnisnya, hingga penerimaan transaksi. Selain itu, fitur yang juga merupakan hasil dari riset yang dilakukan Youtap adalah identifikasi profil pelaku usaha. Dibagi dalam empat profil utama, dimana presentase tertinggi ‘diraih’ Pengikut Arus—sadar dengan adanya risiko, namun membutuhkan informasi untuk mengatasinya.

Lalu urutan kedua adalah Pejuang Harian sebesar 30%, di mana mereka jalankan usaha untuk berhatan hidup penuhi kebutuhan harian. Posisi ketiga di 20% dan keempat di 10% diduduki oleh Pencari Peluang (sudah memiliki rencana jangka pendek) dan Pemimpi Tangguh (dalam jangka panjang, dan punya informasi cukup untuk ketahui dukungan yang dibutuhkan). Keempat persona tersebut menjadi dasar dari Youtap untuk kembangkan inovasi digital terdepan, sebagai platform merchant-centric.

Aktivitas Transaksi Meningkat Jauh di Q3 2020

Youtap

Berbagai fitur telah diluncurkan oleh Youtap untuk bantu UMKM bisa bertahan selama pandemi. Salah satu yang utama adalah opsi pembayaran non tunai lewat transaksi TTM (Tanpa Tatap Muka), di mana pedagang dapat kirimkan kode QR untuk di-scan dan dibayarkan secara digital. Dari data internal Youtap pada kuartal ke-3 (Juli – September 2020), terjadi peningkatan aktivitas transaksi non tunai hingga 13 kali dibanding kuartal ke-2 (April – Juni 2020).

Beberapa waktu lalu, Youtap juga hadirkan Portal Dagang baru dengan fitur Youtap Print, di mana pelaku usaha dapat mencetak struk untuk konsumen menggunakan mesin cetak nirkabel secara mudah tiap transaksi. Kedua fitur tersebut hadir dari hasil riset yang dimiliki, membaca adanya tuntutan dari pelaku usaha untuk bisa melakukan bisnis di manapun.

“Kami berharap Youtap bisa terus menjadi jembatan bagi sektor UMKM di Indonesia dalam mengembangkan bisnisnya. Namun yang paling penting, di masa pandemi ini, kita harus terus Adapt, Fight and Win,” tutup Herman.

 

Tunjukkan Komen (3)