Bidik Segmen B2C, Prosa.ai Hadirkan Text-to-Speech Bahasa Indonesia

Bandung, Gizmologi – Dengan meningkatnya kebutuhan produk-produk digital berbasis AI, Prosa.ai melihat kesempatan untuk mulai menggarap pangsa pasar B2C (Business to Consumer). Startup asal Bandung tersebut mulai melebarkan pasar ke segmen konsumer dengan memperkenalkan produk Prosa TTS (Text-to-Speech).

Alasan lain dirilisnya fitur ini adalah saat ini semakin banyak bermunculan content creator di Indonesia yang membutuhkan audio voice over berkualitas. Teguh Eko Budiarto, Co-Founder & CEO Prosa.ai, mengatakan pihaknya melihat banyaknya permintaan dari user individu atau non-enterprise untuk produk Text-to-Speech berbasis cloud.

Baca juga: 5 Kelebihan SnackVideo, Aplikasi Video Pendek Viral Pesaing TikTok

TTS AI berbasis cloud memungkinkan user dapat mensintesis naskah teks-nya dengan cepat, mudah, dan ekonomis. “Pengguna hanya cukup mengunggah atau mengetik teks yang ingin diubah menjadi suara pada tts.prosa.ai, dalam waktu beberapa detik tulisan akan dikonversi menjadi ucapan atau suara,” ujar Teguh.

Sebagai informasi, Prosa.ai adalah perusahaan yang berfokus dalam pengembangan produk berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Natural Language Processing (NLP) untuk B2B (Business to Business). Produk solusi dari Prosa.ai yang sudah dipasarkan ke pangsa pasar B2B adalah chatbot, analitik sentimen (CX), speech-to-text, transkripsi rapat, biometrik suara, anti-hoaks, regulatory technology, dan mesin pemroses bahasa Indonesia (NLP) lainnya.

Prosa TTS dengan Karakter Indonesia

Pemanfaatan TTS Prosa AiProsa TTS adalah sebuah solusi berbasis cloud yang dapat memenuhi kebutuhan dalam mengubah teks menjadi suara. Solusi TTS untuk pangsa pasar B2B digunakan untuk mendukung website-website perusahaan dan informasi publik supaya dapat dibaca oleh penyandang disabilitas tunanetra dan juga berbagai audiobook.

Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan oleh tim Prosa TTS, penggunaan kebutuhan audiobook menempati posisi pertama dengan persentase sebesar 24% dari total generasi audio. Untuk mengakomodir kebutuhan penggunaan tersebut, Prosa juga menciptakan suara yang didesain khusus untuk audiobook berbahasa Indonesia yang diberi nama karakter Dini.

Karakter suara Dini ini dianggap sangat cocok untuk bercerita, karena Dini mempunyai gaya bicara lirih dan penuh penghayatan. Selain itu, akurasi dan prosodi pengucapannya telah ditingkatkan menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, Prosa.ai juga meningkatkan inovasinya dengan menghadirkan karakter suara-suara lainnya seperti, suara Dimas (laki-laki) dengan gaya bicara formal, Dimas dengan gaya bicara ekspresif, dan Ocha (perempuan) dengan gaya bicara ramah. Penggunaan model suara Dimas & Ocha ini lebih cocok pada pembacaan berita (news narrator) dan voice-over.

Prosa Text-to-Speech (TTS) dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang memudahkan pengguna, yaitu Speech Synthesizer (penyintesis ucapan). Fitur ini membantu memudahkan pengubahan teks tertulis menjadi sebuah ucapan. Human-sounding Voices merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna dapat memilih karakter suara dan gaya bicara manusia yang natural.

Voice tuning adalah fitur yang dapat menyesuaikan tinggi rendahnya nada serta mengatur kecepatan berbicara. Terakhir, Flexible Audio File yaitu fitur yang dapat menghasilkan audio dalam berbagai format (WAV, MP3 dan OPUS) sehingga pengguna dapat memutar, menyimpan atau menyunting audio tersebut.

Paket Layanan Prosa TTS

“Teknologi Text-to-Speech memang bukanlah hal yang baru. Meski begitu, Prosa TTS memiliki keunggulan lainnya dibanding produk Text-to-Speech lainnya, seperti model-model suara yang dihasilkan oleh Prosa TTS itu unik, tidak bisa ditemukan di produk Text-to-Speech lainnya. Selain itu, kamus tata bahasa Prosa TTS juga selalu kami perbarui sehingga dapat meminimalisir kesalahan pengucapan”, tambah Teguh Eko Budiarto.

Tertarik mencobanya? Prosa TTS ini dapat dinikmati secara gratis. Tapi karena gratis, kapasitasnya pun terbatas yakni hanya 10.000 karakter saja untuk diubah teks ke suara. Selain paket gratis, pengguna dapat berlangganan paket berbayar berbasis kuota.

Harga paket layanan Prosa TTS yang tersedia adalah mulai dari Lite seharga Rp 50.000,- yang akan mendapatkan 35 ribu karakter dalam satu bulan. Kemudian paket dengan kuota 100 ribu karakter tarifnya Rp150 ribu berlaku 1 bulan. Di atasnya lagi, terdapat paket Pro dengan kuota 500 ribu karakter seharga Rp450 ribu yang berlaku 1 bulan. Paket paling mahal adalah Business dengan kuota 1.200.000 karakter seharga Rp 900.000,- selama masa promo berlangsung.

Tinggalkan komen