Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Stopcov.id, Platform Kolaborasi Untuk Cegah Tumpang Tindih Data Wabah Covid-19

0 2.125

Tidak terasa sudah satu bulan lebih, terhitung sejak 17 Maret 2020, Pemerintah Indonesia sudah menetapkan status bencana non alam terhadap wabah virus Covid-19. Baik pihak pemerintah maupun swasta serta organisasi, masing-masing berupaya untuk mengatasi pandemi ini.

Dari semua upaya yang ada, tak sedikit terjadi saling tumpang-tindih yang menghasilkan dampak kurang maksimal. Diperlukan kolaborasi yang lebih baik antara seluruh pihak untuk dapat mengatasi wabah Covid-19 secara lebih efektif. Untuk itu, stopcov.id dibuat.

Dr. Gregorius Bimantoro, penemu start-up kesehatan ProSehat, bersama para praktisi teknologi kesehatan lain yang tergabung di Asosiasi Healthtech Indonesia (Healthtech.id) berinisiatif membuat platform gerakan stopcov.id, merupakan ruang temu tenaga, manajemen fasilitas serta penyedia alat kesehatan untuk mengusahakan ketersediaan logistik kesehatan, data diagnosis pasien, dan data terkait lainnya.

Alasan Terbentuknya Stopcov.id

halaman web stopcov.id

Hal yang melatarbelakangi terbuatnya platform stopcov.id adalah kurangnya data valid mengenai keadaan di lapangan, seperti data kebutuhan alat kesehatan, data diagnosis pasien, dan data lainnya yang menyebabkan banyak pihak mengalami kesulitan dalam memberikan solusi yang tepat sasaran.

Platform ini akan mengumpulkan data valid mengenai berbagai sumber permasalahan yang perlu diatasi berkaitan dengan wabah Covid-19, termasuk verifikasi dan analisa data serta mensiasati ketimpangan data. Stopcov.id akan merangkul komunitas dan menghubungkan para pengembang serta penyedia aplikasi, untuk integrasi data secara kolaborasi.

Gregorius menambahkan, di tengah tersebarnya beragam data, aplikasi, inisiatif komunitas dan individu, serta informasi teknis medis, mereka memfasilitasi tenaga medis, pemangku kepentingan dan masyarakat agar dapat menggunakan informasi dan aplikasi yang tepat dalam upaya menghadapi Covid-19. “Semua kami kumpulkan menjadi satu wadah di stopcov.id, dengan harapan pencari informasi dapat dengan cepat mempelajari dan memilih aplikasi yang tepat sesuai kebutuhannnya.”

Selain itu, beberapa inisiatif lain yang dilakukan oleh gerakan stopcov.id adalah menyuplai pasokan APD dan alat kesehatan lain kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di seluruh Indonesia, dan integrasi data pasien Covid-19 lewat platform Electronic Medical Record (EMR) antar fasilitas kesehatan.

Baca juga: Diklaim Aman, Aplikasi PeduliLindungi Bermanfaat untuk Cegah Covid-19 di Indonesia

Stopcov.id Undang Berbagai Pihak Untuk Kolaborasi

Integrasi data pasien melalui EMR ditujukan untuk mempecepat layanan kesehatan terkait Covid-19. Dengan ketersediaan data yang ada, stakeholder dapat menggunakan data tersebut untuk penentuan keputusan atau kebijakan. Koordinator Inisiatif Kolaborasi Komunitas stopcov.id, Andry Haryanto, juga mengundang penyedia infrastruktur cloud, hosting, serta pihak lain yang tertarik bekerja sama untuk mengembangkan platform ini.

Dikutip dari halaman web resminya, saat ini platform stopcov.id telah bekerja sama dengan berbagai macam pihak baik yang terkait kesehatan maupun lainnya, seperti Lokadok, Omnicare, Prosehat, automate.id hingga layanan pengiriman Sicepat Express. Platform ini juga membuka pendaftaran untuk menjadi relawan kedalam berbagai tim untuk bersama-sama mencegah bencana Covid-19 di Indonesia.