Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

Riset Adjust: Akses Platform Streaming dari Smartphone Meningkat Selama Pandemi

0 1.178

Selama pandemi masih berlangsung, hiburan yang paling mudah diakses setiap harinya, tentu saja bersumber dari sebuah benda yang biasa kita genggam setiap saat, yaitu smartphone. Baik main gim bersama teman secara daring, menonton konten hiburan dari platform streaming atau mendengarkan musik, intensitas menggunakan smartphone menjadi semakin tinggi.

Dengan ditutupnya bioskop selama pandemi, tentu saja masyarakat beralih menghabiskan uangnya untuk berlangganan platform streaming serial televisi maupun film. Sebuah platform pemasaran aplikasi global, Adjust baru saja melakukan survei terkait pelacakan langganan aplikasi seluler, termasuk platform streaming dan jenis aplikasi lainnya. Ditemukan beberapa fakta menarik atas survei tersebut.

Adjust mengambil sampel nasional representatif dari 1003 pelanggan TV/streaming, dengan sampel warga berusia 16 – 60 tahun yang tinggal di Amerika Serikat. Survei dilakukan pada rentang waktu 23 – 29 September 2020, jadi terhitung sangat baru. Survei diadakan untuk berikan insight kepada penyedia layanan berlangganan, dan tentu bisa dimanfaatkan oleh beragam pihak lainnya.

Baca juga: Inilah Paket Lengkap Berlangganan Disney+ Hotstar dari Telkomsel

Aplikasi Berbasis Langganan Lebih Banyak Diminati

Berdasarkan estimasi dari Apptopia, paket berlangganan berbasis aplikasi dapat hasilkan lebih dari USD200 juta di bulan Agustus 2020 saja. Sementara perkiraan lainnya menyebutkan bila banyak orang dewasa di AS berencana untuk tetap berlangganan paket yang mereka bayar saat ini, meski pandemi telah selesai nantinya.

“Pertumbuhan aplikasi berbasis paket berlangganan telah meningkat tahun ini karena pengguna menggunakan perangkat seluler untuk beragam aktivitas, seperti hiburan dan e-commerce hingga fitness dan keuangan,” kata Paul H. Muller, co-founder dan CTO Adjust. Mereka menawarkan solusi pertama di industri untuk membantu pemasar seluler kelola event dan pendapatan dari paket berlangganan konsumen, beri informasi lebih detil tentang hal terkait.

Dengan kemampuan pelacakan langganan, Adjust telah terbitkan hasil survei konsumen AS yang mengkaji intensifikasi paket bnerlangganan dan streaming di perangkat seluler. Ditemukan lebih dari sepertiga (46,9%) pengguna lebih sering gunakan smartphone untuk streaming video/TV di era pandemi. Juga termasuk semakin banyak gunakan aplikasi berbasis langganan.

Dari seluruh responden, rata-rata mereka habiskan sekitar USD20,78 (Rp306 ribu) untuk paket berlangganan aplikasi. Lebih dari seperempat konsumen Milenial dan Gen Z berhenti gunakan layanan lain untuk berlangganan aplikasi seluler. Contohnya seperti memilih berlangganan aplikasi fitness dan menyetop biaya langganan untuk pergi ke gym.

Pilih Gunakan Smartphone Untuk Akses Platform Streaming Video

Netflix Telkomsel

Pengeluaran kelompok usia 25 – 34 tahun jadi yang paling tinggi (USD25,85 per bulan), sementara kelompok usia 55 tahun ke atas paling rendah (USD13,97 per bulan) untuk paket berlangganan. Sementara aplikasi berbasis langganan yang paling banyak diunduh adalah aplikasi streaming (30,7%), diikuti oleh gim (9%) dan berita (4%).

Sekitar 57,2% dari Milenial dan Gen Z memilih untuk gunakan smartphone dalam akses layanan streaming video/TV selama pandemi berlangsung. Dan untuk layanan terkait, rata-rata konsumen habiskan hingga USD33,58 per bulannya. Lima layanan streaming paling favorit mereka adalah Netflix, Amazon Prime, Hulu, Disney+ dan YouTube TV.

Rata-rata, tiap responden berlangganan setidaknya empat aplikasi yang berbeda. Sementara untuk intensitas penggunaan smartphone, 46,9% responden menyatakan lebih sering menggunakannya selama social distancing, dan 44,86% lainnya menyebutkan sama saja. Kalau Gizmo friends sendiri gimana, ada berapa platform streaming berlangganan yang digunakan tiap bulannya saat ini?