Tagar #EidAlAdha Cara Warganet Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha di Twitter

Jakarta, Gizmologi – Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 2021 terpaksa kembali digelar dalam kondisi pandemi COVID-19. Pemerintah juga menganjurkan masyarakat untuk beraktivitas di rumah saja selama PPKM Darurat.

Namun hal ini tidak menyurutkan niat warganet untuk mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha. Pantauan Twitter, Selasa (20/7/2021), tagar #EidAlAdha sudah bertengger di daftar trending topic dunia (worldwide) dan di Indonesia sejak pagi tadi.

Selain tagar #EidAlAdha, kata-kata terkait dengan perayaan umat muslim di dunia hari ini juga menjadi trending topic Twitter. Seperti Sholat eid, Nabi Ibrahim dan Ismail, hingga Qurban.

Bahkan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, turut mengucapkan selamat Idul Adha 2021. “Salam hangat saya untuk semua orang yang merayakan. Kita semua dapat mengambil inspirasi dari nilai-nilai solidaritas, empati, dan kasih sayang yang dirayakan selama #EidAlAdha.”

Pesan Wapres Ma’ruf Amin

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H yang identik dengan pengorbanan dan keikhlasan seluruh umat Islam, khususnya di tengah kondisi pandemi COVID-19.

“Kepada seluruh umat Islam di Indonesia, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H yang tahun ini masih kita rayakan dalam suasana keprihatinan karena pandemi COVID-19 belum berakhir. Hari Raya Idul Adha identik dengan pengorbanan dan keikhlasan,” kata Wapres seperti dikutip dari Antara.

Pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat dalam rangka menekan angka penularan COVID-19 saat ini, Wapres mengimbau penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH).

Apabila tidak bisa dilakukan di RPH, pemotongan hewan harus dilakukan dengan tidak menimbulkan kerumunan masyarakat baik di masjid maupun nonmasjid. Pembagian daging kurban juga tidak boleh dilakukan secara berkerumun di lokasi pemotongan hewan, melainkan harus dibagikan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Lonjakan kasus COVID-19 yang kembali tinggi di Indonesia harus menjadi pendorong bagi kita untuk semakin bersemangat berkurban dengan penuh keikhlasan sambil bertawakal kepada Allah SWT,” ujar Wapres.

Tinggalkan komen