alexa
Gizmologi
Situs Berita Gadget dan Teknologi Indonesia

MediaTek Dimensity 900 5G Lebih Kencang dengan Fabrikasi 6nm

Dengan harga smartphone yang semakin kompetitif, otomatis tak hanya produsen smartphone saja yang harus menyesuaikan komponennya agar lebih relevan menjadi pilihan. Salah satu yang menjadi otak utama adalah chipset, umumnya diproduksi oleh Qualcomm dan MediaTek. 13 Mei kemarin, MediaTek Dimensity 900 baru saja diperkenalkan untuk segmen mid-range.

Seri Dimensity dikenal sebagai chipset bertenaga yang sudah mendukung 5G, umumnya digunakan pada smartphone kelas menengah hingga flagship terjangkau. Meski begitu, prosesor rilisan MediaTek juga tak kalah dalam hal efisiensi daya. MediaTek Dimensity 900 5G sendiri mengunggulkan proses fabrikasi 6nm, bisa bersaing dengan penawaran Snapdragon terbaru di 2021.

Dalam rilisan resminya, MediaTek Dimensity 900 digadang sebagai penerus dari seri 800—sudah sangat populer digunakan pada Android rilisan tahun lalu. Menurut Dr. JC Hsu, Corporate VP & GM dari unit bisnis MediaTek Wireless Communications, cip ini berikan paket lengkap dengan konektivitas, tampilan dan dukungan visual 4K HDR untuk smartphone 5G kelas atas.

Baca juga: MediaTek Helio M80 Dirilis, Modem 5G dengan Dukungan mmWave

MediaTek Dimensity 900 Bawa Performa Flagship Untuk Semua

MediaTek Dimensity 900

Ia menambahkan, prosesor terbaru MediaTek satu ini bakal berikan opsi yang lebih fleksibel untuk para produsen smartphone dalam merilis portofolio produk 5G mereka. “Dukungan jaringan 5G dan Wi-Fi 6 memastikan pengguna bisa mendapatkan yang terbaik dari perangkatnya, dengan jaringan yang paling kencang dan reliabel,” jelas JC Hsu.

Dimulai dari performanya, MediaTek Dimensity 900 hadir membawa slogan “premium performance for everyone”. Cip ini gunakan arsitektur CPU octa-core dalam fabrikasi 6nm—8% lebih efisien dari 7nm. Konfigurasinya sendiri 2+6, di mana terdapat dua inti ARM Cortex-A78 yang punya clockspeed mencapai 2,4GHz, ditambah enam inti hemat daya Cortex-A55 yang berjalan hingga 2GHz.

CPU tersebut dipadukan dengan dukungan RAM yang terkencang saat ini yaitu LPDDR5, plus penyimpanan UFS 3.1. Untuk kebutuhan gaming, disiapkan GPU yang juga dirancang hemat daya, yaitu ARM Mali-G68, dipadukan dengan AI processing unit (APU) generasi ketiga dari MediaTek.

Selain performa, sektor dukungan kamera juga diunggulkan pada chipset terbaru MediaTek ini. Selain mendukung perekaman video hingga resolusi 4K dengan HDR, produsen smartphone nantinya bisa gunakan sensor kamera dengan resolusi tinggi hingga 108MP bila diperlukan. APU-nya juga bisa bantu tingkatkan kualitas foto secara otomatis, ditambah dukungan teknologi 3DNR & MFNR yang dapat mempercerah foto dalam kondisi kurang cahaya.

Mendukung Konten HDR10+ dan 5G Hemat Daya

MediaTek Dimensity 900

Dalam menampilkan konten, MediaTek Dimensity 900 juga punya fitur layaknya cip flagship lain. Misalnya kemampuan untuk melakukan konversi video SDR menjadi HDR secara real-time, tingkatkan konten HDR10 menjadi HDR10+ dan lainnya. Berkat teknologi MediaTek MiraVision HDR yang bisa bekerja secara otomatis.

Smartphone yang menggunakan MediaTek Dimensity 900 bakal bisa gunakan layar beresolusi full HD+ dengan refresh rate mencapai 120Hz. Sementara untuk dukungan jaringannya diklaim lebih kencang 20%, mendukung carrier aggregation hingga spektrum 120Hz. Agar tidak boros daya, MediaTek 5G UltraSave bisa menyesuaikan jaringan agar smartphone lebih tahan lama.

Dalam merilis cip terbarunya, MediaTek sendiri tak menyebutkan secara gambling, akan kapan chipset ini bakal mulai digunakan pada smartphone ke depannya. Namun skor benchmark ini sempat muncul sebelumnya, sehingga sangat memungkinkan bila tak lama lagi akan tersedia, karena sedang melewati tahap uji.

Tinggalkan komen