Gizmologi
The Gizmo & Technology Universe. Situs teknologi dan gadget terkini.

Ini yang Dilakukan Operator Seluler untuk Amankan Jaringan Pada Pemilu 2019

Ajang pesta demokrasi lima tahunan sekali sudah di depan mata. Besok, tanggal 17 April 2019 rakyat Indonesia bakal mengikuti Pemilu 2019 untuk memilih wakil rakyat sekaligus presiden. Sejumlah operator seluler pun mengantisipasi kenaikan trafik dengan memperkuat jaringannya.

Prediksinya trafik data yang akan mengalami kenaikan saat Pilpres 2019 adalah pada  penggunaan layanan atau aplikasi berbasis jejaring sosial dan pesan singkat instan. Beberapa layanan berbasis jejaring sosial tersebut mencakup Facebook, Instagram dan Twitter. Sementara untuk aplikasi pesan singkat instan adalah Telegram, WhatsApp dan LINE.

Lonjakan trafik kemungkinan akan terjadi di kota-kota besar. Lokasi tersebut terutama di wilayah DKI. Jakarta sebagai ibukota negara dan kota-kota di sekitarnya. Kota-kota tersebut mencakup Depok, Bekasi, Bogor dan Tangerang.

Selain itu tentunya juga terjadi di ibukota-ibukota provinsi. Kendati demikian tak menutup kemungkinan terjadi kenaikan trafik juga di kota-kota kecil di seluruh pelosok Indonesia. Hal ini dikarenakan begitu besarnya antusiasme masyarakat di tanah air atas diselenggarakannya pesta demokrasi kali ini. Terutama untuk memilih pasangan Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga Uno.
Baca juga: Yuk Kenal Lebih Jauh Caleg Melalui Fitur”Info Kandidat” di Facebook

Persiapan Jaringan Jelang Pemilu 2019

Ada empat operator besar yakni Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Smartfren yang telah melakukan persiapan khusus untuk menyambut Pemilu 2019.  Berikut ini penjelasan masing-masing.

Telkomsel

Denny Abidin, GM External Corporate Communications Telkomsel, mengatakan Telkomsel selama ini selalu menjadi bagian dari kesuksesan berbagai perhelatan maupun momen nasional dalam hal penyediaan layanan komunikasi, diantaranya Asian Games, Ramadhan Idul Fitri, Natal Tahun Baru, hingga APEC.

Hal serupa dilakukan untuk menyambut Pemilu 2019 yang juga berdekatan dengan momen Ramadhan dan Idul Fitri. Telkomsel telah menyiapkan dan memastikan infrastruktur jaringan agar selama masa tenang, Pilpres, Hari Pemilihan hingga Pengumuman, layanan komunikasi berjalan lancar dan tidak ada gangguan ataupun kendala yang berarti.

Telkomsel telah melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 1.400 titik yang terdiri dari KPU Pusat, KPU Daerah, TPS, Bawaslu, Kantor Kepolisian dan Militer di seluruh Indonesia.

Trafik layanan data atau payload diperkirakan meningkat lebih dari 15,8% (atau lebih dari 18.000 Tera Byte) dibandingkan hari biasa. Seiring dengan meningkatnya masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital, trafik layanan suara diprediksi mengalami penurunan sekitar 7,4% atau sekitar 1,1 milyar menit, demikian juga untuk trafik layanan SMS diperkirakan cenderung menurun sekitar 4% atau sekitar 500 juta SMS) dibandingkan hari biasa.

XL Axiata

Senada dengan Telkomsel, XL Axiata juga menyatakan sudah melakukan langkah antisipatif dalam rangka Pilpres ini. Kebetulan karena berdekatan dengan bulan Ramadan dan lebaran setelahnya, maka persiapan dilakukan sekaligus.

Related Posts
1 daripada 73

“Jadi kami mengantisipasi untuk melakukan persiapan sekalian untuk jaringan lebaran. Kami pun akan memantau terus kondisi jaringan di beberapa titik penting di Jakarta. Sejumla titik penting tersebut mencakup kantor KPU, Media Center, dan area Ring 1,” ujar Yessie  D. Yosetya, Direktur Teknologi XL Axiata.

Perusahaan memprediksi terjadi kenaikan trafik data saat pemilu sekitar 5% sampai 10%. Sementara itu kenaikan trafik voice dan SMS diperkirakan sekitar 3%.

XL Axiata Persiapkan Jaringan Jelang Pilpres 2019
XL Axiata Persiapkan Jaringan Jelang Pemilu 2019

Pada umumnya di hari kerja biasa, trafik normal yang terjadi pada layanan data XL Axiata berada di angka rata-rata sekitar 9.300 TB. Jika sesuai dengan perkiraan persentase lonjakan, maka angka tersebut akan mencapai 9.765 TB sampai 10.230 TB saat pemilu. Sementara itu untuk layanan voice call biasanya sekitar 4 juta menit, dan untuk SMS sebesar 71 juta. Berarti pada saat pemilu, perkiraan voice call sebesar 4,12 juta menit, dan untuk SMS sebesar 73 juta.

Indosat Ooredoo

Sementara itu terkait Pemilu 2019 ini, Indosat Ooredoo berkomitmen mendukung kelancaran melalui kesiapan jaringan telekomunikasinya di seluruh wilayah Indonesia.Persiapan kapasitas jaringan telekomunikasi untuk Pemilu  dan Pilpres 2019 merupakan bagian dari kesiapan kapasitas jaringan yang telah dilakukan sejak awal tahun, diantaranya melalui penggelaran jaringan 4G Plus yang telah mengcover 80% populasi nasional, dalam rangka mengantisipasi berbagai momen kenaikan trafik sepanjang tahun 2019, termasuk di dalamnya momen Pemilu.

“Untuk menjaga performansi jaringan, kami akan melakukan monitoring jaringan lebih intensif secara nasional melalui iNOC & ISOC, sehingga setiap potensi gangguan trafik telekomunikasi bisa segera diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat,” Turina Farouk, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Perusahaan memprediksi akan terjadi kenaikan trafik telekomunikasi saat berlangsungnya Pemilu, dimana untuk layanan suara dan SMS relative tidak mengalami kenaikan, namun trafik layanan data akan mengalami kenaikan berkisar antara 5-7%.

Smartfren

Guna mendukung kelancaran pemilu 2019, Smartfren melakukan langkah optimasi jaringan di semua area layanannya. Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations and Special Project Smartfren, mengatakan Pemilu 2019 ini merupakan sebuah ajang besar dengan skala nasional, sehingga pihaknya perlu mengoptimalkan jaringan untuk mengantisipasi kenaikan trafik.

“Kami sendiri memprediksi akan terjadi kenaikan traffic data antara 5 – 10%. Dimana yang akan menjadi penyumbang kenaikan tersebut adalah kegiatan di media sosial, serta streaming di beberapa channel media karena ada quick count atau penghitungan cepat,” ujar Munir.

Ia menambahkan, Smartfrensiap untuk menghadirkan konektivitas jaringan yang prima selama proses berlangsung, dan untuk lebih menegaskan hal tersebut kami lakukan optimasi jaringan khususnya di daerah daerah pemukiman serta lokasi tempat pemungutan suara (TPS).

Selain itu Smartfren juga memastikan kehadiran produknya baik kartu perdana ataupun voucher isi ulang, baik unlimited atau kuota super besar, disetiap counter handphone dan juga sentra penjualan pulsa.


Editor: Bambang Dwi Atmoko